Cinta Untuk Arshi

Cinta Untuk Arshi
Ch 4, Ungkapan hati arshen


__ADS_3

Sinar pagi sudah menampak kan cahaya indah nya.


Dan hari ini hari dimana Arshen dan Arshi bejanji ingin ke taman untuk liburan akhir pekan..


" Ayah Arshi izin mau ke taman ya. pamit arshi pada ayah nya..


" Kamu sama siapa pergi nya. tanya ayah.


" hmm itu ayah sama temen. jawab Arshi


"cewe atau cowo. tanya ayah meledek.


"heheh itu ayah. cowo ayah. tapi dia baik kok.


" ya sudah. kamu jaga diri aja ya. hati hati nak. terkadang yang terlihat baik itu belum tentu baik. kamu harus senantiasa berhati hati pada orang luar. Itu lah nasihat ayah pada Arshi..


"iya ayah. arshi bakal selalu ingat ucapan ayah..


***


Tin. suara klakson mobil milik Arshen. lalu Arshi keluar. ayah pun ikut keluar. Arshen keluar dari mobil dan Salim takjim pada ayah. dia pun berpamitan.


"Om saya bawa Arshi ke taman ya. pamit Arshen.


"iya nak. kalian hati hati ya.


"iya ayah. ya sudah Arshi pamit ya.. ucapa rshi sambi menyalimi ayah nya.


...****************...


Sampai lah mereka ke taman kota.


banyak pedagang kecil di sana. banyak anak bermain banyak pasangan muda mudi entah lagi pacaran atau lagi belajar..


"kayak nya kamu lebih suka ke tempat rekreasi daripada ke maal.


kata Arshen yang melihat ke arah asrhi yang merasa bahagia.


" hemm iya mas. aku lebih suka ke tempat rekreasi dari pada ke mall. kalau di maal mah suka ngabisin duit mas. kekeh Arshi.


"kan emang wanita suka nya ke maal kan.


kata Arshen.


"enggak semua wanita suka ke Maal mas ada sebagian suka di tempat rekreasi ada yang suka jajan doang tanpa jalan jalan. ada yang hobi belanja tapi gk harus ke Maal.


kalau aku pribadi sih suka jajan dan jalan jalan ke taman. selain irit uang juga sehat mas. kekeh Arshi.

__ADS_1


Arshen yang mendengar itu sangat kagum dengan kepribadian Arshi. dan dia menjadi sangat ingin Arshi menjadi milik nya..


" Apa aku ungkapin aja ya perasaan aku ke Arshi. tanya Arshen pada diri nya sendiri.. Ah mungkin ini terlalu cepat. lagi lagi Arshen bingung,


" mas kenapa bengong begitu. Ayuk kita jalan lagi. aku lapar nih.


." iya Ayuk. kamu mau makan apa.


"terserah mas. jawab Arshi.


Mereka melihat ada pedagang kaki lima di ujung taman.


"kita makan pecel aja yuk. ajak Arshi pada Arshen.


" Eh kamu yakin makan di situ. tanya Arshen. karna dia belum pernah sama sekali makan di tempat seperti itu.


" yakin mas. kamu pasti belum pernh makan di pedagang kaki lima ya. tanya Arshi dengan senyum khas nya.


" jujur sih aku belum pernah makan di tempat seperti itu. apa itu higenis. tanya Arshen ragu.


"udah pasti higenis mas. yuk aja aku sudah lapar.


ucap Arshi sambil menarik tangan Arshen.


"Arshen tertegun di tarik begitu dengan Arshi. dan dia mengikuti langkah Arshi..


Arshen hanya menatap Arshi sambil tersenyum manis..


"Mas kenapa ngeliatin aku sambil senyum senyum tanya Arshi


"Ah kamu manis sekali. jawab Arshen pelan. tapi masih bisa di dengar Arshi..


" Tadi mas bilang apa. ulang Arshi lagi.


"Eh enggak. aku kok ragu ya makan di sini.


"udah gak usah ragu. makan aja. nanti kamu ketagihan. jawab Arshi.


pesanan pun sampai.


"silah kan di makan mas mba nya..


ucap ABG penjual pecel tersebut..


"Trimakasih bang. ucap Arshi


" yuk mas di makan ini enak banget loh

__ADS_1


nanti pasti kamu ketagihan. ucap Arshi yg mulai makan pecel pesanan nya..


Arsen pun mulai makan makanan yang di pesar Arshi. sambil menyicipi nya..


" Wah ini enak sekali. kagum Arshen.


" tukan apa aku bilang. nanti mas nya ketagihan loh.


mereka segerea menghabis kan pesanan nya dan membayar. lalu melanjut kan jalan jalan lagi.


"Arshi. tipe lelaki idaman kamu Gimana. tanya Arshen mendadak..


...****************...


"Hemm. kalau lelaki idaman ku sih Yang penting tanggung jawab mas. nerima aku apa ada nya dan keluarga ku.. kalau ganteng mah bonus aja mas. Kenapa mas nanya gitu. tanya Arshi.


" Hem enggak. cuma nanya aja.. kalau misal nya aku suka sama kamu gimana. tanya Arshen srius.


"Ah mas suka bercanda. mana ada Seorang CEO di perusahaan terkenal mau sama wanita kampungan seperti aku ini. aku cukup sadar diri mas. ucap Arshi yang sudah merasa canggung karna arshen mulai mengungkapkan perasaan nya..


"Aku srius arsh. aku suka sama kamu dari kita pertama bertemu. aku fikir ini rasa bersalah Karna aku waktu itu nabrak kamu. ternyata aku memang beneran suka sama kamu. aku sayang sama kamu arsh..


ungkapan hati Arshen..


"Kamu tau kan mas. aku siapa dan kamu tau latar belakang aku. aku hanya orang kecil mas. orang besar seperti kamu enggak akan mungkin bisa suka sama aku mas.


kata Arshi pada Arshen.


Sebener nya Arshi juga sudah mulai nyaman dengan arshen. tapi dia cukup sadar diri dengan posisi nya. dia hanya takut Arshen mempermain kan perasaan nya saja..


" percaya lah arsh. aku memang beneran sayang sama kamu, dan rasa ini bukan hanya sekedar sayang.. Aku cinta sama kamu arsh. dan terucap lah rasa hati Arshen sebenar nya untuk arshi..


"Aku belum bisa jawab mas. beri aku waktu untuk berfikir.. aku permisi dulu.


ucap Arshi sambil melangkah pergi..


Arshen yang ingin mencegah pun di urung kan. karna mungkin Arshi butuh ruang untuk berfikir. Arshen pun menyesal karna mengungkapkan perasaan nya terlalu cepat. tapi mau bagai mana lagi dia sudah tidak bisa menahan diri..


...****************...


Sesampai nya Arshi ke rumah Arshi mengucap kan salam dan langsung masuk ke kamar. ayah Arshi merasa heran. kenapa putri nya murung begitu.


"engga. Ga mungkin kan dia beneran cinta sama aku. secara saja kita baru beberapa hari bertemu. aku rasa dia hanya penasaran aja. Dan gk srius. lagi pula aku masih harus kerja. masih banyak tanggung jawab yang masih harus aku kerja kan. ungkap Arshi seorang diri.


besok aku akan bicara pada mas Arshen. semua nya. aku gak mau ngasih harapan orang. dan Arshi pun bertekad untuk mengungkap kan isi hati nya pada Arshen.


menurut Arshi. ini terlalu cepat dan dia tidak yakin dengan perasaan nya sendiri, Arshi harus segera memberi tau pada Arshen. supaya pria itu tau.

__ADS_1


~`BERSAMBUNG~


__ADS_2