Cinta Syafira

Cinta Syafira
Sudah jatuh di marah pula


__ADS_3

Langsung gass aja ya gaeess.. kalau untuk visual ny aku lagi milih nih siapa yang cocok buat karakter mereka๐Ÿ˜‚


# # # # #


Rs. Raysa....


Rayhan sampai di RS dan langsung membawa wanita yang menolong nya.


"Dokter lakukan yang terbaik untuk nya.." ucap Rayhan dengan cemas.


"Baik tuan saya akan melakukan yang terbaik, saya permisi, anda jangan cemas dan jangan lupa menghubungi Tuan putra" ucap dokter yang mengingatkan rayhan, kemudian dokter pergi untuk memeriksa keadaan Syafira.


Rs. Raysa adalah rumah sakit yang di dirikan oleh keluarga Kareem yang tak lain adalah kakek Rayhan sendiri, kakek Kareem sendiri mempunyai 1 anak dan 3 cucu yang akan mewarisi seluruh kekayaan nya kelak. Saputra Bayu Kareem adalah kakak dari Rayhan Bayu Kareem mereka mempunyai bungsu yang sangat cantik, manis nan manja bernama Rahma Soffie Kariema. Jelas saja dokter mengingatkan Rayhan untuk segera menghubungi kakak nya karna bunda dan ayah mereka tinggal di New York untuk sementara waktu.


Rayhan mencari nama Katak tua di dalam ponselnya lalu menekan tanda memanggil..


Tuuuuttt... Tuuuuttttt... Tuuuuttt...


"Apa kau membuat masalah lagi..? tanya lelaki yang berada di sebrang sana.


"Aku sedang berada di rumah sakit kita.." jawab Rayhan.


"Apalagi kesalahan mu kali ini Cebong kecil, kau selalu saja merepotkan ku, bahkan ini masih jam sekolah mu, tapi kau sudah bermain-main di rumah sakit.." oceh sang kakak dari telepon.


"Apa yang harus ku bawa..? Pistol, Panah, Pedang, atau pisau..??" Imbuh nya lagi..


"Kau selalu saja mengomeliku seperti anak kecil, kau bisa bawa semua alat tempur mu itu, aku bahkan tidak takut padamu, kau itu hanya katak tua yang sudah lama menjomblo, pergilah kemari atau aku akan menyeretmu." Rayhan berkata panjang lebar. namun tak ada jawaban dari sebrang, ia melihat ponsel nya.


"Dia selalu saja mematikan telvon sepihak, tapi untung lah dia tak mendengarku, jika tidak aku akan benar-benar mati di ujung pisau nya." ucap Rayhan sembari menyimpan kembali ponsel nya.


5 Menit kemudian...


Dokter keluar dari ruangan tersebut.

__ADS_1


"Tuan.. tidak ada luka yang serius, hanya lutut dan siku nya yang terluka seperti goresan jalan raya."


"Terima Kasih dokter Adam."


# # # # #


"Di mana aku sekarang..?" gumam Sya sembari memijat kepala nya yang sedikit pusing. Remang-remang ia mendengar suara perdebatan di luar.


Luar Ruangan..


"Sudah selesaikah kau bermain-main di sini..? siapa kali ini yang kau buat terluka, kau tau kan aku selalu membawa pistol ku kemanapun aku pergi, harusnya aku juga membawa pedang ku, agar kau semakin kebal dengan senjata-senjata ku itu" Putra berkata dengan nada marah, karna kali ini adiknya mencelakai seorang wanita.


"Aku sudah selesai bermain, dan kau bisa menembak ku kapanpun kau mau katak tua" Rayhan berkata sambil mendudukkan tubuh nya ke kursi tunggu yang ada di depan kamar pasien.


"Kau benar-benar berani melawan ku kecebong anyut, kau bahkan mengatai kakak mu yang tampan ini dengan sebutan katak tua..? apa kau ingin berbaring di rumah sakit ini juga." putra sedikit meninggikan suaranya karna kesal dengan adik nya yang menyebutnya katak tua.


Di dalam kamar pasien Syafira mendengar pertengkaran itu dengan sedikit takut akan kata pistol serta pedang yang di sebutkan oleh salah seorang lelaki yang ada di depan kamar nya, dia juga ingin tertawa mendengar katak tua dan kecebong anyut yang mereka sebutkan.


Praaakkkkk....


Suara itu membuat dua lelaki yang ada di depan menghambur memasuki kamar tersebut.


"Apa yang akan kau lakukan kak..?" tanya Rayhan sembari mendekati pecahan gelas tersebut untuk di bersihkan.


"Biarkan saja pecahan itu, kau bisa menyuruh petugas kebersihan untuk membereskannya."


"Bukankah kau ingin aku berakhir disini wahai katak tua, kenapa kau tidak membiarkan ku memegang pecahan gelas ini,.? apa kau takut aku terluka..?" Rayhan menyindir kakak nya.


Putra sangat kesal saat mendengar adiknya menyebut katak tua di depan seorang wanita yang tidak mereka kenali.


Saat putra akan menjawab perkataan nya barusan, Syafira menyela lebih dulu.


"Aku haus.." ucap Syafira dengan pelan.

__ADS_1


Rayhan segera berdiri untuk mengambilkan minum wanita yang sedang kehausan di depan nya.


"Minumlah kak.." sambil menyodorkan gelas yang berisi air.


"Terima kasih Rayhan" Syafira menyebut nama Rayhan di akhir karna lelaki itu yang tadi pagi menabrak nya saat akan menemui Rika.


"Aku yang seharusnya berterima kasih karna kakak sudah menolongku, dan maafkan aku untuk kejadian pagi tadi kak" Reyhan memelankan suara nya karna takut terdengar kakak nya.


Akan tetapi seorang putra yang memiliki pendengaran sangat tajam tidak mungkin tidak mendengarnya "Kejadian apa yang tidak kau katakan padaku..?" selidik putra


"Tidak ada, aku hanya meminta maaf kepada kakak ini karna telah membuatnya terluka" ucap Rayhan sedikit takut.


"Kau membohongi ku kecebong anyut..? sejak kapan aku mengajarimu berbohong..? apa kau ingin lidah mu ku potong dengan pisau bik Siti..?!" menatap Rayhan dengan tajam.


"Kau akan jujur atau aku akan mencari tahu sendiri apa yang kau lakukan pagi ini..?" lanjut putra.


"Baiklah... maafkan aku." Rayhan mengatupkan kedua tangan di dada untuk pertanda memohon.


"Tadi pagi aku menabrak kakak ini, aku meminta maaf dan hanya membantunya berdiri, lalu aku tinggalkan dia dengan kartu pelajar ku, karna aku sedang terburu-buru" Lanjut Rayhan dengan wajah menyesal dan memohon maaf kepada kakak nya karna ia tidak bertanggung jawab.


Putra mendekati Rayhan kemudian menarik telingan kiri adiknya sebagai hukuman karna tidak bertanggung jawab terhadap orang lain.


"Maafkan aku kak.. ku mohon maafkan aku, aku sangat terburu-buru.." memohon pada putra. "maafkan aku kak, tolong bantu selamatkan aku juga kali ini" lanjutnya sambil melihat Syafira yang sedang tersenyum melihat kedua kakak beradik tersebut.


"Jika kau mengulanginya aku tak akan segan-segan untuk melepas telingamu dari tempatnya" putra memposisikan diri di belakang Rayhan untuk menarik telinga kanan nya juga.


"Awwww... Heeyyy.. kenapa kau menarik sebelah telingaku juga katak tua, sungguh menyebalkan lelaki jomblo ini." ucap Reyhan dengan sangat kesal.


"Yang kiri karna kau tidak bertanggung jawab daann.. yang kanan karnaa....


Karna kau tak memberi like dan meninggalkan jejak di novel author.. hehe๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚


jangan lupa kasih masukan nya ya gaes, biar aku bisa terus melanjutkan karya ini๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

__ADS_1


__ADS_2