Cintai Aku Karena Allah

Cintai Aku Karena Allah
Atas Nama Cinta


__ADS_3

Seorang anak perempuan mengomel kepada tuhan tentang nasib yang sedang ia jalani, nasib yang membuat hatinya perih saat mengingat semua kejadian yang pernah terjadi dalam hidupnya, seolah-olah pikiran tersebut tak pernah hilang dan akan terus membayangi kehidupannya.


Ya anak tersebut adalah sindhi gadis berumur 13 tahun yang kini bersekolah di sebuah sekolah ternama di indonesia yaitu mts ar–rahman, di sekolah tersebut ia mempunyai 6 teman namun ia tak menyukai satu orang dari ke 6 teman nya, bagi dirinya seseorang itu hanya membuat ia merasa kesal dan gelisah setiap bersama nya, sindhi susah untuk menahan emosinya ingin rasanya ia cepat–cepat pergi dari temannya yang baru masuk pada 3 bulan setelah mos berlangsung.


Pagi harinya sindhi bingung ingin bersekolah atau tidak, ia merasa di sekolahnya Akan belajar pelajaran yang tak di anggap penting oleh dirinya, meskipun ia jarang mendapatkan rangking 1, ia tetap sering melakukan sekolah daud (alias sehari sekolah lusa gak), sindhi memang bukan anak yang malas dan nakal hanya saja ia terlalu egois selalu ingin berbuat apa yang ia ingin kan, tak pernah mau di atur oleh peraturan, ia selalu iri dengan orang lain yang mendapat kan kelebihan dari yang ia miliki, ia selalu protes setiap kali ia di suruh mengerjakan pekerjaan rumah baginya semua itu tak adil dan mungkin tak pernah adil ia selau iri apa bila abang nya mendapatkan nilai yang besar dan di belikan hadiah yang sesuai meskipun itu mahal.


Setiap pelajaran yang ia anggap membosa kan ia selau melamun namun ia melamun bukan karena mikirin cowok yang dia sukai melainkan ia berpikir mengapa ia berubah, mengapa ia bodoh, mengapa ia merasa hidup ini tak adil dan gak selesai-selesai.


Ia selau bertanya pada tuhannya mengapa ia di ciptakan mengapa, mengapa ia di lahirkan, ia selalu beranggapan bahwa ia hidup di dunia ini sebagai sampah yang tak pernah ada, yang tak bisa apa–apa terkadang ia juga memikirkan kenapa harus dia yang di jodoh–jodohkan sama teman–temannya kenapa gak yang lain aja. Runtuknya dalam hati setiap ia melamun hingga suatu saat ia pernah mengalami kejadian yang lucu di sekolahnya


pagi itu pelajaran pak bowo sudah di mulai sindhi memilih untuk tidur dari pada mendengarkan ceramahn dari pak bowo memang setiap pak bowo masuk kelas pasti waktu setengah jam habis karena ceramahannya yang terkadang membuat anak–anak merasa mengantuk meskipun itu masih pagi, saat itu sindhi duduk di dekat jendela dan tak lama waktu berselang ia segera pergi menuju alam mimpinya, selesai pak bowo berceramah ia segera menjelaskan materi sambil berkeliling hingga ia mengetahui bahwa sindhi sedang tidur, setelah itu ia mengambil penghapus papan dan mengoleskan tinta spidol yang tidak permanent ke muka sindhi.


Tettttt tettt, bel pergantian pelajaran telah berbunyi, bu uchie segera masuk kelas dan berdandan sebelum, menjelaskan hingga ia mendapati murid nya yang sedang tertidur dengn muka hitam akibat di oles tinta spidol, dengan segera bu uchie membangun kan sindhi, perlahan–lahan sindhi membuka matanya dan melihat ia sudah di kerumuni teman-temannya


Dengan segera bu uchie memnyodorkan kaca kepada sindhi, betapa terkejutnya mendapati muka nya penuh warna hitam ia pun segera berlari menuju kamar mandi untuk membersihkan mukanya, dengan rasa malu ia berlari dengan sangat cepat..


Sepulang sekolah sindhi langsung duduk di sofa ia ternyata ia sedang memikirkan cowok yang membuat dia tergila-gila, cowok tersebut adalah temannya, namanya ialah darma, sindhi selalu merasa cemburu apabila darma dekat dengan cewek ia menganggap bahwa cewek yang dekat dengan darma adalah saingannya, suatu hari melihat darma menyapa siska teman sekolah sindhi, batin sindhi bertanya “kenapa aku gak di sapa sama dia, kenapa harus siska, apa dia gak ngeliat aku?” Tanya nya dalam hati

__ADS_1


Kejadian tersebut tak pernah ia lupakan. Terkadang ia juga berfikir kenapa ia tidak bisa menahan emosinya saat dia di ganggu sedikit oleh teman nya ia selalu menggunakan jurus karate yang terkadang harus membuat orang tua sindhi datang ke sekolahan.


Secara tak sadar sindhi terbangun dari lamunannya, ia pun segera bergegas masuk kamarnya dan pergi menuju kamar mandi


Jam telah menunjukkan pukul 7.30 saat ini biasanya ia duduk manis di depan tv sambil menonton film kesukaannya “putih abu-abu” ya film yang baru saja dirilis ini, banyak menyita perhatian dari anak–anak smp, sma dan sederajat di film ini anak–anak blink sebagai tokoh utamanya selalu di bully oleh anak–anak lollypop, terkadang sindhi menonton film tersebut sampai habis namun tak jarang ia ketiduran hingga tak sempat menonton idolanya berakting.. Setelah film nya habis biasanya sindhi langsung tertidur di sofa dan pergi menuju alam bawah sadarnya


Malam ini ternyata ia bermimpi ia diajak oleh anak kecil menuju suatu tempat yang sangat kotor, dan berbau tak sedap yang menimbulkan banyak omelan dari mulut sindhi hingga akhirnya sindhi mendapati pemandangan yang sangat indah yang tak pernah ia lihat, ia terkagum-kagum melihatnya sampai ia tak sadar dengan anak kecil yang membawa nya kesini


Setelah puas menikmati pemandangan sindhi bertanya “dek kenapa adek bawa aku kesini?” tanya sindhi dengan penuh harapan.


Anak tersebut segera menjawab kalo dia mengajak sindhi kesini untuk merasakan betapa indahnya hidup, mungkin pertama- tama kita harus melewati banyak rintangan, gangguan namun jika telah sampai pada akhirnya kita akan bahagia, setalah menjawab pertanyaan sindhi anak itupun berlari dengan cepat sindhi pun segera mengejar anak itu namun ia tak menemukan nya ia berteriak “adeeeekkkk… adekkkk.. Adek ada dimana?” dengan segera ia terbangun dan mendapati bahwa jam sudah hmpir menunjukkan pukul 6 pagi, dengan segera ia pergi menuju kamar mandi, setelah selesai mandi ia bercermin ia kagum dengan dirinya “ternyata aku cantik juga ya?” batinnya, kemudian ia mengeluarkan satu kalimat yang membuatnya ingin berubah dan berusaha memperbaiki diri. Setelah selesai berkaca ia langsung membuka kulkas dan mengambil sepotong roti bakar dan mengambil segelas susu coklat di atas meja makan, setelah selesai sarapan ia kembali mengambil sepotong roti dan membawanya ke teras depan rumah, ia medapati supirnya sedang me lap mobil milik ayah nya ia pun tak tinggal diam ia segera menyodorkan roti tersebut kepada pak dhani (supir pribadi sindhi) pak dhani yang selalu mengantar sindhi ke sekolah dan menjemputnya, dari sindhi tk sampai sma hingga pak dhani mengetahui semua sifat sindhi namun kali ini ia tertegun melihat anak majikan nya berubah dari yang biasanya berangkat jam 6.30 kini malah baru jam 6 sindhi sudah siap untuk pergi sekolah, dengan lahapnya pak dhani melahap roti bakar yang di berikan oleh sindhi, setelah selesai menghabiskan sarapan pagi nya yang sangat jarang, pak dhani segera membukakan pintu mobil dan mempersilahkan sindhi untuk segera naik “silahkan naik non” kata pak dhani, setelah itu pak dhani menutup pintu mobil dan memutar balik langkahnya untuk masuk kedalam mobil.


Sindhi pun segera bergegas masuk ke dalam kelas, saat ia berjaln di koridor sekolahnya ia menyapa anak–anak yang berada di sana sampai sampai ia tak sengaja menabrak seseorang dengan segera ia memungut buku–buku yang terjatuh akibat dirinya dan segera memberikan nya ke orang yang di tabrak nya.


Ia sangat terkejut melihat orang yang di tabrak adalah darma, pangeran yang berhasil meluluhkan hati nya dengan segera ia meminta maaf dan berlari karena ia merasa pipinya sudah memerah.


Sesampainya di kelas ia langsung duduk dan bergabung dengan anak–anak permpuan yang ada di dalam kelasnya hingga bel pelajaran di mulai ia langsung duduk kembali di kursinya. Pak doni masuk kelas dan memberitahukan bahwa akan di adakan ulangan mendadak oleh karena itu pak doni memberikan waktu belajar kepada murid–muridnya selama 30 menit, sindhi pun tak menyia nyiakan kesempatan itu, Ia laangsung mengeluarkan buku fisikanya dan segera mempelajari nya.

__ADS_1


Okey anak–anak waktu kalian sudah habis, cepat kumpulkan buku kalian di meja bapak, dengan segera anak–anak + sindhi mengumpulkan buku ke meja guru. Setelah semua mengumpulkan bukunya pak doni segera membagikan selembar soal pak doni memberikan waktu 1.30 jam untuk menyelesaikan soal-soal. Pada menit ke 60 darma membawa membawa soalnya ke depan dan menaruhnya di atas meja pak doni. Sindhi yang melihat itu segera mengoreksi jawaban dengan sangat teliti, dengan segera sindhi mengumpulkan jawaban nya dan membuat anak anak + pak doni tertegun melihatnya. Setengah hari sindhi melakukan kegiatannya di sekolah.


Sehabis pulang sekolah sindhi langsung bergegas mandi dan tidur siang hari ini ternyata ia sangat lelah ia tetidur sampai pukul 5 pagi, untung saja kali ini ia sedang haid jadi ia tak berdosa karena tak sholat ashar, maghrib, isya. Ternyata sindhi kebo juga ya tidur nya lama banget, dengan segera ia melakukan aktivitas rutin nya yaitu mandi pagi dan siap-siap untuk pergi ke sekolah


Setelah sampai di sekolah, bel sekolah segera berdering, sindhi pun segera masuk ke dalam kelas nya, pagi ini pelajaran pertama adalah pelajaran pak doni, tak berapa lama pak doni masuk kelas, anak anak pun segera berdoa


Setelah selesai berdoa, pak doni segera berdiri dan berkata “bahwa ada perubahan yang sangat spektakuler dari salah satu dari kalian, saya kira ia tak akan bisa memperbaiki nilainya yang sangat hancur.. Cuuuuurrrr,” kata pak doni sambil tersenyum ke arah sindhi, setelah itu pak doni pun segera melanjutkan pujian–pujiannya “namun ternyata semua berbalik ada anak yang mengalahkan nilai darma, anak itu adalah sindhi, anak-anak kemudian memberi kan tepuk tangan yang sangat meriah, darma pun memberikan senyuman dan tepuk tangan, sindhi yang melihat tingkah darma pun merasa salting, sindhi yang mendengar pun kaget mendengarnya saja ia tak percaya dengan semua yang terjadi ia pun segera maju kedepan dan mengambil ulangan nya dengan rasa senang dan gembira ia pun segera kembali ke tempat duduknya.


Bel istirahat pun berbunyi, sindhi kali ini tidak pergi ke kantin ia memilih untuk pergi ke perpustakaan, sampai di perpustakaan ia langsung mencari buku setelah berputar-putar di dalam perpustakaan akhirnya ia menemukan buku yang selama ini ia cari, judul nya adalah “jati diri wanita muslimah” ya ia ingin berubah menjadi seseoarang wanita yang kuat, pintar, yang bisa membuat orang tuanya bahagia di dunia dan akhirat. Tak terasa bel istirahat cepat berlalu ia pun segera berlari karena takut akan terlambat masuk kelas ia takut terkena marahan dari pak firman, pak firman adalah guru yang tegas namun terkadang anak–anak yang terkena marahan nya selalu menganggap bahwa ia adalah sedang di marahi dan tak banyak murid–murid yang tak suka kepada pak firman.


Sindhi pun segera pergi menuju tempat petugas perpustakaan. Ia berlari dengan sangat kencang agar masuk kelas sebelum bel berbunyi, ternyata harapan nya meleset pak firman sudah masuk kelas dan duduk dengan manis di tempat duduknya namun kali ini keberuntungan baginya ia tidak mendapat kan hukuman dari pak firman. Ia pun sangat lega.


Suatu hari sindhi kedatangan teman lamanya nama nya kekey, saat itu kekey bercerita kalo dia jadian sama anak sma ar-rahman namanya andhika orang nya tu cuek, tapi perhatian mana baik lagi kata kekey membangga–bangga kan pacar barunya, hingga akhirnya kekey bertanya kepada sindhi “dhi lo dah punya pacar pa blom?” pertanyaan ini membuat sindhi bingung ingin menjawab nya hingga akhirnya ia menjawab kata “tidak tahu” kekey di buat semakin penasaran sama sindhi “behhh sindhi gitu nok” kata kekey penasaran banget.


Sindhi pun segera berdiri dan mengambil buku tentang “jati diri wanita muslimah” kemudian ia membacakan hukum pacaran dan menjelaskan kenapa ia memilih tidak berpacaran bukan karena gak ada yang nembak dia, tapi sindhi lebih memilih menolak cinta yang datang pada hatinya dan memilih untuk bersahabat. Sindhi pun segera menjelaskan bahwa pacaran dalam agama islam itu di haram kan karena merupakan lorong masuknya ke dosa yang besar yaitu zina, dan apabila sudah terjadi kejadian maka perempuan yang akan merasa malu karena kemana–mana membawa gentong, dan menyesal sekali karena masa depan nya sudah hancur.


Panjang lebar sindhi menjelaskan, kekey pun terus ingin mendengar, sindhi pun menyuruh kekey untuk datang setiap kerumahnya, banyak pertanyaan yang di ajukan kekey sebagai bantahan kepada sindhi, namun sindhi heran kalo kekey datang untuk membantah kenapa dia datang setiap hari ke rumah ku. Pertanyaan dalam batinnya. Hingga suatu hari kekey menyadari bahwa perbuatannya sudah menjerumuskan dirinya ke dalam lubang syaitan, ia pun menyuruh andhika untuk putus dan berkata kalau memang jodoh kita bakal bersatu andhika pun menerima keputusan kekey dengan lapang dada.

__ADS_1


Kini hari-hari sindhi di penuhi dengan aktivitas positif, hidup nya berubah, kini pun ia merasa bahagia, ada kekey yang selalu menemani hari-hari beharganya.


__ADS_2