CINTA PERTAMA CEO CANTIK

CINTA PERTAMA CEO CANTIK
Part 3


__ADS_3

Saat heira menoleh kearah suara pria itu ternyata pria itu adalah pria yang dia perhatikan sejak tadi. “kamu” seru heira sambil melihat wajah pria itu. “ya, kenapa kau dari tadi memperhatikan ku?” Tanya pria itu yang berdiri dihadapan heira sambil memegang segelas minumannya. “siapa yang memperhatikanmu, ada banyak hal yang


harus aku perhatikan” tukas heira dengan suara sedikit gugup.


“benarkah? Kau tidak memperhatikanku ? eh tunggu sebentar sepertinya aku pernah melihat mu?” Tanya pria itu membuat heira tambah gugup, apakah dia mengingat heira wanita yang ia tabrak dihotel dan pergi tanpa minta maaf.


“Aiiiiss bagaimana bisa dia mengenali ku” cetus heira dengan suara yang sangat pelan sambil mengerutkan dahinya. “tidak, kita tidak pernah bertemu”  timpal heira dengan nada sedikit keras.


“tunggu, sepertinya ia kita pernah bertemu, ya.. aku ingat kau wanita dihotel itu kan ? kau yang menabrakku” ucapnya sambil menunjuk kea rah heira.


“hei, kau yang menabrakku, dan hampir saja aku terjatuh” timpal heira dengan keras nya ia berteriak kepada pria itu. “kau pun pergi tanpa minta maaf kepada ku” serunya lagi.


“hei, kau yang menabrakku seharusnya kau yang minta maaf kepada ku” tukas pria itu lagi sedikit menyeringai. “hmm baiklah karna aku laki-laki yang bijaksana, aku akan minta maaf padamu, jika kau mengira aku yang menabrakmu” timpal pria itu lagi.

__ADS_1


“ hei, memang kau yang harus minta maaf “ seru heira . “aissss baiklah lupakan saja aku tidak mau berdebat dengan mu, pergilah ketempat mu sana” ucap heira sambil mengenyunkan tangan nya untuk mengusir pria itu.


“baiklah setuju” pria itu pergi meninggalkan heira, tiba-tiba ia menghentikan langkahnya dan berbalik lagi melihat heira. “hmm lumayan” serunya dengan pelannya, heira yang duduk disana heran apa yang dilihat pria itu, seketika heira berpikir negative tentang pria itu, ia langsung memalingkan wajahnya kearah yang lain.


“nona kim, siapa pria itu? Apa kau mengenalnya ?” Tanya seyon kepada heira yang mungkin sudah setengah mabuk. “tidak, aku tidak mengenalnya” jawab heira sembari meminum minuman digelasnya . “oh ya, tapi sepertinya aku pernah melihat pria itu, tapi dimana ya?” ucapnya lagi mengingat pria itu. “tidak, kau tidak pernah melihatnya” timpal heira mengalihkan perhatian seyon.


Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam bar semakin ramai dan kang seyon sudah mabuk berat sedangkan heira tidak minum banyak, karna dia akan menyetir. Heira pun berpikir seharus dia harus pulang. Dia melihat 2 pria teman kencan mereka juga sudah menghilang entah kemana mungkin sedang bersenang-senang.


Baru melangkah tidak jauh dari tempat duduk mereka tiba-tiba 3 orang pria bertubuh kekar menghampiri mereka. “hei cantik” sapa salah satu dari mereka yang membuat heira sedikit takut, heira takut mereka akan melakukan Sesutu kepada dia dan seyon.


“astaga, seyon kenapa kau harus mabuk, apa yang harus aku lakukan” cetus nya dalam hati, sambil was-was . “apa yang kau inginkan” Tanya heira dengan gemeteran , yang mana heira dari tadi merangkul temannya sudah sedikit merasa lelah dan juga sedikit pusing karna dia juga ikut minum.


“hei, cantik kami tidak menginginkan apa-apa, hanya saja, bagaimana kalu kita bersenang-senang, "tampaknya temanmu juga sudah sangat mabuk” ucap salah satu dari mereka yang melihatkan senyuman yang mengerikkan itu membuat heira tambah takut.

__ADS_1


“hei, kalian jangan macam-macam, kalau tidak aku akan memanggil security” seru heira dengan suara yang sangat lantang. “wah rupa nya kau sangat berani ya, ayolah ikut kami, dan kita akan senang-senang hahahahha” ucap salah satu dari mereka lagi.


“tidak akan, lebih baik kami pulang saja, dan terimakasih atas tawaran mu” cetus heira saat heira melangkah ingin meninggalkan tiga pria itu salah satu mereka menarik seyon dari heira seyon yang pingsan tidak menyadari itu.


“seyon, kalian jangan macam-macam ya, lepaskan temanku” teriak heira sambari meraih seyon namun heira juga ditarik oleh salah satu dari merekan heira pun meronta-ronta ketakutan .


“hei, lepaskan aku dan temanku” air mata heira sudah berlinang sedikit lagi akan menetes heira sangat takut jika terjadi sesuat kepada dia dan sahabatnya.


Dipojok sana ternyata ada sesorang yang memperhatikan perbuatan para pria itu kepada heira, dia berjalan kearah heira. “hei, berengsek lepaskan wanita itu” seru pria itu dengan santai sambil melihat wajah heira yang sudah hampir basah oleh air matanya.


“hei, kau mau jadi jagoan” ucap salah satu dari mereka yang langsung mendaratkan satu pukulannya kepada wajah pria itu.  Brrukkkk… suara pukulan itu membuat heira kaget…


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2