Cintaku Cintamu

Cintaku Cintamu
Penjelasan


__ADS_3

Rasanya aku sangat lelah kurang tidur tadi malam kulihat mataku dicermin begitu lesu ada kantong hitam di mata ku seperti mata panda.


Aku akan pergi kesekolah pagi-pagi untuk menjelaskan kejadian kemarin pada Nata agar dirinya tidak salah paham oh tuhan tolong hambamu ini


Aku penuh harap di pagi ini jujur saja aku tidak ingin kehilangan teman hanya karena seorang pria.


" Nata aku mau bicara "


" bicara apa lagi "


" aku mau menjelaskan bapak Chandra kemarin hanya melihat keadaanku itu saja "


" sudahlah tidak perlu kau jelaskan aku sudah tahu kamu itu teman yang menusuk dari belakang "


" kamu salah Nata "


" salah apa salah apa kau kira aku tuli tidak mendengar perkataan pak Chandra semalam "


" Tapi Nata "


Nata pergi meninggalkanku dirinya tidak mau mendengarkan penjelasan ku apa yang bisa kubuat sekarang aku sudah kehilangan temanku ini semua karena pak Chandra aku sangat membenci suasana seperti ini dan ini semua jelas salah tidak seharusnya pak Chandra mengatakan itu didepan Nata


Aku harus menemui pak Chandra aku ingin pak Chandra mengatakan bahwa yang dikatakannya semalam becanda tidak serius aku tidak ingin kehilangan temanku


" permisi pak " aku masuk ke ruangan pak Chandra untuk bicara serius


" iya ada apa Rari "


" Apa saya boleh bicara tentang semalam "


" ah itu kita bicarakan di kantin saja ya "


iya mengerti dengan perkataan pak Chandra tidak mungkin kami bicara masalah pribadi diruang guru jika didengar guru lain akan menimbulkan masalah serius


" jadi ada apa lagi Ra-ri " pak Chandra menyebut namaku dengan mengija


" apa bapak bisa minta maaf pada Nata "


" kenapa bapak harus minta maaf "


" Rari mohon pak karena kejadian semalam Nata marah dengan saya begitu pula dengan Alana saya tidak mau kehilangan teman saya hanya karena bapak "


" kamu tidak salah Ri dan menurut bapak yang salah disini Nata sendiri jadi tidak seharusnya bapak minta maaf "


" saya bisa kehilangan teman saya pak "


" bukan teman jika hanya memanfaatkan apa lagi berani memukul hanya karena cemburu tidak jelas seperti itu "


Percuma saja pak Chandra tidak memperdulikan nya bahkan di matanya tidak ada rasa bersalah sedikit pun dalan dirinya sehingga aku bingung harus melakukan apa


Aku masuk kelas Nata dan Alana duduk bersama aku benar-benar tidak dianggap aku mendekat mereka menjauh sepertinya mereka sangat membenciku. Di jam istirahat pun aku hanya sendiri tapi setidaknya aku sedikit beruntung ka Maki datang untuk menemaniku makan


" apa kamu berantem lagi dengan Nata dan Alana "

__ADS_1


" iya ka, apa pak Chandra memberitahu kaka "


" tidak pak Chandra hanya bilang kamu tidak punya teman makanya aku kesini untuk menghibur adek kelasku yang satu ini "


" Ah ka Maki aku baper "


" haha konyol ayo kita makan siang "


Ka Maki memang seperti itu kaka kelas yang sangat baik wajar saja aku baper mungkin aku jatuh cinta pada kaka kelasku yang satu itu tapi aku tidak tahu apakah aku benar-benar cinta atau hanya sekedar mengaguminya atas kebaikan dan juga perhatiannya


" lihat saja Alana gadis itu memang licik belum puas dengan pak Chandra sekarang ka Maki "


Nata menyindirku dengan kata-kata yang sangat menyakitkan namun aku lebih memilih diam dan tidak memperdulikan perkataannya karena aku tahu Nata masih dibakar api cemburu


" apa kau mencintai pak Chandra haha pak Chandra juga pikir-pikir "


" maksud kamu apa ka "


" kau lihat saja dirimu sendiri sangat menyedihkan tidak ada yang bisa dibanggakan dan satu lagi sifatmu sangat buruk terhadap temanmu " ka Maki melakukan pembelakaan untuk ku sehingga Nata sangat marah dan meninggal kan kami


Aku benar-benar telah kehilangan temanku tidak ada yang bisa ku perbuat lagi sekarang Nata benar-benar marah padaku begitu pula dengan Alana yang sangat mendukung Nata wajar saja mereka lebih lama berteman ketimbang diriku


" Apa kamu sangat kehilangan Ri "


Ka Maki bertanya padaku sambil mengangkat dagu ku yang sedari tadi tunduk akan rasa sedih


" iya aku sangat sedih aku tidak punya teman lagi "


" kita teman "


" sudah jangan sedih lagi bagaimana kaka traktir kamu beli ice cream "


" emangnya aku anak kecil "


" ya sudah jika tidak mau "


" siapa bilang tidak mau, ayo jalan di traktir kan "


Ka Maki bisa saja untuk menghiburku meski dengan cara sederhana tapi aku merasa bahagia setidaknya aku punya teman yang tulus dan baik mungkin benar apa kata pak Chandra dan ka Maki bahwa Nata dan Alana bukan lah teman yang baik untuk ku


" Apa kau merasa senang "


" iya sangat senang "


" baguslah "


" satu lagi ya ka " aku mengambil satu lagi ice cream rasa coklat


" tadi bilangnya seperti anak kecil sekarang malah ngambil satu lagi sudah satu saja coba lihat ini dompetku " ka Maki memperlihatkan dompetnya yang isinya tinggal beberapa rupiah


" ah ka Maki pelit tanggung jika hanya satu " aku tetap mengambil satu ice cream lagi dan meninggalkan ka Maki dengan mukanya yang sedikit asem karena mungkin saja dirinya kehabisan uang mentraktir ku beli ice cream


" apa sekarang kau senang coba kau lihat ini dompetku kosong tau "

__ADS_1


" haha itu derita ka Maki "


" besok kamu yang mentraktir ku makan "


" kenapa seperti itu "


" tadi aku sudah mentraktir kamu Rarium yang bawel "


" tapi aku tidak memintanya "


" tapi kau menghabiskan isi dompetku adik kecil "


" iya besok ya "


Sepertinya kakak kelas ku itu benar-benar ingin di traktir olehku


Keesokan harinya


Aku duduk di kantin seperti kebiasaan ku setiap pagi selalu sarapan di kantin dengan menu roti puding coklat dan susu coklat hangat tanpa gula.


Ka Maki datang dengan pak Chandra mereka memang akrab sudah seperti adik kakak


" Apa kau ingat dengan janjimu "


" Janji apa ka "


" Traktir "


" hari ini " aku pura-pura lupa padahal aku berharap dirinya lupa ternyata ingatan kakak kelas ku itu sangat bagus


" aku pesan makanan ya "


" silahkan jangan banyak-banyak pesannya "


" oke bawel, silahkan pak Chandra pesan juga Rari yang mentraktir "


Sepertinya ka Maki sedang mengerjaiku dirinya juga menyuruh pak Chandra pesan makanan dan aku yang akan bayar uangku tidak cukup banyak


" bu saya pesan roti puding melon, pisang krispi, sugor ( susu goreng ) minumnya blue sky sudah itu saja Rari nanti yang bayar "


" banyak banget ka habis makannya "


" lapar tau, pak Chandra pesan saja apa mau saya pesankan "


Ka Maki benar-benar sedang mengerjaiku awas saja kau ka akan aku balas balik tidak tahu apa uang jajanku tidak terlalu banyak


" bu pak Chandra juga pesan yang sama seperti pesanan saya tadi " ka Maki pesan makanan lagi untuk pak Chandra disamping itu pak Chandra tersenyum geli melihat kelakuan ka Maki


" apa ada lagi pak tenang saja Rari yang bayar "


Muka mu yang tenang bisa-bisa puasa aku tiga hari jika seperti ini


" Sudah banyak itu Maki sudah cukup "

__ADS_1


Awas saja kau ka Maki aku akan membalasmu suatu hari nanti sungguh kasian nasib dompetku habis tak ada tersisa rupiah di dompet mungilku


__ADS_2