
Masih bingung dengan kedatangan pria asing itu dan datangnya paket berisi boneka kelinci sehingga membuatku penasaran dengan pria berseragam loreng itu jika aku bertemu lagi dengannya aku akan menanyakan identitas nya dan maksud kedatangan nya
Pagi-pagi aku sarapan dirumah tidak seperti biasanya karena aku ingin mempersiapkan diriku jika bertemu pria misterius itu siapa tahu dirinya orang jahat aku bisa lari kencang jika perutku sudah terisi.
Hari ini aku akan diantar jemput oleh ka Ari jadi pagi ini aku diantaranya kesekolah aku lihat kiri kanan gerbang sekolah tidak ada pria loreng itu mungkin benar dirinya salah orang
" Cari apa Ri "
" ka Maki mengagetkanku saja "
" lagian kenapa seperti orang yang lagi nyari sesuatu nyari pak Chandra ya di kantin kali "
" apaan sih ka, aku lagi cari seseorang "
" siapa "
" entah "
" aneh " ka Maki sambil berlari meninggalkanku
" ka kenapa lari "
" kamu aneh "
" tunggu "
" pak Chandra pak Chandra Rari aneh " teriak ka Maki sambil mengejekku yang mengejarnya dari belakang sungguh konyol kakak kelas ku itu
" Kenapa Ki "
" Rari aneh pak " nafasnya terdengar sangat berat
" aneh kenapa "
" tahu itu pak ka Maki bilang saya aneh padahal dia yang aneh " aku membela diri sambil menunjuk ka Maki yang masih mengatur nafasnya
" kalian ini kenapa pagi-pagi sudah membuat keributan emangnya kamu aneh kenapa sehingga Maki menyebutmu aneh "
Ka Maki panjang kali lebar cerita pada Chandra sehingga pak Chandra sedikit berpikir lalu bertanya padaku dengan tatapan serius
" kamu mencari siapa Ri " pak Chandra bertanya
" tidak pak "
" oh " dengan singkatnya pak Chandra berkata oh yang sering dipakai orang dalam membalas chat ketika malas untuk membalas pesan
" Rari bapak lihat semalam ada pria dengan seragam loreng mencarimu terus memelukmu " pak Chandra bertanya ternyata pak Chandra tahu apa pak Chandra melihatnya
" itu ah itu "
" itu apanya aneh " ka Maki dengan nada penasaran namun cukup serius
" apa dia pacarmu " pak Chandra bertanya lagi
" haha pak Chandra cemburu Ri " ka Maki mengejek pak Chandra dan langsung jari pak Chandra mendarat di kepala ka Maki
"bukan pacar saya pak "
__ADS_1
" tapi terlihat sangat mesra "
" eheem ada yang cemburu " lagi-lagi ka Maki dengan nada mengejeknya tidak peduli dengan tatapan pak Chandra yang sudah menajam dalam menatapnya
" lupakan saja itu pak " aku tidak ingin cerita karena itu juga tidak terlalu penting
Setelah tidak ada pembicaraan lagi aku meninggal pak Chandra dan ka Maki karena aku sudah sarapan dirumah
" Saya duluan ya "
"tidak sarapan "
" sudah dirumah "
Pria itu tidak ada syukurlah aku bisa tenang semoga saja dirinya hanya salah orang
Namun sepertinya perkiraan ku salah pria itu datang lagi dengan setangkai mawar putih dan coklat
" ini ku harap kamu masih suka mawar putih tapi aku sangat yakin kamu masih suka mawar putih "
Siapa sebenarnya pria ini mengapa dia tahu semua kesukaanku dari warna favorite hingga mawar putih
" iya saya suka terimakasih "
" masuklah nanti telat masuk kelas "
Sungguh aneh pria itu datang pagi-pagi ke sekolah ku hanya untuk mengantar mawar dan coklat apa dia waras aku tidak yakin dirinya waras namun penampilannya benar-benar meyakinkan bahwa dirinya anggota tentara
Aku meninggalkan pria itu dan langsung menuju kelas namun aku berbalik lagi untuk melihat pria tadi ternyata dirinya masih berdiri tanpa membalikan tubuhnya dan tetap melihatku ditempat kami berdiri sebelumnya setelah aku masuk kelas pria itu langsung pergi meninggalkan sekolahan ku
Sepulang sekolah aku menunggu ka Ari menjemput ku sepulang kerja inilah yang membuatku malas diantar jemput karena selalu telat untuk di jemput dan aku paling malas untuk menunggu.
" Sedang menunggu jemputan apa mau diantar " sambil menunjuk motor sport nya
" tidak perlu sebentar lagi pasti datang "
" baiklah aku akan menjagamu "
" aku bisa jaga diriku sendiri aku sudah terbiasa "
Pria itu tetap berdiri disampingku persis seperti bodyguard sehingga membuatku geram dan sangat tidak nyaman ada beberapa orang menatap kami
" apa kau tidak mengingat ku "
" apa kau penting untuk di ingat ?.. apa kau yakin waras tetap disini aku sangat terganggu olehmu "
" aku tidak akan mengganggu mu tapi jika kau tanya apa penting mungkin aku tidak penting untukmu tapi kau penting bagiku "
" apa aku mengenal mu " aku sedikit tertawa kecil namun nada kesal
" kau mengenalku hanya saja kau lupa "
" hentikan dramamu ini apa kau kehabisan obat sehingga kau seperti orang tidak waras "
" baiklah kau Rarium alumni SMP xxx dan kau pernah menjadi gadis yang sok pemberani menolong kakak kelasmu yang sedang menunggu surat kelulusan saat itu kakak kelasmu sedang dibully habis-habisan "
Aku ingat aku pernah melakukan itu dia kakak kelasku yang usianya tiga tahun lebih tua dariku aku memberinya semangat dengan tulus karena aku merasa sangat kasian padanya yang menjadi korban bullying dengan penampilan culun nya terlihat sangat culun dan pendiam kami menjadi teman diwaktu singkat setelah itu tidak pernah bertemu kembali bahkan aku sudah lupa namanya
__ADS_1
" apa kau mengingat nya "
" iya aku ingat tapi apa hubungannya denganmu aku hanya memberinya semangat dan menguatkannya "
" karena mu kah kakak kelasmu itu bisa seperti ini sekarang "
" maksudmu "
" aku Agra Yudha kakak kelasmu itu "
" benarkah baguslah "
" sekarang aku mau menangih janjimu "
" janji apa "
" kau berjanji akan menjadi kekasihku jika aku sudah bisa menjadi tentara itu janjimu bukan lihatlah aku sekarang tidak seperti dulu lagi setidaknya tidak ada lagi yang berani membully ku "
" itu hanya permainan anak kecil untuk menghibur temannya untuk jadi kuat "
" justru karena itu aku merubahnya dan kamu tidak perlu tahu perjuanganku untuk bisa seperti ini jadi tolong hargai "
Aku terdiam tidak bisa berkata apa-apa karena hanya orang tidak waras yang akan mengingatnya lagi pula itu hanyalah bahan becandaan tidak serius tapi mengapa dirinya terlalu serius menanggapinya
Pria itu kini berdiri di depan ku dan langsung memeluk ku sehingga ada beberapa orang menatap kami
" lepaskan apa yang kau lakukan "
" maafkan aku " sambil melepas pelukan nya
" bisa kau tinggalkan aku dan lupakan semuanya "
" maaf itu tidak bisa ku lakukan "
Aku berusaha pergi menjauh dari pria aneh itu namun lenganku di tahannya dan langsung berlutut sambil menggenggam tanganku sehingga menjadi jadi tontonan orang bahkan ada yang memvedio mungkin mereka berpikir sedang ada lamaran seperti drama-drama yang ada apa lagi yang sedang berlutut dihadapanku seorang tentara dengan seragam lengkap wajar saja mereka mengabadikannya karena ini moment yang sangat jarang terjadi.
Pak Chandra melihat kejadian itu aku langsung menarik tubuh pria dengan seragam loreng itu berdiri aku langsung menghampiri pak Chandra tidak memperdulikan pria yang tadinya berlutut dihadapan ku karena aku tidak ingin pak Chandra salah paham
" Pak tunggu "
" kenapa coba lihat pria itu jangan buat dirinya tidak nyaman "
Pria aneh itu menghampiriku dan pak Chandra
" anda guru Rari anda sangat tampan kalian sangat akrab tidak seperti guru dan murid lainnya apa kalian pacaran "
Pak Chandra tersedak atas kalimat pria itu yang pertanyaan nya tidak ada basa basi
" haha saya hanya becanda " pria itu menepuk bahu pak Chandra
" Saya Agra, bapak pasti Chandra kan saya banyak mendengar dari Rari "
Apa dia gila aku tidak pernah cerita bahkan aku tidak pernah bicara banyak padanya kecuali yang baru saja tadi terjadi tapi mengapa pria itu mengenal pak Chandra apa dia punya mata-mata
" Iya saya Chandra senang kenal dengan anda "
" saya lebih senang ternyata guru Rari sangatlah baik "
__ADS_1
" saya permisi dulu "
Pak Chandra meninggalkan aku dengan pria bernama Agra