
Beberapa minggu kemudian dia datang ke rumah ku dan pamit ingin menyelesaikan masalah sekolahnya di tempatnya. yang dulu aku rada keberatan untuk ini.
" De' aku pamit dulu ea aku mau menyelesaikan masalah sekolah ku yang lama aku janji ta' akan lama akan kembali lagi dan langsung menemuimu nanti," dia berucap . Aku hannya menunduk rasanya aku ingin menangis di pelukannya taukah dia bahwa aku mulai menyukainya?.
Sebenarnya aku tak tega meninggalkan de' Uzwha, tapi aku pergi untuk kembali, aku sadar bahwa aku jugha mulai menyukainya, aku berjanji padanya bahwa aku tak akan lama dan akan segera kembali dan menemuinya lagi, aku tak tega ketika melihatnya hannya menunduk tak mau menatap ku.
" De' Uzwha, aku akui aku mulai menyukaimu, " dan akhirnya kata -kata ini terucap juga dan sekarang aku sudah lega tinggal menuggu jawabannya.
" Sebenarnya aku juga mulai mencintaimu ka'" jawabnya sambil menunduk malu, aku bahagia mendengar dia juga mencintaiku berarti cintaku tak bertepuk sebelah tangan, dan saking bahagia nya aku langsung memeluknya dari samping sambil melihat bintang yang indah di langit, kalau seperti ini aku jadi ingin cepat - cepat menyelesaikan urusanku,.
__ADS_1
Di bawah sinar rembulan yang terang aku tak melepaskan dia, aku akui gadis ini memang tak terlalu cantik tapi dia menarik buat aku, aku menatap wajahnya yang selalu ingin menunduk aku paksa dia untuk melihat ke arah ku, lama aku pandangin wajahnya sampai aku tak sadar menciumnya, dia menegang mungkin juga tak percaya kalau aku melakukannya, kemudian dia menunduk lagi dia marah karena aku menciyumnya.
" Kenapa kakak menciyum aku? ini ciyuman pertama ku,"katanya suaranya seperti orang ingin menangis, tapi aku segera minta maaf dan memeluknya lagi aku merasa bersalah.
__ADS_1
" De' aku pulang ya ini sudah malam dan besok aku akan berangkat sama orang tua ku," pamit ku padanya aku melihatnya ingin menangis lagi fan kemudian dia mengangguk.
" Iya , hati - hati dan cepat kembali temui aku, aku pasti merindukan mu , aku akan menunggumu di sini," jawabnya sambil menangis , aku melihatnya tak tega dan langsung memeluknya dengan erat dan aku menciyumnya lagi di keningnya kali ini dia tidak marah lagi mungkin karena dia tidak sadar karena menangis.
" Iya aku janji akan segera kembali dan menemuimu lagi sudah jangan menangis lagi, aku pulang ea" .
" iya" .
Semenjak keberangkatannya ke pulaw Jawa aku jadi kesepian lagi, aku selalu berdoa semuga dia segera pulang, hari - hari ku jalani seperti biasa pagi jam tujuh aku berangkat sekolah jam setengah dua belas pulang makan dan mandi lagi dan jam setengah satu siyang berangkat lagi sekolah madrasah jam setengah lima pulang dan jam setengah enam pergi lagi berangkat ngaji dan menginap di tempat ngaji sampai pagi.
__ADS_1
Aku jarang keluwar rumah kecuali pergi ngaji dan sekolah, meskipun aku ingin seperti anak - anak yang lain tapi aku tak bisa karena otang tua ku juga selalu mewanti - wanti aku ahar tak salah dalam pergaulan.
Aku tak tau harus bangga atau gimana karena mempunyai orang tua seperti mereka, tapi aku yakin mereka melakukan semua itu karena mereka peduli padaku, mereka takut aku kenapa - napa karena aku perempuan dan akhirnya aku pasrah saja, yernyata tidak buruk juga selalu seperti ini.