
kalian udah baca deskripsi seperti yg aq bilang kan gaes😂 jangan lupa like dan komen nya yaa..
Waktu menunjukan 06.25 pagi, setelah mandi Syafira bersiap untuk menemui Rika di taman yang tak jauh dari kost-an yang ia tinggali saat ini.
Ia lebih memilih untuk berjalan menuju taman tersebut meski harus menempuh waktu 30 menit, karna ia tak ingin menggunakan uangnya untuk memesan taksi online karna mengingat keuangan nya yang semakin menipis..
Sambil menyusuri jalanan yang mulai padat oleh masyarakat yang akan menjalankan aktifitas pagi hari, ada sebagian dari mereka yang mengenakan seragam sekolah, kantoran, dan tak jarang ia melihat para pedagang yang sudah mulai membuka pintu ruko masing-masing..
Saat sedang berjalan di dekat Sekolah Menengah Atas yang terletak dengan taman tempat ia akan menemui Rika tiba-tiba...
Bruuuukkk....
seorang remaja SMA menabrak Syafira.
"Maaf kak, maaf aku buru-buru, aku tidak sengaja, maafkan aku" ucap remaja tersebut, sambil membantu Sya berdiri.
"Tak masalah, berjalanlah dengan hati-hati, terima kasih membantuku, pergilah jika terburu-buru" ucap Sya dengan memegang lutut nya yang ia rasa seperti sedikit tergores jalanan.
"Apa kakak tak masalah..?? apa kakak baik-baik saja..??"
"Ya aku baik-baik saja, pergilah.. kau akan terlambat "
Lelaki itu hendak berlari kembali mengejar sesuatu, namun ia membalikkan badan sebentar kembali menemui Sya
"Kak, ini kartu pelajar ku, disana terdapat alamat rumah ku, kau bisa mencari ku disana siang ini, sekali lagi maafkan aku, dan tolong datanglah kerumah ku, jika tidak aku akan merasa bersalah, apalagi jika kakak ku tau aku tidak bertanggung jawab, ini menyangkut hidup dan mati ku kak, jadi ku mohon datang lah " ucap remaja itu panjang lebar..
kemudian ia pergi meninggalkan Sya yang masih memegang kartu pelajar tersebut, Sya melihat dengan seksama ada nama, kelas, jurusan serta alamat lengkap tertulis disana.
Setelah sedikit membaca Sya berjalan kembali sambil sebentar-sebentar memegang lutut nya yang ia rasa benar-benar tergores jalanan.
# # # # #
Taman Adipura..
"Sudah jam 07.10 Sya belum juga datang, aku bahkan hampir saja mempercayai nya bahwa dia tak akan terlambat," gumam Rika seraya menunjukan wajah kesal nya karna menunggu.
__ADS_1
tak jauh dari sana Sya melihat seorang wanita duduk di salah satu bangku yang ada di taman.
"huuuhh... Rika sudah datang terlebih dahulu, dia pasti akan mengomel panjang lebar karna keterlambatan ku" ucap Sya seraya mengusap sedikit keringat di dahinya.
ia berjalan menghampiri Rika..
"Hai ka, apa kau sudah lama menunggu ku..??" tanya sya sambil nyengir memperlihatkan gigi rata milik nya.
"Aku bahkan hampir meninggalkan mu, apa alasan mu kali ini..?? apa kau menyelamatkan anak kucing, apa menolong nenek mendorong gerobak, atau kau berjalan kaki sambil terpejam, hingga kau harus sangat lama..??" balas Rika sembari menunjukan wajah kesalnya.
"Maafkan aku Ika, sahabat ku yang paling cantik,baik,rajin menabung, ramah tamah, dan tidak sombong...(sambil tersenyum merayu sahabatnya)
aku benar-benar berjalan bukan karna sambil terpejam, namun anak SMA menabrak ku tak sengaja" imbuh Sya.
"Baiklah.. apapun alasan mu aku tak perduli, sekarang ceritakan alasan mu meninggalkan rumah mu"
"Tak ada alasan apapun Ika, aku hanya ingin belajar mandiri saja" ucap Sya berbohong.
"Benarkah hanya itu..?? " selidik Ika dengan wajah mengernyitkan dahi tak percaya.
"Aku tak memberitahu bunda, karna aku ingin mandiri, jika bunda tau keberadaan ku apa kau yakin bunda akan membiarkan ku mandiri..?" jawab sya
"Aku akan memberitahunya nanti saat aku sudah benar-benar mandiri, aku hanya ingin membuat bunda bangga terhadapku" imbuh Sya lagi.
"Banarkah..? jawab Ika masih dengan nada tak percaya.
"lalu di mana kau tinggal sekarang..?? apa kau sudah bekerja untuk mandiri..?? tanya Ika lagi.
"Aku tinggal di kost-kost an yang berjarak 30 menit jika berjalan dari taman ini, dan aku belum bekerja, sebenarnya aku sudah menjadwalkan bahwa hari ini aku akan mencari kerja, tapi belum sempat aku pergi mencari kerja kau bahkan sudah pergi mencari ku" sindir Sya sambil mengambil minuman yang tadi di berikan oleh Ika.
"Apa kau menyindirku karna mengganggu waktu mu nyonya..?? jika kau terlambat menemui ku karna menabrak remaja SMA dan jarak kost mu sekarang dari sini 30 menit, apa kau benar-benar berjalan..??" tanya Ika sembari melihat wajah sahabatnya dengan seksama.
Sya pun mengangguk.
"Apa kau belum sarapan untuk sekdar menjawab pertanyaan ku saja kau tak bisa..? tanya Ika.
__ADS_1
"Iyaa.." jawab sya dengan sedikit keras.
"Iyaa..?? apa maksud mu..?? mana yang kau benarkan dengan kata iya mu itu..??
"Iyaa.. semuanya benar.." sambil menatap Ika dengan serius.
"Aku benar-benar berjalan kesini, aku menabrak anak SMA, dan aku benar-benar menyindir mu nona Rika Rahmadani." jawab sya sembari menyebut nama lengkap Ika.
"Waaahhh... seorang nona muda Syafira benar-benar sedang mengajak ku bertengkar pagi ini." ucapnya sembari tertawa, karna ika merasa tak percaya dengan kata-kata Syafira. Ika bisa saja mempercayai Syafira menabrak anak SMA dan tentang waktu nya yang di ganggu, namun Ika tidak akan percaya begitu saja tentang perjalanan ketaman Syafira tanpa menggunakan alat transportasi.
Syafira membiarkan Ika tertawa dengan puas karna ia yakin bahwa sahabat nya itu tak akan percaya dengan setiap kata yang di ucapkan nya itu.
"Ka, apa kau bisa meminjami ku sedikit uang..? aku akan mengembalikan nya saat aku sudah mendapat pekerjaan nanti". tanya syafira saat tawa Ika mulai mereda.
"Kau bahkan tak punya uang..?? Ika benar-benar tak percaya dengan yang satu ini, karna setahunya Syafira tak akan meminjam uang kepada siapapun meskipun ia sedang kesulitan sekalipun.
"Jika kau tak mau meminjamkan tak masalah, aku akan pergi sekarang." Syafira beranjak dari duduk nya untuk pergi meninggalkan Ika.
"Hey Syafira Hikmah, bukan aku tak mau meminjamkan padamu, aku hanya sedikit terkejut bahwa kau meminta bantuan ku kali ini." Ika ikut berdiri sambil membuka tas dan mengambil dompet nya.
Ika memberi 10 lembar seratus ribuan pada Syafira,.
"Ambil ini,.. seraya menyodorkan uang tersebut.
"aku tak meminjamkan nya, kau bisa meminta padaku lagi jika kau membutuhkan nya lagi, karna uang tunai ku sekarang hanya segitu, aku akan pergi bekerja sekarang, berhati-hatilah, semoga kau cepat mendapat pekerjaan agar tak akan meminta uang pada ku lagi" tambah Ika sambil tertawa menggoda sahabatnya itu. kemudian memeluk Syafira.
"Terima kasih, aku tetap akan meminjam ini padamu," seraya membalas pelukan Ika,.
kemudian mereka berpisah..
# # # # #
Hay gaeesss gak lupa kan buat kasih like and koment nya.. maaf yaa kalau banyak ngobrol nya, karna aku gak terlalu suka banyak penjelasan tanpa obrolan😂
bagai hubungan tanpa cinta ya kan gaess.. hehe..
__ADS_1