
flashback on
nenek ratmi adlah janda dikampung kami dia hidup sebatang kara ketika suaminya mninggalkan dia krn penyebab dia yg tidak dpt memiliki keturunan nenek ratmi tiap harinya bekerja sbg pedagang sayur keliling dikampung mereka ataupun di kompleks sebelah ....
flasback off
"beberapa bulan lalu ketika ibu2 berbelanja pada nenek mereka heboh membicara dika" kata nenek ratmi
" kata mereka sih ketika seluruh keluarganya berlibur ke luar kota ......pak handoko juga kedua putrinya sert ketiga cucunya danjuga kedua menantunya itu meninggalkan rumah..... dika sering memasukkan wanita kerumahnya san" lnjut nenek
"terus mngapa warga membiarkan semua itu terjadi jika memang itu sebuah dosa nek???" tnya ayah
"ea san ketika ditanya salah satu warga dika sih bilang bhwa wanita itu masih family dg nya " ucap nenek
"baiklah nek aq mau pamit dulu terimakasih atas informasinya" jawab ayah
"san ketika kmu bertanya pada qila kamu bertanya secara halus saja san qila itu keras kepala kalau kamu balas dg kekerasan nenek yakin kamu tidak akn mndapatkan cintanya justru kamu akn mndapatkan kemarahan darinya san " ucap nenek pada ayah
"baiklah nek assalamualaikum"ucap ayah
"waalaikumsallam"sahut nenek
"tok....tok...tok...."
"assalamualaikum bu" ucap ayah dari balik pintu
"waalaikumsalam "teriak ibu dari atah dapur dan lngsung terburu buru utk membukakan pintu
"bagaimanah yah??? ap ayah sudah menemukan jawaban dibalik sifat qila yg aneh belakangan ini ???ap qila curhat kpd nenek ratmi yah??? terus bagaimana yah apkh nenek ratmi tau yah??? celoteh ibu tanpa henti
__ADS_1
"satu2 dong bu ayahkan bingung harus jawab yg mana dulu??" sahut ayah
" iya yah maafkan ibu .....ibu hnya khawatir dg putri semata wayang kita yah " jawab ibu memelas
" beberapa hari ini qilla telah berbohong qila gk pernah kerumah nenek ratmi " ucap ayah
"ap yah???? jadi selama ini putri kita kemana bukankah dia berpamit kesana" ucap ibu sambil meneteskan air mata kekecewaan
"ntahlah bu nenek ratmi bilang kalau tadi pagi lihat qila berangkat kerja dg andika anak pak handoko "jawab ayah
"astagfirullah yah kita salah ap sehingga putri kebanggaan kita berani membohongi kita" tangis ibu tanpa henti
"sudahlah bu kita selesaikan ini nanti malam sekarang ibu lnjutkan pekerjaan ibu ayah mau mandi dulu" ' jawab ayah
bel pun berbunyi yg menandakan semua karyawati harus pulang kerja
qila : p
dika: ea sayang
qila : ad dimana sayang
dika: ditempat kerja
qila : jadi gk bisa dong jemput aku?
dika : gk bisa sayang kamu pulang naik ojek saja
qila:baiklah
__ADS_1
dika : besok pagi saja aku jemput
qila: ok baby
dika: i love you
qila : i love you to
"tok....tok..tokk.."
"assalamualaikum bu"" teriakku dari balik pintu
"waalaikumsalam" sahut ibu dan membuka kan pintu utkku
aku bergegas mngambil tangan ibu utk kucium terus berlanjut ke tangan ayah
"qila ayah mau berbicara denganmu" ucap ayah dg nada marah
" ea yah ...ayah mau bicara ap??" tanyaku dg santai
"ayah " ibu mnghentikan pembicaraan kami
"ayah biarkan qila membersihkan badan dulu kita lnjutkan saja nanti"kata ibu
"qila sayang mandi dulu nak kamu sholat dulu terus temui ibu dan ayah dimeja makan " ucap ibu kepadaku
" ibu sudah siapkan air hangat utkmu mandi"
lnjut ibu.....
__ADS_1