Cinta Untuk Arshi

Cinta Untuk Arshi
*Ch 1. ~interviw kerja~


__ADS_3

"Aduh, kalau jalan hati hati dong. Kan jadi berantakan nih. Mana mau interview lagi.


"Maaf maaf saya tidak sengaja. Saya sedang buru buru"


"Hey. Enak saja kamu cuma minta maaf. Liat nih berantaka semua jadi nya"


Karna sangking buru buru nya arsen tidak ingin melanjut kan perdebatan dengan wanita tadi.


" Sial. Dia pikir siapa dia udah nabrak orang sembarangan main nyolong aja. Awas aja nanti kalau ketemu. Aku tendang dia" celetuk arshi..


Ya dia arshi. Gadis yg hidup nya kurang beruntung. Ayah ibu nya bercerai dari dia masih kecil.


Dia hidup bersama ayah tiri dan ke 2 adik nya. Terkadang dia meratapi nasib yg tidak berpihak pada nya..


***


Di sebuah kantor. Antamja group..


" Trimakasih. Meeting selesai, Silah kan kembali ke ruang masing masing.. Oh ya kau Rehan. Tetap di sini. Aku ingin bicara srius dengan mu"


" Ya tuan. Apa yg ingin anda sampai kan.


"Aku tadi menbrak seorang gadis. Karna terburu buru aku tidak sempat meminta maaf secara baik dengan dia.. tadi yg sempat aku lihat. Doa sedang marah marah dan kertas yg di bawa dia berhamburan.


" Jadi apa yg harus saya laku kan tua.


" Kau cari tau siapa gadis itu dan di mana rumah nya.


"Baik tuan. Akan saya laksana kan"


Ya Reyhan asisten pribadi sekaligus sahabat baik arsen dari sekolah dulu..


Reyhan yg sudah tidak memiliki orang tua. Di karna kan orang tua nya sudah meninggal sejak dia duduk di bangku sekolah menengah. Dan di asuh oleh orang tua arsen hingga sekarang..


Arsen sendiri dari kluarag yg kaya raya. Orang tua nya sendiri memiliki beberapa kafe dan 1 unit Mal. Kehidupan dia sejak kecil sudah bergelimpangan harta. Dan dia sekarang sedang menjalan kan salah satu perusahan papa nya..


...----------------...


Di sebuah kantor di sebelah perusahaan Atmaja..


"Silah kan tunggu info selanjut nya"


"Trimakasih pak. Saya harap saya di terima di sini"


Lalu bergegas arshi keluar dari kantor tersebut dan hendak pulang.


Hari juga sudah mulai sore. Dan dia juga harus membersih kan rumah masak dan lain lain nya..


ibu arshi sendiri kerja sebagai TKW di negri tetangga.


Jadi sudah seharus nya dia menjalan kan kewajiban nya di rumah..


ayah tiri Arshi sendiri sebagai buruh tani..


terkadang ayah nya berucap kasar kepada nya terkadang juga sangat lembut..


arshi juga tidak tau mengapa ayah nya begitu. Mungkin efek lelah bekerja dan harus membiayai sekolah ke dua adik lelaki ku,


Pada sesuatu ketika.


***


" Ayah Andri harus bayar uang buku. Kalau tidak Andri tidak boleh sekolah.


Begitu lah ucap Andri kepada ayah.


"Iya nak. Kamu yang sabar ya. Ayah mau telfon ibu mu. Siapa tau dia sudah gajian.


"Iya ayah,


" Hallo Bu. Gimana ibu sudah gajian belum. Andri di tagih uang buku nya. Jika tidak di bayar dia tidak boleh ikut ujia"


Begitu lah kata ayah ke ibu.


" Ibu belum gajian yah. Sudah 2 bulan ibu tidak menerima gaji. Ibu ingin pulang. Tapi kontrak ibu masih setahun lagi di sini"


Begitu lah kata ibu pada ayah..


Ibu yg sebagai TKW di negri tetangga juga belum menerima gaji selama 2 bulan. Dan kata ibu karna majikan ibu sedang sakit keras dan dia sedang di luar negri..


" Ayah yang mendengar kan kata ibu langsung merasa sedih.


Sedang kan kerja hasil kuli di sawah tetangga belum juga di beri..

__ADS_1


Ayah bertanya kepada ku.


" Arshi apa kamu punya uang nak. Buat bayar uang buku adik mu.. jika tidak adik mu tidak boleh ikut ujian.


" Arshi ada sedikit ini ayah. Uang tabungan Arshi. Mungkin cukup buat bayar uang buku Andri.. Arshi juga sedang melamar kerja di perusahan Dirgantara ayah.


Doa kan arshi ke terima ya ayah. Supaya Arshi bisa bantu ekonomi kita..


" Iya nak. Ayah selalu mendoa kan yg terbaik buat mu..


Maaf kan ayah yg belum bisa membahagiakan kalian ya..


" Sambil menetes kan air mata. Arshi memeluk ayah nya..


Suda saat nya Arshi membatu ayah.. Arshi juga ingin berterima kasih sama ayah. Sudah mau membesar kan Arshi sampai sekarang..


" Iya nak. Sudah kewajiban ayah.


***


Esok hari nya Arshi mendapat kan pesan email dari perusahaan yg di mengajukan lamaran kerja nya..


SELAMAT KAMU DJ TERIMA. BISA LANGSUNG MASUK BESOK..


Kira kira begitu lah isi pesan email dari perusahaan Dirgantara..


Arshi senang bukan main. Karna memang hari yg di tunggu tunggu..


Sambil berteriak memanggil ayah dan ke dua adik nya. Arshi kluar dari kamar. Ayah Andri dan arkha kluar dari kamar.


Mu gkin terkejut dengan teriankan ku..


"Ada apa Arshi kamu teriak terima begitu..


" Iya nih kakak. Buat kaget saja..


" Arshi ada kabar gembira. Ayah, Adek..


Arshi di terima kerja.. sambil memeluk ayah dan ke Dua adik nya..


" Alhamdulillah nak. Akhri nya kamu ke terima.


"Iya ayah. Ini berkat doa ayah dan Adik-adik.


" Iya nak. Yang penting kamu kerja hati hati. Menurut kepada bos mu. Jangan sombong. Selalu ramah oleh orang sekitar mu..


*Iya ayah. Arshi bakal dengerin apa yg ayah kata kan.. Arshi bahagia sekali ayah. Akhir nya Arshi bisa membantu perekonomian kluarga kita..


***


Pagi hari nya. Arshi sudah bersiap menuju kantor nya mengguna kan angkutan umum. Di karna kan Arshi belum punya kendaraan sendiri..


Sesampai nya di kantor. Arshi segera mengerja kan semua kerjaan nya di depan komputer..


Tidak terasa waktu sudah menunju makan siang..


"Hay. Boleh kenalan


Arshi mengangkat kepala nya. Terlihat wanita seumuran ya datang menghampiri nya. Dan ingin berkenalan dengan nya..


" Boleh.. nama aku Arshi. Kamu


Sambil berjabat tangan..


"Aku sila. Kamu udah makan siang.. kebetulan aku mau ke kantong sebelah..


" Ah kebetulan aku juga belum makan..


Ayok. Aku beres kan i i bentar ya..


Lima menit kemudian


" Ayok. Aku udah laper nih. Tadi pagi gk sempet sarapan..


Mereka sudah sampai di kantong. Dan segera memesan makanan..


***


Di ruangan arsen.


" Gimana kamu sudah dapet info tentang gadis yg aku tabrak kemarin..


"Sudah tuan..

__ADS_1


Dia tinggal di sebuah kontarak. Kecil. Nama dia Arshi.


Ibu nya bekerja sebagai TKW.


Dan ayah nya bekerja sebagai petani sawah. Dia juga memiliki adik..


Dan info yg saya dapat. Dia bekerja di perusahaan Dirgantara. Tidak jauh dari perusahaan kita..


Begitu lah laporan Reyhan pada Arshen..


" Oke baik lah. Kembali ke ruangan mu"


"Siap tuan. Jika anda perlu bantuan. Segera kabari saya.


Sambil tersenyum Reyhan pergi dari runagan Arshen..


Arshen sendir adalah pria dengan kepribadian ramah tapi juga sedikit dingin..


***


Tin. Tin Tin.


Suara klakson mengejut kan Arshi yg di pinggi jalan sedang menunggu angkot lewat..


Jendala mobil terbuka..


*Masuk lah.


Arshen menyuruh Arshi masuk ke dalam mobil..


Arshi yang bingung tidak langsung masuk ke dalam mobil.


Dia masih mengingat dimana dia pernah jumpa dengan pria yg sedang menawar kan tumpangan pada nya...


" Ah kamu yg kemarin menabrak aku kan. Dan main nylonong aja..


"Haisshh. Mangka kamu masuk dulu. Kita bicara sambil jalan..


Maka masuk lah arshi ke dalam mobil Arshen..


"Aku minta maaf karna kemarin gak sengaja nabrak kamu..


Kemarin aku buru buru karna ada meeting..


Sesal Arshen bicara kepada Arshi..


"Ya sudah. Aku maaf in. Tapi lain kali kamu kalau ngendarai mobil tuh liat liat. Walaupun sedang buru buru.


Celetuk Arshi kepada Arshen..


"Oh ya kota belum kenalan.. kenalin aku Arshen CEO perusahaan Atmaja


Sambil terperangah Arshi mentapa Arshen dengan tau terkejut nya..


" Mmmhh Aku Arshi.


" Kamu tinggal di mana. Biar aku antar sekalian..


" Yakin gk ngrepotin.


" Iya. Sebagai tanda minta maaf aku ke kamu..


" Baik lah. Rumah ku di gang kenanga nomor 11.


"Siap laksana kan.


Ucap Arshen sambil tersenyum..


***


Sesampai nya di rumah Arshi.. arshi segera turun. Dan berucap trimaksih kepada arsen..


" Besok mau bareng.


Celetuk Arshen.


"Eh tidak perlu. Aku biasa naik angkutan umum saja..


" Yasudah. Aku pulang dulu ya.


Bye sampai besok..


' arsen pun melaju untuk pilng ke rumah nya....

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2