Cinta Syafira

Cinta Syafira
Bertemu Orang Baik


__ADS_3

"Yang kiri karna kau tidak bertanggung jawab daann.. yang kanan karna kau tidak pergi ke sekolah hari ini, sebentar lagi kau akan lulus bagaimana kau mendapat nilai yang baik." putra masih saja menjewer kedua telingan adiknya.


"Aku tidak masuk karna mengantar Kakak ini ke rumah sakit kak, jika aq tidak mengantarnya kau bisa saja membunuh ku nanti." Rayhan memberi alasan sembari melihat Syafira.


"Ku mohon kak bantu aku lagi kali ini, aku akan membalasnya nanti, kau tidak tau bagaimana sakitnya jeweran pria tua ini." Rayhan memelas kepada Syafira.


*ku harus bilang apa untuk membantunya, aku tak tau siapa mereka berdua*(batin Syafira) tapi ia tetap saja berfikir bagaimana cara si adik terlepas dari kakaknya yang memang terlihat tua dan tampan itu.


"Lapaarr... apa tak ada makanan disini..?" tanya syafira. untuk membantu remaja yang sedang di hukum kakak nya.


"Aku sangat lapar" Syafira melanjutkan nya.


jelas saja dia lapar, dari subuh belum makan dan ini sudah hampir masuk jam makan siang.


"Tolong lepaskan tanganmu kak, aku akan menolong kakak ini untuk membeli makan, dia sangat lapar. apa kau akan membiarkannya kelaparan juga..??"


Putra melepas jeweran pada telinga adiknya "Kakak hanya menunda hukuman mu, bukan tidak menghukummu." ucap Putra sembari beranjak pergi meninggalkan ruangan itu.


"Makan.. aku benar lapar, kau sudah ku bantu menundanya apa tak ada balas Budi untuk membelikan ku makan..?" Syafira berkata dengan heran karna remaja di depan nya malah mulai duduk di samping nya.


"Tenang saja kak, katak tua itu sedang pergi membeli makanan, dia akan lebih baik pergi dari pada aku menyuruhnya menemani kakak disini."Rayhan mengambil jeruk di meja sebelahnya.


"Oowwhh iya, siapa nama kakak..??"


"Syafira Hikmah"


"Di mana rumahmu kak, kami akan mengantarmu nanti, karna dokter bilang kakak bisa langsung pulang siang ini."


"Jl. Anggrek dekat coffe lumer"


"Kau tinggal dimana nya kak.? setahuku disana hanya kost-kost an untuk para remaja atau dewasa." tanya Rayhan sembari mulai mengunyah jeruk yang baru saja ia kupas.


"Apa kak Sya kuliah..? di fakultas mana.?" lanjutnya.


Mendengar kata kuliah Syafira diam sejenak karna mengingat kepergiannya dari rumah, dan ia memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliahnya lagi. "Tidak. hari ini aku berencana mencari kerja.." jawab sya kemudian.


"oohh maafkan aku kak" Rayhan merasa ada yang salah dari ucapannya. "Kak Sya mencari kerja..? apa sudah mendapat pekerjaan..?"Tanya Rayhan lagi.


"Belum."


"Aku bisa membantumu kak, kebetulan si katak tua itu sedang membutuhkan sekretaris, apa kak bersedia.?"


"Benarkah..?? tapi aku tak punya pengalaman bekerja sama sekali, ku rasa sekretaris tak akan cocok denganku"


"Tenanglah kak, aku akan meminta kakak ku menjadikan kau sekretaris nya dengan pekerjaan yang mudah." Senyum Rayhan sambil memikirkan kakaknya yang akan marah nanti.

__ADS_1


10 menit mereka melanjutkan obrolan untuk saling mengenal, dan benar saja mereka langsung akrab, karna Sya adalah wanita yang memang ramah dan suka bicara sama hal nya dengan Rayhan yang tak kalah cerewet melebihi Syafira.


Cekleekk...


"Di mana kau membeli makanan kak..?" sambut rayhan saat putra memasuki ruangan itu.


"Aku membelinya di amsterdam" jawab putra sewot dan kesal karna tak disambut baik oleh adiknya.


"Kak Sya... apa kakak bisa makan sendiri..? aku akan keluar sebentar bersama kakak ku" sambil menyodorkan nasi kotak yang di bawa oleh putra.


Syafira mengangguk tanda mengerti.


kemudian Rayhan mengajak kakaknya keluar dari ruangan itu. Syafira mulai makan dan menghabiskannya, tak lama makanan tersebut berpindah dari kotak nasi ke perut Syafira. Saat sudah selesai makan Syafira minum obat yang berada di meja sebelahnya, lalu ia merasa ngantuk dan dia berfikir akan istirahat sebentar sebelum ia keluar dari rumah sakit itu. Syafira pun tertidur.


# # # # #


Pukul 14.33 siang...


Syafira bangun dari tidur karna ia merasa tidurnya sudah cukup, ia bangun menuju ke kamar kecil untuk mengambil wudhu kemudian melaksanakan sholat dzuhur nya.


Setelah selesai sholat Syafira langsung membereskan mukena dan tempat yang ada di rumah sakit tersebut.


Tookk Tookk Tookk..


Cekleekk... suara pintu terbuka sebelum Syafira melihat siapa yang datang.


"Hmm.. terima kasih, aku ingin pulang dan untuk biaya rumah sakit aku akan menggantinya nanti.."


"Aku akan mengantarmu kak. kau tak perlu mengganti apapun, karna kau sudah menyelamatkan ku"


Rayhan membantu Syafira membereskan tempat itu, kemudian keluar dari rumah sakit menuju tempat mobil Rayhan terparkir.


Di dalam mobil.


"Kakak ku sudah menerima mu bekerja di perusahaan kami, kau bisa datang ke Kareem Corp saat kak Sya sudah sembuh nanti." ucap Rayhan membuka percakapan nya.


Kareem Corp adalah perusahaan yang didirikan juga oleh kakek Rayhan. Sebuah perusahaan besar yang berada di kota B dengan gedung yang sangat tinggi.


"Benarkah..?" Tanya syafira tak percaya. karna perusahaan Kareem bukan perusahaan yang kecil pikirnya.


"Ya..." jawab Rayhan singkat sambil mengingat waktu dia memohon kepada kakak nya untuk memperkerjakan Syafira di perusahaan milik keluarga mereka. Jelas saja awalnya Putra menolak keinginan adiknya itu, tapi adiknya bersikeras untuk membantu Syafira. Dan Putra pun berakhir menyetujui permintaan adiknya.


15 menit kemudian..


"Berhenti saja di depan Ray, mobil mu tak akan bisa memasuki gang sempit disana." ucap Syafira.

__ADS_1


Rayhan berhenti tepat ke arah yang baru saja di tunjukan oleh Syafira.


"Aku akan pulang kak, sekali lagi terima kasih telah membantuku dan jangan lupa datanglah ke perusahaan tempat kakak ku bekerja." Rayhan berkata saat Syafira sudah turun dari mobilnya.


"Sama-sama Ray kau juga sudah membantuku mendapatkan pekerjaan. Berhati-hatilah di jalan" ucap Sya.


Rayhan mengangguk tanda mengerti untuk menyahuti ucapan wanita di depannya. kemudian ia melajukan mobil nya meninggalkan tempat di mana Syafira berdiri..


# # # # #


Dua hari kemudian....


Setelah sholat subuh Syafira bersiap-siap mandi dan berpakaian rapi untuk datang ke perusahaan milik keluarga Rayhan. Ia sudah merasa sangat segar dari kemarin, hanya saja dia belum ingin beranjak dari kamarnya. namun, saat ia melihat uang pemberian sahabatnya beberapa hari lalu hanya tinggal beberapa lembar saja, ia membuang rasa malasnya demi mencari uang.


_ _ _ _ _


Kareem Corporation..


Syafira sampai di depan gedung itu masih pukul 07.00 pagi karna ia tak mau hari pertama nya membuat kesan buruk terhadap atasannya nanti. Syafira berjalan menuju lobi kantor untuk bertanya kepada resepsionis yang sedang bercengkrama disana.


"Permisi mba.. apa saya bisa bertemu dengan Rayhan..?" tanya syafira.


"Tuan Rayhan..? ada perlu apa.? apa sudah membuat janji..?" tuan Rayhan juga tak ada disini karna dia akan ke sekolah karna itu hari Senin pikir petugas resepsionis.


Saat akan menjawab pertanyaan petugas resepsionis tiba-tiba Syafira mendengar para pegawai kantor itu berlari menuju arah pintu, semua diam dan menunduk kecuali Syafira.


Terlihat seorang Laki-laki memasuki perusahaan itu, di belakangnya terlihat ada beberapa orang yang mendampinginya. Syafira ingat bahwa laki-laki itu adalah kakak Rayhan. Syafira berjalan mengahampiri nya.


"Selamat pagi tuan.." sapa Syafira sopan.


Seluruh karyawan menatap heran kepada Syafira karna berani sekali ia menyapa CEO di perusahaan itu.


Tanpa menjawab bahkan hanya sedikit melirik Syafira.


"Rezha antarkan wanita ini ke ruangan yang kau sediakan kemarin." jawab nya sambil berlalu meninggalkan Syafira.


sedangkan Syafira masih menatap heran akan kepergian lelaki tersebut.


"Mari Nona anda bisa ikut saya ke ruangan anda." ucap Rezha yang tak lain tangan kanan Putra.


"Baiklah Rezha.. eemm maaf maksud ku tuan Rezha,." jawab Syafira sambil berjalan di belakang Rezha.


Sesampainya di ruangan...


"Ini ruangan anda nona Syafira, dan di sebelah anda adalah ruangan CEO putra." Jelas Rezha kepada wanita di depannya yang sudah ia tau bernama Syafira itu.

__ADS_1


Syafira menoleh kesamping bermaksud untuk melihat arah yang di maksd Rezha sebagai ruangan CEO. Dan betapa terkejutnyaaaa......


Terkejutnya Author karna Readers belum kasih like😬😁 jangan lupa tinggalkan jejak ya... biar author ga gantungin para readers yang baik😂😂..


__ADS_2