
"assalamualaikum" ucap Anton dengan penuh semangat membuka pintu. lalu Anton langsung berlari ke kamar om Jameson.
om, apa kabar??? apa om baik_baik saja di sini sendiri? tanya Anton
"yes.... om baik baik saja. seperti yang kamu lihat. jawab Jameson
"apa kaki om masih sakit? " tanya Anton lagi.
"om meresa lebih baik"
setelah berbincang bincang dengan om Jameson, Anton pergi ke kamarnya untuk mengganti baju.
ketika Anna baru sampai, Anna langsung menuju ke dapur untuk membuat minuman hangat untuk Jameson. hanya secangkir teh hangat. yang telah siap untuk di antar kan ke kamar Jameson.
tok .. tok.. suara pintu di ketuk.. lalu terdengar suara Jameson " silahkan masuk."
Anna pun langsung mendorong pintu kamar Jameson.
"bagaimana kabarmu hari ini Jameson?"
__ADS_1
"im'fine" .....
"apakah obat nya sudah kamu minum??"
"sudah"....
"ini aku buat kan teh hangat"
"terimakasih.... "
kekakuan masih terlihat di obrolan mereka, Anna masih bingung harus bersikap seperti apa, ? terhadap orang asing yang baru ia kenal, kini harus tinggal di rumahnya.
Devan dan Anton masuk ke kamar nya om Jameson. untuk membantu om Jameson duduk di kursi roda , yang sebelumnya duduk di kasur. kemudian om Jameson di dorong ke meja makan oleh Devan dan Anton.
di meja makan, makanan sudah tertata rapi. aroma lezat makanan tercium wangi di setiap sudut ruangan. membuat langkah Devan dan Anton lebih cepat.
"hmmmm .... wangi banget mah " ujar Anton sambil menyodorkan muka nya.
"iya dong.. masakan siapa dulu... " ucap Devan memuji.
__ADS_1
Jameson pun sebenarnya menyukai aroma masakan khas Indonesia ini. hanya saja iya simpan dalam hati, iya heran apa saja yang ada dalam masakan itu, sehingga wanginya begitu menggoda lidah untuk segera menyantap nya .
semua duduk di meja makan, lalu Anna mengambil kan nasi pada setiap piring, tak terlupa juga piring Jameson dan memasukkan lauk nya.
ketika satu sendok nasi dan lauk masuk kedalam mulut Jameson. Jameson mengangguk angguk kan kepalanya sambil terheran heran. ada makanan senikmat ini.
setelah selesai makan Jameson bermain main dengan Devan dan Anton. mereka pun terlihat begitu akrab. Devan dan Anton begitu sangat menyukai om Jameson padahal Om Jameson orang yang baru mereka kenal. Anna melihat dari sudut ruangan keakraban Jameson dan anak-anak nya .
Anna mengandai andai jika saja dulu Devan dan Anton bisa begitu akrab dengan ayah nya.
mungkin anak anak nya tidak terlalu merasa kehilangan figur sosok ayah.
setelah selesai bermain kemudian Devan dan Anton, mengerjakan tugas sekolah nya . Devan yang lulus masuk SMP favorit , membuat nya semakin tambah semangat belajar.
setelah selesai belajar, Devan memimpin sholat Maghrib, Anton dan Anna menjadi Ma'mum nya. Jameson yang menyaksikan kejadian itu meresa penasaran apa yang sedang mereka lakukan.
Jameson mengetahui hal tersebut adalah sebuah ritual ibadah, tapi kali ini Jameson menyaksikan nya lebih dekat, ini pengalaman pertama dalam hidupnya.
setiap gerak yang di lakukan Anna dan anak anaknya begitu sangat Jameson perhatikan.
__ADS_1
ada perasaan yang berbeda yang membuat nya merasa lebih nyaman dan tentram. Jameson pun tidak mengerti tentang perasaan yang baru dia rasakan. tapi perasaan itu indah.