CINTA PERAN DAN TANGGUNG JAWAB

CINTA PERAN DAN TANGGUNG JAWAB
Untitle


__ADS_3

Setelah meraka berbincang bincang akhirnya mereka memutuskan untuk pergi mencari makan malam mereka. Setelah menemukan tempat yang cocok mereka memesan makan mereka setelah itu menikmatinya.


.


Setelah waktu yang panjang dihari itu tak terasa waktu sudah menandakan mereka harus berpisah.Karena arah tempat tinggal Hyeon Ju dan Jin Ah sama mereka kemudian pulang dengan rute yang sama dengan menaiki taksi biasanya sih Hyeon Ju naik kereta cepat,sementara itu Cleo mengambil rute sebaliknya dan naik kereta cepat.


Diperjalanan :


"Gimana waktu lo balik? Kakek lo udah sehat..?" tanya Hyeon Ju


"Yah gimana,gitu-gitu aja ngak ada yang berubah.." jawabnya yang membuat Hyeon Ju heran,


"Lah katanya kakek lo sakit.." tanyanya bingung


FLASHBACK :


2 Minggu sebelum keberangkatan Jin Ah,


"Ju kakek gue sakit.." kata Jin Ah


"Lah kenapa lo ngak pulang aja sih" jawabnya

__ADS_1


"Gue pingin ya kayak gitu.." katanya terdiam sesaat,


"Lah emang napa..? tanya Hyeon Ju penasaran,


"Gue lagi mikir aja gitu,kayaknya ada yang ngak beres nih.." lanjut Jin Ah.


Dan memang saja karena kepulangannya tersebut sudah diatur oleh sang ayah untuk dikenalkan dengan seseorang.


"Maksud lo apaan? Gue kagak ngerti sama sekali.." kata Hyeon Ju bingung


"..." diam dan tersenyum


Senyum tanpa menjawab Hyeon Ju kemudian berhenti dan berkata "Lo mau jalan teruss apa..?" katanya,sebab mereka sudah sampai didepan gedung appartementnya Hyeon Ju. Hyeon Ju yang saat itu baru sadar ternyata mereka udah nyampe kemudian turun dari taksi dan berpamitan dengan Jin Ah.


.


Suasana didalam gedung appartement tak seperti biasanya yang sepi kalo udah diatas jam 10 malam,ada begitu banyak orang dihingga Hyeon Ju pun harus menunggu lift selama beberapa menit baru bisa naik itupun Ia harus berdempetan saking banyaknya orang saat itu.


Didalam Lift :


"Udah dengar berita belum..?" kata teman salah satu penghuni Appartement ke temannya,

__ADS_1


"Berita apaan..?" katanya


"Katanya sih gedung appartement ini sudah pindah tangan..?" lanjut temannya,


"Emang iya..? Setau gue ni gedung pemiliknya keluarga Smith pemilik perusahaan Real estat Smith Grup" jawabnya,


"Itu mah dulu,sekarang mah udah engak,emang lu ngak dengar berita kalo perusahaan Smith sekarang itu dalam ambang kebangkrutan...?" katanya,


"Emang iya? Elu tau dari mana..?" lanjutnya penasaran,


"Taukan Alaska Grup..?" tanyanya


"Iya tahu! Siapa juga yang ngak tau soal Alaska Grup,hanya orang bodoh aja yang ngak tau.." jawabnya,mendengar perkataan tersebut dalam hati Hyeon Ju 'Emang itu perusahaan apaan? Baru dengar gue' kemudian menatap kedua orang didepannya,


"Kata teman gue yang kerja diperusahaan tersebut,saat ini Alaska Grup sedang mengambil ahli Smith Grup! Katanya sih si perusahaan tersebut sekarang terlilit hutang dengan Alaska Grup.." katanya


"Dan yang lebih parahnya lagi Kata teman gue Boss mereka tu tinggal disalah satu kamar digedung ini,yang gue dengar sih katanya kamar dengan pemandangan paling mewah.." lanjut temannya,


"Kamar paling mewah sih ada dua disini,kamar nomor 888 dan 999,kalo kamar 888 itu emang penghuninya agak Cool sih pembawaannya ganteng juga terus wangi lagi terus kalo kamar yang 999 itu ngak tau deh..." katanya sambil senyum-senyum,mendengar nomor kamarnya disebut Hyeon Ju shock dong 'Woyy kamar gue itu' batin Hyeon Ju dan kalo dipikir-pikir lagi pantesan aja pemandangan kamarnya bagus,balkonya menghadap langsung gedung-gedung mewah ternyata itu toh yang membuat Ia mahal dan mewah,sekali lagi Hyeon Ju teringat saat pertama kali kemari dan raut wajah sang resepsionis seakan tak percaya bahwa Ia penghuni kamar tersebut.


Mendengar hal itu si temannya shock dong sebab kamar temannya ini berseberangan langsung dengan kamar nomor 888 tersebut dan tanpa mereka sadari ternyata mereka sudah sering berpapasan.Hyeon Ju yang sedari tadi mendengar gunjingan dua orang tersebut hanya bisa pasrah dalam benaknya 'Haduuh emang dasar yah pada kepo!' dan hanya bisa menarik nafas saja.Setelah pintu lift terbuka dan orang-orang mulai keluar satu persatu tinggallah Ia seorang diri dengan segala pikirannya sampai tak sadar kalo lift yang Ia naiki perlahan turun kembali ke Lobby dan membuat Ia bingung saat Ia keluar kemudian Ia kaget karena Ia kembali lagi ke Lobby sambil menekan lift kembali Hyeon Ju bergumam "Aduhh Hyeon Ju fokus..fokus kok bisa sihh kamu ngak fokus" setelah pintu terbuka Ia segera melangka masuk namun sebelum pintu tertutup si Boss dan Assistennya masuk dan setelah itu pintu tertutup,suasana didalam lift tampak canggung dan dalam benak Hyeon Ju 'Kok tiba-tiba gue ngerasa ngak enak nih' tiba-tiba terdengar suara yang berat dan dingin "Eksekusi segera.." dan dijawab anggukan tanda mengerti dari sang Assisten.Mendengar itu Hyeon Ju pun merasa takut 'Aduhh ****** gue! Kapan nyampenya biasanya ngak lama' batinnya.Belum lama setelah itu terdengar dentingan pintu lift terbuka yang artinya kedua orang tersebut akam segera keluar,setelah mereka keluar Hyeon Ju tak sadar menghela nafas lega sambil bergumam "Itu orang serem amat sih! Amit-amit dah gue kalo punya pacar kaya dia,bisa-bisa gue mati muda..",dan akhirnya pintu lift terbuka,Hyeon Ju tiba ditempat tujuannya dan masuk kedalam Appartementnya,kemudian Ia segera bergegas untuk membersihkan diri dan segera beristirahat karena besok adalah hari liburnya Ia memutuskan untuk tidur seharian tanpa melakukan aktivitas melepas segala rasa lelahnya dan kemudian segera melupakan apa yang Ia dengar tadi tentang omongan orang.

__ADS_1


__ADS_2