
waktu pun terus berjalan, hingga tepat pukul 7 malam"" salsa pun mulai mempersiapkan dirinya untuk acara yang ia hadiri bersama Andreas malam itu, segala sesuatu dilakukannya untuk membuat penampilannya terlihat sempurna Dimata bosnya itu, Ting tong suara bel rumah itu berbunyi, salsa pun bergegas membuka pintu rumahnya dan seketika kedua bola matanya terbelalak melihat apa yang ada di depannya, ya siapa lagi jika bukan Andreas walken beserta bodyguard serta para pengasuh yang ia sewah untuk menemani serta menjaga adiknya di malam itu, ba bapak, bapak kok bisa tau saya tinggal disini, tampah menggubris pertanyaan salsa Andreas menyodorkan beberapa kotak perhiasan yang telah ia siapkan untuk salsa malam itu" ini " pakailah perhiasan perhiasan ini. ta" ta" tapi pak saya punya perhiasan kok ya memang tak sebanyak yang bapak berikan tapi saya lebih suka pakai punya saya sendiri pak rasanya lebih nyaman gitu "ucap salsa pada Andreas" tak melirik sama sekali Andreas pun berkata " saya tak suka kata kata penolakan" bergegas lah waktu semakin dekat , tampah menyambung kata katanya lagi salsa pun bergegas pergi ke kamarnya dan bersiap siap ."Ting tong " suara bel rumah itu kembali berbunyi Andreas pun menyuruh salah satu bodyguard nya untuk membukakan pintu itu , setelah bodyguard nya membukakan pintu Andreas pun bertanya "siapa yang datang" dia salah satu karyawan hotel kita pak jawab bodyguard nya itu" Tampa berpikir panjang Andini pun langsung masuk kedalam rumah itu" selamat malam pak saya Andini salah satu resepsionis di hotel bapak , saya adalah temannya salsa, " ada perlu apa kamu datang kesini tanya Andreas pada Andin" sebelum menjawab pertanyaan Andreas salsa pun keluar dari kamar dan bergegas mengajak Andi masuk kedalam kamarnya, maaf pak saya yang mengajak Andin kesini , permisi mereka pun meinggalkan Andreas bersama para bodyguard nya dan mulai mempersiapkan dirinya semaksimal mungkin, oo ia sal baju yang kamu bakal pakai apaan sih ? tanya Andin pada salsa" salsa pun bergegas pergi mengambil sebuah kotak di dalam lemarinya " ini dia Din sambil mengeluarkan isi di dalam kotak itu, waow seketika mata Andin terbelalak melihat sebuah gaun yang bewarna navy keluar dari kotak itu, gaun yang sangat indah dengan desain yang begitu elegan, serius ini gaun ibu kamu sal" tanya Andin pada salsa merasa tak percaya " ia Din walaupun ibu ku sudah tidak mudah lagi tapi dia cukup mahir dalam memilih pakaian untuk ia kenakan di acara acara seperti ini makanya ayah ku semakin jatuh cinta waktu itu pada ibu ku" jawab salsa sambil tersenyum dan memandangi gaun indah itu, okay okay sa sekarang waktunya kamu ganti pakaian, kasian pak Andreas sudah menunggu mu cukup lah disini, baiklah aku ganti sebentar ya "
salsa pun mengganti pakaiannya dengan gaun sepeninggalan ibunya itu " hatinya sangat senang ketika ia bercermin di depan kaca yang ukuranya cukup besar untuk dirinya itu, gaun navy itu terlihat sangat indah ketika salsa mengenakan nya, bentuk tubuh salsa yang mungil akan tetapi terlihat seksi dan sangat cocok untuk gaun yang panjang namun mempunyai belahan lajur yang siap memamerkan kaki jenjang dan paha mulus salsa serta bentuk bagian atas yang di desain dengan model Sabrina yang seakan akan ikut serta memamerkan leher jenjang salsa yang begitu menggoda," akhirnya selesai juga malam ini kamu begitu cantik sekali, semoga sukses ya sa sambil memeluk sahabatnya itu" ia Din makasih kalo gak ada kami aku gak tau harus dandan bagaimana , Din kayaknya ada yg kelupaan deh " apa sal tanya Andin nampak bingung dengan sehabatnya itu " setelah cukup lama berpikir akhirnya salsa menyadari bahwa ia sama sekali belum memakai perhiasan yang di berikan Andreas kepadanya, ndin aku hampir lupa tadi pak Andreas memberikan ku ini, astaga sa ini perhiasan mahal loh, kamu hebat ya puji Andin pada salsa " ih hebat apaan toh ini hanya minjam doang"" yaudah sana pakai cepat " ia ia ia cerewet sahut salsa pada Andin. akhirnya semua selesai dan salsa pun keluar dari kamar " ehem ehem permisi pak saya sudah selesai " seketika mata semua orang yang ada di tempat itu tertuju pada nya " semua nampak terhipnotis dengan penampilan salsa yang begitu anggung dan elegan Andreas pun sangat kagum dengan apa yang ia lihat saat ini seorang gadis biasa berubah menjadi seorang tuan putri yang cantik jelita " wahh kakak cantik sekali hari ini " kata seorang anak perempuan kecil datang dan langsung memeluk salsa dari belakang" Kakak seperti ibu, ibu sangat cantik aku rindu ibu seketika air mata jatuh membasahi wajah anak perempuan itu dan Andreas pun melihat dan merasa ibah kepada anak perempuan itu, cup cup adik kakak gak boleh cengeng nanti ibu sedih loh kalo liat Elis cengeng begini, tapi Elis kangen Kakak" rengek anak kecil itu pada salsa, ia ia besok kita ketempat ibu ya janji! benar ya kak jangan bohong lagi '" ia sayang kakak janji , sudahlah Elis biarkan kakak pergi kata seorang anak laki laki yang merupakan adik laki laki Elis , kak pergilah " ia sayang kakak pergi dulu Ian jaga Elis ya kalo ada butuh apa apa telpon kakak ya, ia kak" jawab anak itu " ehem ehem apakah kita sudah bisa berangkat , tanya seorang pria yang sedari tadi memperhatikan mereka, " baik pak maafkan saya telah membuat bapak menunggu, tampah mengacuhkan perkataan salsa Andreas pun berbalik badan menuju mobilnya dan di ikuti oleh salsa, beserta bodyguard nya, sesampai di dalam mobil mereka pun saling mengambil kesibukan masing masing tampah ada yang membuka pembicaraan diantara mereka berdua Hingga saat di tengah perjalanan Andreas pun ingin membuka percakapan diantara mereka berdua agar tidak terlalu canggung" hei apakah kau tak ingin menanyakan sesuatu pada ku untuk acara nanti, tanya Andreas padanya untuk membuka percakapan diantara mereka berdua, emm maafkan saya pak saya gugup" mengapa harus gugup " tanya Andreas padanya saya tak biasa memakai pakaian terbuka seperti ini dan juga memakai highils seperti ini, hei apa yang perlu kamu gugup kan ini semua sudah sangat indah untuk mu tidak terlalu terbuka ini sudah sangat pas dan berkelas, nanti jika kita sudah sampai disana kamu akan melihat pakaian pakaian yang lebih terbuka dan glamor dari yang kamu pakai saat ini, ingat kita berhadapan dengan klien luar negeri jadi beradaptasi lah, jadi lah sekertaris yang baik untukku malam ini, kamu sangat cantik tak sengaja Andreas pun mengeluarkan kata kata itu" dan seketika pipi gadis yang berada disampingnya berubah menjadi merah merona yang membuat rasa kagum Andreas semakin menjadi jadi padanya, maaf pak saya akan lakukan yang terbaik untuk bapak" ucap salsa Tampa melirik pria yang disampingnya itu.