
jarum jam terus berdetak! detik demi detik berganti! tetapi apa yang akan terjadi tidak dapat di hentikan! keputusan telah di ambil dan itu tidak dapat di ubah, kalaupun dapat,mungkin itu dapat mengakibatkan kekecewaan yang mendalam bagi beberapa pihak! karena itu pengorbanan harus di lakukan! jika berjodoh maka akan di pertemukan kembali di waktu dan tempat yang telah di atur oleh sang pemilik kehidupan!
Randy menghabiskan makan malamnya dengan perasaan malu, tapi juga bahagia! jika mamanya tidak mengomel maka itu artinya ia mendapat persetujuan dari maminya, bahkan ia bisa saja langsung mengenalkan Elsa untuk maminya .
" mami aku sudah sudah selesai! sahut Randy
" ya sudah langsung istirahat gi,jangan begadang ? titah Lisa
" begadang apa an sich mam?
" tau kali aja telfon-an gitu? goda Lisa lagi
" mami ! ada ada saja! Pi urusin tu istrimu,becandanya ngak lucu!
" urusin aja sendiri! udah tau maminya begitu dari Sononya! jawab Anton asal
" Ais lama - lama di sini aku bisa di buat gila! ucap Randy meninggalkan orang tuanya
" ingat ya anak gadis orang mau istirahat,jangan di gangguin! teriak Lisa
Randy yang mendengar teriakan maminya hanya menggeleng! meneruskan langkahnya kembali ke kamarnya! melihat bayangan sang anak menghilang, Anton menegur istrinya
" mi Randy itu sudah besar ,jangan di gitu- in? kalau dia malu kan jadi runyam!
" runyam gi mana nich Pi? tanya Lisa
" kalau dia malu sama diri sendiri ,terus ngak mau dekat sama cewek karena tingkah mami gi mana?
" papi ich ngomongnya ngak baik? lagian mami kan cuma becanda Pi!
" iya Papi ngerti , tapi ada tipe anak karena malu malah ngak nikah nikah loh mi! Anton mulai menggoda istrinya dengan menakuti Lisa
" masa sich Pi! memangnya ada?
" lah memangnya mami ngak nonton sinetron yang ada di TV itu lho?
" ngak ada ich ,papi mah suka mengada - ada nich?
" seriusan mi! ada lho anak teman papi , karena sering di gitu- in akhirnya minder sendiri! jelas Anton mengada - ada, sedang Lisa menatap suaminya serius ,berusaha mencari kebohongan di sana ,namun tidak ia temukan, yang ada sikap dingin dan cuek yang Lisa dapatkan.
" papi jangan takutin mami dech, Randy itu anak kita satu - satunya, penerus keturunan papi ,masa iya papi mau dia kaya anak temannya papi!
__ADS_1
" siapa bilang papi maunya begitu! papi hanya mengingatkan mami, biarkan Randy menikmati masa masanya dia ,jangan terlalu di kepo - in! masa nya mami itu sudah kadaluarsa!
" oh tidak bisa ,mami harus tau semua kegiatan Randy dengan gadis itu,biar tidak timbul fitnah!
tegas Lisa lantang! Anton yang mendengar hal itu hanya menghela nafasnya panjang.
" ya sudah terserah mami, tapi awas jangan di buntuti! kasihan anaknya butuh privasi juga! Anton mengingatkan istrinya! ia tau betul bagaimana sifat istrinya!
sementara di dalam kamar ,Randy terus memandangi foto Elsa yang ia abadikan secara diam - diam! terlihat manis dengan seragam sekolah!
" aku akan menggapai mu suatu saat nanti! saat ini aku sedang berjalan ke arahmu! gumam Randy ! Randy sadar dengan impian lainnya, yaitu menjadi seorang dokter, setelah kelulusan nanti ,ia berencana untuk mengambil kuliah kedokteran di kota M, karena itu sebelum kelulusan ia ingin memantapkan hatinya untuk sang pujaan hati!
____________________
di tempat lain Tabita dan keluarganya baru saja tiba di rumah neneknya!
" selamat malam nenek! kami datang! teriak bita garing!
" itu mulut belum berubah juga ? sahut putra sepupunya
" lha ini mulut ,mulut gue ! kenapa situ yang sewot
" mulut Lo tapi kuping gue sakit nich!
" ngak usah nge ngas juga kuelezsssssssssssss!
" siapa yang nge ngas! kuping Lo tu yang bermasalah!
balas bita tak mau kalah dari kakak sepupunya.
putra adalah anak dari paman dan bibinya,lebih tepatnya adik perempuan ayahnya,ia sejak kecil ikut nenek, karena menurut tradisi anak yang sulung dari perempuan harus masuk ke keluarganya untuk menggantikan ibunya!sejak kecil bita putra tidak pernah akur ,setiap pulang ke kampung selalu ada saja drama Tom dan Jery yang akan terjadi,seperti saat ini!
" sudah ,sudah baru sampai sudah berantem saja! ucap ibunda bita melerai pertengkaran bita dan putra
" tapi Bu.....
" tidak ada tapi - tapi an Tabita,! nenek belum di sapa? ayo sapa nenek mu dulu ! bentak ibunda bita.!
bita yang di bentak ibunya menatap sinis ke arah sepupunya itu!
" minggir Lo, gue mau lewat! ucap bita dengan nada judesnya, dan berjalan melewati putra yang sedang menyambut keluarganya. bita meneruskan langkah kaki ke sebuah kamar yang ada di dalam rumah itu,ketika sampai di sana bita menyapa neneknya yang sedang membaca buku.
__ADS_1
" hai nek ,? sapa bita ramah
" owh cucu nenek sudah sampai rupanya?sambut nenek omi pada cucunya.
" mana ayah dan ibu mu ? tanya nenek omi
" masih di depan nek! jawab Bita sopan
nenek omi meninggalkan bita menuju ke ruang tamu untuk menyambut anak dan menantunya.
di ruang tamu Farhan sudah di sambut lembut oleh keponakannya.
" selamat malam om! sapa putra sopan
".malam Put ,bagaimana kabar mu?
" baik om, ! jawabnya lagi.
" ibu ?
" nenek ada di dalam om! sudah menunggu om dan yang lain sejak tadi!
Farhan membawa semua bawaan keluarganya ke dalam rumah.
".biar saya bantu bawa ke belakang om? sahut putra
" oh iya terima kasih! sekalian om minta tolong panggilkan bita ke sini?
" baik om ,saya ke belakang dulu ? pamit putra sopan.
putra meninggalkan Farhan dan yang lainnya ke belakang dan di susul ibunya bita untuk mengatur barang barang bawaan yang cukup.banyak, setibanya di dapur putra menyusun semua bawaan sesuai dengan tempatnya , bahan bahan makanan di susun dengan rapi! di saat bersamaan bita muncul di hadapan putra untuk mengambil beberapa buah untuk di sajikan!
" bita kamu di panggil ayah ke depan! putra memulai pembicaraan ketika ia melihat bita di hadapannya.
" iya sudah tau, lagian ya dia itu ayah aku bukan ayahmu ,enak aja manggil ayah! mulutmu itu jangan sembarangan ! memangnya kamu ngak punya ayah? ha...! ucap bita dengan nada tegas ,tanpa bita sadari ayahnya sudah memperhatikannya sejak tadi dengan penuh amarah
" Tabita jaga ucapanmu, ayahtidak pernah mengajari untuk tidak sopan seperti itu,dia kakakmu ! berdiri di sana dan jangan berbicara apapun! renungi semua yang kau lakukan hari ini,ucap Farhan penuh dengan kemarahan, sontak membuat bita kaget, dan menoleh ke arah pintu ,di sana Farhan sudah berdiri Dengan kemarahan yang sudah terlihat dari matanya.
" ayah aku ..." ucap bita dengan bibir bergetar
" berdiri di sana Tabita ! potong Farhan meninggikan suaranya dan menunjuk pojokan untuk Tabita berdiri . Tabita mengikuti arah yang di tunjuk ayahnya , dengan tangisan ,namun itu tidak meluluhkan hati Farhan !
__ADS_1
" kau tetap di sana ! angkat kakimu , dan pegang telingamu ,ingat jangan sekali kali kamu meninggalkan tempat itu, dan ya tidak seorangpun yang di perbolehkan memberinya minum atau memintaku untuk berhenti! biarkan dia menyadari kesalahannya ! kata Farhan lagi sekaligus mengingatkan istri dan ibunya.
nenek omi yang melihat hal itu hanya menghela nafas dalam, ia pun tidak menyangka bahwa cucunya bisa mengatakan hal demikian untuk putra.