CINTA PERTAMA ( UZWHA DAN HORI )

CINTA PERTAMA ( UZWHA DAN HORI )
Pertama kali bertemu


__ADS_3

Pagi yang cerah, seorang gadis cantik yang lagi duduk manis di bawah pohon jambu biji, rambuty terurai panjang hidung aga' pesek dan bibir tipis tapi agak bergelombang pipi tembem dahi jennung siapa pun yang melihaty pasti ingin mencubit pipinya.


Siang hari menjelang sore aku di beri tau ibu bahwa ada paman dari ayah datang, aku tidak terlalu ingat dengan paman karena dia tidak tinggal di kota ini, sebenarnya paman sama ayah merantau di pulau jawa.


Aku ke luwar menemui paman karena ibu memanggil aku yang ada di kamar.


" Paman, sehat?" tanya aku sama paman.


" Oh, iya, hehe ternyata kamu sudah besar ea?" Kata paman.


Aku melirik dua pemuda lagi yang bersama paman aku yakin mereka anak paman meski aku tidak pernah ketemu sama mereka, sepertinya mereka kakak beradik.

__ADS_1


" Kapan datang dari jawa paman"? tanya aku lagi.


" Udah dua hari di sini,tapi baru sekarang bisa kesini, karna masih cape' yang mau jalan- jalan hehe, oh ya ini perkenalkan anak- anak paman yang no lima sama enam, namanya Hori sama Rohim kalian belum pernah ketemu kan, karena mereka baru kali ini bawa mereka, dan mereka akan melanjutkan sekolah di sini, dan sekolahnya bareng sama kamu,"! kata paman menjelaskan sekaligus memperkenalkan anaknya.



" Hai, namaku Hori, nama kamu siapa"? dia menghampiri aku, aku terpesona melihat wajah tampannya,.


Dan setelah memperkenalkan diri dia duduk lagi tapi dia duduk di dekat ku tak lagi duduk waktu pertama kali nya dia datang aku jadi malu sendiri, ayah sama paman sepertinya akrab banget aku melihat nya mungkin karena paman masih baru datang jadi melepas rindu sebagai kakak beradik, tak sengaja pandanganku teralihkan sama oramg yang ada di sampingku kami saling menatap aku membuang pandanganku dan menunduk malu, seperinya dia ter kekeh melihat kelakuanku begini mau gimana lagi aku memang malu dia terus memperhatikanku sampai aku tak tahan dan akhirnya aku bangkit dari duduk aku menjahuinya karena aku takut jatuh cinta sama dia.


Sore harinya mereka pulang aku lega dia sudah pulang, tapi aku selalu teringat wajah tampannya.

__ADS_1



Beberapa hari setelah pertemian itu dia sering datang ke rumah meski sendirian dan dia selalu jahilin aku kadang dia mencubit aku sampai aku nangis, emang sih aku akui aku cengeng, karna aku anak bungsu, dia selalu jahilin aku tapi anehnya aku tak marah sama dia mungkin memang aku sudah jatuh hati sama tuh orang meskipun nyebellin hatiku tak bisa perpaling.


" Kamu apa -apaan sih ka'? nyubit aku terus sakit tau!. aku merajuk karna dia selalu bikin aku sewot.


"Aku hannya gemes sama pipi kamu de'" kata dia, bikin aku tambah jengkel aja.


" De' kamu nyaman nga' deket sama kaka'!? dia bertanya sambil melihat mataku bikin aku dak dik duk aja.


" Aku tidak tau, karena kakak selalu bikin aku kesel, " jawab ku jujur.

__ADS_1


Dan dia hannya tersenyum dan setelah itu dia pamit untuk pulang karena udah sore, aku hannya tersenyum ketika dia pamit karena sebenarnya aku masih ingin bersamanya, tapi tak apa dia bilang besok akan kembali lagi dan menemani aku lagi.


__ADS_2