
pagi hari
seperti hari hari kemarin felysia menyempatkan diri sarapan bersama keluarga besarnya.
"pagi semuaa". sapanya ketika sampai di meja makan.
"pagi". jawab mereka.
"kamu mau kemana nak??". tanya tuan mark saat felysia pakaian dengan rapi.
"melamar kerja pi". jawab felysia duduk di samping maminya.
"melamar kerja". pekik tuan mark dan nyonya devana.
"kok melamar kerja sih nakk.. mendding kamu kerja di perusahaan papi saja". saran tuan mark.
"gak ahhh ntar ajaa...!! lysia mau kerja di tempat lain saja dulu". tolaknya dengan santai sambil memakan roti tawar di olesi selai kacang.
"kenapa kerja di tempat lain sih dek, kan papi punya perusahaan... mendding bantu papi saja dan bima di perusahaan". kali ini lukas buka suara.
"aku mau merasakan berada di bawa dulu... aku juga ingin tau kemampuan ku seperti apa. kalau aku langsung kerja di perusahaan papi. aku gak bakalan tau rasanya berusaha mencari pekerjaan dan merasakan memulai karir dri bawah..". jelass felysia dengan santai.
"ia sudahh kalau itu mau kamu...". tuan mark mengalah.
"oh ya dekk... kamunya mau melamar kerja dimana??". tanya bima kali ini.
"di perusahaan A.a.group tempat tania bekerja".jawab felysia.
__ADS_1
"haa...!! perusahaan A.a. group". pekik tuan mark, bima dan lukas bersamaan.
"itu kan perusahaan aaaaa". jerit bima ketika tuan mark menginjaak kakinya. bima melihat ke arah papinya memberinya sinyal agar tak mengatakannya.
"kak bima kamu kenapa??". tanya felysia.
"gakk apa apa". elak bima tersenyum kecut.
"dek kamu tau siapa ceo a.a.group". tanya lukas.
felysia mengeleng gelengkan kepalanya. "engak kak.. aku gak tauu... aku juga gak mau tau siapa ceo a.a.group". jawabnya cuek.
"nona muda taxi nya sudah ada di depan".ucap pelayan yang baru datang.
felysia meminum susu putih nya dulu dan memakain tasnya.
"gak usah lah mi... aku naik taxi saja..". ucap felysia. "aku berangkat yah". pamitnya.
saat melangkah pergi tiba tiba ia melupakan sesuatu. felysia berbalik kembali dan berjalan mendekati tuan mark.
"loh kok balik lagi katanya mau berangkat". ucap bima.
felysia tak menjawab pertanyaan kakaknya. ia fokus ke papinya.
"pi lysia minta duit dong". pinta felysia dengan wajah memelas.
"loh kan papi udah kirimin tiap minggu di rekening kamu". ucap tuan mark.
__ADS_1
"lysia lupa narik nya. lysia gak punya uang cas pi.. maless nih kalau aku mampir ke atm dulu". ucap felysia bibir manyun.
"nihh kakak punya". lukas mengambil dompet di sakunya dan mengeluarkan beberapa lembar uang dalam dompetnya dan menyerahkannya ke adik perpempuannya.
"maakasih kakakku yang ganteng". felysia menerima dengan senang dan memasukkannya ke dalam tasnya. "aku berangkat ya mi pi kakak... doain lysia keterima kerja".
"ia nakk... hati hati yah di jalan". ucap mama devana.
"ia mi".
........
di perusahaan A.a. group.
"tania". panggil felysia saat masuk ke lobby melihat sahabatnya telah menunggunya.
"hey lysiaa..!!". sapa tania.
felysia berjalan menghampiri tania. orang orang berada di lobby menatap ke arahnya. terutama para kaum adam yang tak pernah mengedipkan matanya saat melihat kecantikan felysia.
"*bidadari kah dia??". ucap karyawan pria 1.
"cantik sekali". puji karyawan pria 2.
"idih cantik apanya...". tukas karyawan wanita ketus*.
......BERSAMBUNG......
__ADS_1