
akhirnya mereka sampai' tepat di depan gedung yang sangat besar dan mewah, dan disamping kiri gedung tersebut terdapat tugu gedung yang bertuliskan Alaska walken hotel" sekejap ia menebak bahwa ini adalah hotel milik Andreas, salsa pun terkagum kagum melihat desain yang begitu elegan di setiap dinding hotel, yang di ukir dengan gaya klasik yang begitu elegan membuat siapa saja terkagum melihatnya ditambah dengan Taman yang begitu luas serta gedung hotel yg menjulang tinggi diatas langit ,
"tok tok tok" permisi Bu, bos sudah menunggu anda disana " salsa pun terkejut dan melihat dari dalam jendela mobil "aduh aku kok gak sadar sih pak Andreas itu Uda keluar diluan" aduhhh malunya, gerutu salsa dalam hatinya, sambil membuka pintu mobil itu dan bergegas menjumpai Andreas yang sedari tadi berusaha menahan tawanya akibat tingkah laku gadis yang sedang bersamanya saat ini, ayo kita masuk kata Andreas pada salsa "baik pak" seketika mata semua orang tertuju pada mereka berdua, " siapa gadis itu, apakah dia kekasih barunya Andreas walken " bisik beberapa orang yang ada di tempat itu" disisi lain Andreas nampak percaya diri membawa gadis itu bersamanya " akan tetapi disisi lain salsa merasa gugup dikarenakan banyak mata yang memandanginya saat itu, " hei apa yang kamu lakukan di belakang ku kemarilah, kata Andreas pada salsa yang sedari tadi berada di belakang dan mengikuti setiap langkahnya, salsa pun bergegas mengambil posisi di samping bosnya itu, lihat lah salsa begitu banyak mata yang memandangi kita berdua saat ini, menurut mu apa yang sedang mereka pikirkan tentang kita berdua' tanya Andreas pada salsa seakan akan ingin menggoda gadis cantik itu, saya tidak tahu pak " saya bukan paranormal yang mampu mengetahui pemikiran manusia Tampa harus bertanya, jawab salsa padanya, seketika Andreas memandang wajah gadis itu dan berkata dasar gadis bodoh sambil tersenyum tipis, maafkan saya pak jawab salsa seakan akan merasa bersalah, sudahlah ayo ikut saya kita akan mulai meeting dilantai atas mereka sudah lama menunggu kita, baik pak jawab salsa dengan cepat" mereka pun meninggalkan ruang tunggu hotel tersebut menuju lantai atas, tempat dimana mereka akan mengadakan meeting itu, sesampai disana salsa pun tak mampu berkata kata lagi melihat sebuah dekor ruangan yang sangat indah dan elegan acara itu dilaksanakan tepat pada lantai paling atas hotel tersebut, ditengah tengah ruangan tersebut terdapat kolam berenang yang besar yang menambah kesan elegan akan tetapi Masi terlihat sangat modern, di bagian sisi kiri dan kanan ruangan itu terpampang luas pemandangan kota yang nampak indah di malam hari yang di hiasi oleh lampu lapu rumah penduduk beserta gedung gedung lainya Yang ada di kota itu , dan bukan itu saja yang membuat salsa terkagum kagum melihatnya, ia pun merasa kagum atas orang yang hadir di acara tersebut ya orang orang yang sangat terkenal dalam bidang bisnis, ada juga beberapa wanita karir disana pakaian mereka tampak mahal tak lupa perhiasan yang mereka pakai sangat lah indah dan sangat menunjang penampilan mereka , disana juga Terdapat beberapa pelayan yang berseragam yang siap sedia melayani kebutuhan para tamu yang hadir di tempat itu.'' permisi nyonya dan tuan tempat telah disediakan di sebelah sana kata salah satu pelayan yang ada di tempat itu, baik trimaksih pak sahut salsa dengan sopan sedang Andreas tak sama sekali mengacuhkan pelayan tersebut malah menjauh melangkah menuju tempat yang telah disediakan untuknya dan salsa, " hei wanita bergegas lah , baik pak jawab salsa padanya , setelah berbincang bincang dengan beberapa kliennya akhirnya mereka pun melakukan dinner bersama di atas telah disediakan hidangan ala Itali dan Eropa , dan salsa pun terlihat sangat bersemangat ingin menyantap makanan itu , akan tetapi ia sadar dengan posisinya saat itu, namun Andreas mengetahui apa yang diinginkan Gadis itu, dan pada saat itu Andreas menyuruh pelayan untuk menghidangkan makanan itu di atas piring yang telah disediakan , makan lah kau pasti sudah lapar, dengan malu malu salsa pun menikmati makanan tersebut dan Andreas tampak sangat senang perhatikan gadis tersebut ketika sedang menyantap makanannya itu, dan Tampa ia sengaja dan berkata cantik, dan seketika salsa melirik pria yang ada disebelah nya itu " maksud bapak apa ya sambil menguyah makanan yang masi ada di dalam mulutnya" ah tidak tidak maksud saya wanita yang ada di sebelah sana dia sangat cantik , kata Andreas untuk mengalihkan rasa gugupnya, ooo wanita itu ya dia sangat cantik dan jika dilihat lihat bapak sangat cocok dengan dia' heheheh kata salsa sambil bergurau dengan nya, sudah habis kan makanan mu , aku akan pergi ke sana sebentar tetaplah disini dan jangan kemana mana , siap bos jawab salsa , Andreas pun meninggalkan salsa dan pergi untuk berbincang di sudut ruangan tersebut bersama dengan teman temannya, " hai Andreas walken sapa seorang pemuda yang terlihat dekat dengannya ' hai Andri lama tak jumpa bagaiman kabarmu , ya makin hari makin baik kok , oo ia siapa wanita yang bersama mu tadi, dia sangat menarik cantik dan seksi, serasa aku ingin memiliki nya malam ini, seketika Andreas merasakan sesuatu ingin meledak didalam dirinya akan tetapi ia masi bisa mengontrol emosinya di karenakan ia tak mau membuat keributan di tengah tengah acara seperti ini yang bisa saja membuat salsa merasa takut dan khawatir dan tak mau lagi ikut bersamanya jika suatu hari nanti ia akan mengajak gadis itu lagi, jaga ucapan pun dia kekasihku, seketika Andri terdiam dan tak berkutik sedikit pun, mereka pun berbincang bincang sambil meneguk beberapa minuman dan alhasil Andreas pun terlihat tak mampu lagi mengangkat gelas minumnya itu, ahh sudah lah Andri aku tak mampu lagi melihat semua ini ayo lakukan yang pernah kau buat pada ku dua tahun silam , apakah kau masih sanggup melakukannya ketika aku tak mampu melakukan apa apa kau malah meninggalkan ku dengan keterpurukan ku waktu itu sahabat macam apa kau ini, yang kau tahu hanya untung dan untung, dasar kau sambil menunjuk nunjuk wajah Andri, Andri yang tak tau pokok permasalahannya merasa canggung karena hampir seluruh padangan orang tertuju pada mereka berdua , an lu apaan sih nuduh nuduh gua begitu astaga asal lu tau kita kenal 9 bulan yang lalu loh gerutu Andre terhadap Andreas yang saat itu terlihat mabuk, ah sial kata Andri yasudah mari ku antar , Tampa penolakan Andri pun mengantar Andreas ke salah satu kamar hotel itu , dan salsa pun menyadari hal itu , pak Andreas kenapa ya pak , tanya salsa pada Andri , nampaknya dia mabuk berat nyonya , ha mabuk ....