
Di dalam villa, anak-anak berlari mengelilingi kolam renang, dan melihat sekeliling villa. dari atas villa terlihat pemandangan pohon pohon yang lebat di bawah villa. udara dingin pun langsung terasa di tubuh.
Devan meraba air yang ada di kolam renang, air nya seperti es. huuuh dingin , sahut Devan.
"Devan , Anton, pake jaket kalian dulu ." teriak Anna
"baik mah" Devan dan Anton berlari ke arah Anna .
Rini dan Sasa pun mengelilingi gajebo, berlari lari, kesana kemari,
"nanti kita jalan melihat Curug yang ada di bawah ya..." ajak tuti pada semua"
"horee... " sahut anak anak dengan gembira.
setelah anak anak lelah bermain di tambah udara dingin yang menyengat di tubuh, membuat perut mereka menjadi cepat lapar.
" mama aku mau makan " teriak Sasa
" ayok... sini pada makan, !!! Devan , Anton. kita makan bersama yuk , sini ." ajak Tuty pada semua.
anak anak pun bergegas menuju tempat yang seperti saung , tempat Tuti berada. Tuti dan Anna pun sudah menjejer makanan yang mereka bawa.
semua pun menikmati makanan nya, dengan sangat lahap.
__ADS_1
setelah selesai makan anak anak pergi menuju kolam renang, mereka semua berenang, lalu Devan menarik mama nya agar ikut berenang juga.
Anna pun tidak berdaya dengan tarikan tangan Devan.
"nanti Devan mama mau ganti baju renang dulu." ucap Anna.
"tapi janji ya habis ini mama berenang." balas Devan.
"iya... mama janji. .. " kemudian Anna menuju ke kamar ganti. setelah selesai Anna langsung menuju ke kolam renang.
melihat Anna ikut berenang, di susul oleh , Tuti, dan anak anak nya.
Hadi dan Jameson hanya menyaksikan mereka berenang. karena mereka sedang asyik mengobrol di atas saung yang berjejer mengelilingi kolam renang.
Curug itu pun ramai dikunjungi oleh wisatawan dari luar kota. karena Curug itu memiliki spot yang bagus untuk foto foto.
mobil mereka pun segera keluar menuju Curug. jarak antara villa dengan Curug tidak terlalu jauh, sehingga hanya beberapa menit saja mereka sudah sampai.
setelah mereka sampai, anak anak pun berlari menuju Curug itu , dari atas . air terjun sudah
bisa terlihat.
mereka pun turun menuruni jalan yang terjal, Anton pun hampir terpeleset, tapi langsung di tahan oleh Jameson.. akhir nya mereka pun sampai di depan air terjun itu, dan langsung mengambil handphone, untuk melakukan foto foto.
__ADS_1
air terjun itu begitu deras sekali air nya, anak anak pun tidak bisa diam, mereka meloncat kesana kemari, dan bermain-main air.
"Sasa hati hati nak, airnya deras sekali, main nya jangan jauh _ jauh." pinta Tuti pada Sasa. "
"Iyah ... mah , sambil memukul mukul air yang sangat jernih itu."
anak anak berdiri memisah satu sama lain.. menikmati keindahan air itu sendiri sendiri.
ketika Sasa hendak menghampiri Devan dan Anton, kaki Sasa terpeleset, dan jatuh kedalam air yang sangat deras itu,
semua nya berteriak menyaksikan Sasa yang jatuh terbawa arus.
"tolong.. tolong" teriak Anna dan Tuti.
Jameson dan Hadi langsung berlari mengikuti arus air yang membawa Sasa.
Hadi dan Jameson terus berlari mengikuti arus air itu, di dalam air Sasa terus berteriak, papa , tolong,...
Sasa kemudian melihat ada batu besar di depan Sasa, iya berfikir untuk berpegangan di batu besar itu.
usaha Sasa pun tidak sia_sia karena tangan Sasa dapat meraih batu besar itu.
Hadi dan Jameson berlari ke arah Sasa lalu segera mengangkat Sasa,
__ADS_1
Sasa terus menangis dan memeluk papa nya.