Cinta Untuk Arshi

Cinta Untuk Arshi
CH 5, PENOLAKAN ARSHI


__ADS_3

Pagi hari nya. Arshi berangkat ke kantor nya mengguna kan ojek online. Dan waktu makan siang juga dia sudah mengabari Arshen untuk bertemu di kantin.


Arshi sedang sibuk dengan komputer nya karna kerjaan sudah menumpuk.


Ponsel nya juga berdering tanda ada yang menelfon.


"Hallo? Jawab Arshi yang tangan nya masih berkutat di komputer"


"Kamu jadi ke kantin ngak? Aku udah udah di sini nih"


Kata Arshen.


"Oh ya sebentar lagi aku ke sana mas. Jawab Arshi"


5 menit kemudia. Arshi sudah menyelesaikan kan sebagian pekerjaan nya dan nergegas ke kantin. Selain sudah mulai lapar. Arshi juga jngin mengata kan hal sejujur nya tentang perasaan dia terhadap Arshen..


"Hay mas. Sudah dari tadi menunggu". Sapa Arshi


"Sekita 15 menit yang lalu lah.


"Maaf ya aku terlambat. Kerjaan numpuk banget tadi..


"Iya gak apa apa.


Yang penting kamu sudah datang. Yaudh pesen makanan gih. Ucap Arshen"


"hemm, aku mau kasih jawaban soal kemarin kk" ucap arshi sendu.

__ADS_1


"jadi apa jawaban mu shi. kamu mau jadi pacar aku" ucap Arshen tutup poin


"maaf mas. bukan aku gak mau. kita baru juga kenal mas. akan lebih baik kita jalani saja dulu mas.


bukan maksud aku menolak mas. aku juga belum siap buat pacaran. aku masih punya tanggungan. jadi kita jalani dulu saja ya, kalau memang kita jodoh pasti semua di permuda kan Allah." jawab Arshi sendu"


bukan Arshi tidak menerima Arshen. tapi Arshi ingin membahagia kan ayah ibu dan ke dua adik nya dulu.


Arshen yang mendengar kan penolakan Arshi begitu kecewa karna bukan jawaban ini yang Arshen ingin kan.


"Tapi arsh, kenapa enggak kita jalani dulu arsh, aku tulus sama kamu. aku memang bener bener suka dan sayang sama kamu"


ucap Arshen yang sedih karna cinta nya di tolak.


"sekali lagi aku minta maaf mas. aku permisi dulu"


ucap Arshi sambil meninggal kan Arshen yang sedang termenung,


...---------------...


" aku rasa Arshi engga nolak Lo Shen. dia juga bilang suruh jalani dulu, mungkin ada sesuatu lain yang buat dia belum bisa Nerima lo" ucap Reyhan dengan hati hati. sebab Reyhan tau bagaimana Arshen jika sudah marah.


"tapi Lo tau kan Rey, gak mudah buat gue buka hati lagi setelah gue di tinggal sama serli" ucap asrhen sendu.


" ya berarti Lo harus kerja keras lagi buat yakini Arshi kalau Lo pantes buat dia, jangan muda nyerah donk" ucap Reyhan yang memberi semangat pada arshen.


"tauh ah rey, Gue mau balik ah ke rumah. Lo handle semua kerjaan ya" ucap Arshen pada reyhan.

__ADS_1


"udah gue tebak ending nya begini" cibir Reyhan yang kesal pada Arshen.


setiap Arshen sedang ada masalah pasti dia yang di suruh meng handle perusahaan. karna memang keluaraga Arshen percaya sepenuh nya pada Reyhan.


...---------------...


sesampai nya di rumah Arshen. Arshen segera masuk ke dalam dan pergi ke kamar nya. dia sempat menyapa ke dua orang tua nya.


orang tua Arshen bingung melihat putra semata wayang nya terlihat lesu seperti tidak bergirah hidup seperti itu, ingin bertanya tapi di urung kan, karna bukan waktu yang pas untuk bertanya. akan lebih baik nanti malam saja kedua orang tua nya bertanya.


"dia kenapa ma. datang datang wajah nya kusuk seperti baju gak di gosok lima tahun" ucap papa kepada mama Arshen.


"mana mama tau pa. kan kita sama sama di sini dari tadi"


"apa ada masalah di kantor sampai wajah nya di tekuk begitu"


"coba aja nanti papa tanya dia. ada masalah kah di kantor"


...----------------...


siang berganti malam. arshi sedang merebah kan diri nya di kasur yang teramat nyaman bagi nya. dia berfikir keras bagai mana nanti jika dia bertemu dengan arshen. akan kah hubungan mereka akan canggung tidak seperti biasa nya. setelah penolakan yang Arshi beri kan pada Arshen,


"kok aku ngerasa bersalah ya sama mas Arshen, seperti nya memang dia tulus, tapi mau bagaimana aku belum siap untuk menjalani hubungan lebih dulu, aku ingin bekerja dan membahagia kan ayah ibu dan adik adik ku"


guman Arshi seorang diri.


"apa besok aku ke kantor mas Arshen aja buat minta maaf dan supaya hubungan ku dengan dia enggak ngerasa canggung"

__ADS_1


lagi lagi Arshi sedang berperang dengan isi kepala nya sendiri, dia merasa bersalah dan dia juga belum ingin menjalin asmara dengan siapa pun.


~BERSAMBUNG~


__ADS_2