
Randy melihat bayangan Elsa menghilang di balik pintu pagar rumahnya, ia pun meninggalkan tempat itu,dengan keadaan hujan gerimis Randy menunggu angkutan untuk pulang. jarak dari rumah Elsa cukup jauh.karena itulah ia memilih untuk menunggu angkutan . namun sepertinya Randy tidak menemukan angkutan melewati jalan itu
setelah menunggu sekitar 30 menit tidak ada angkutan atau ojek yang lewat.
hari sudah malam ,hujan masih betah menjalankan tugasnya, sedangkan Randy masih setia dengan bajunya yang basah menunggu dan berharap akan ada kendaraan yang lewat.dan ya 1 jam penantian dalam keadaan seperti ini ada kendaraan yang lewat,Randy memberhentikan laju motor itu dengan melambaikan tangannya..terjadi perbincangan kecil di sana.
setelah perbincangan kecil yang di lakukan Randy dan pemilik kendaraan Randy di izinkan untuk ikut,kebetulan memang satu arah,Randy bisa saja meminta ayah atau supirnya untuk menjemputnya namun itu tidak ia lakukan,jika itu terjadi mungkin keadaan Rumah akan heboh selama 101 tahun pikirnya , belum di tambah lagi akan ada pertanyaan yang tidak kunjung habis dari ibunya. ia tidak ingin menghadapi kekepoan ibunya.
sekitar 30 menit perjalan yang di tempuh dan kini motor yang di tumpangi Randy berhenti di depan rumahnya ,rumah minimalis namun terlihat megah.
Randy turun dan mengucapkan terima kasih ,hanya itu yang bisa ia lakukan,niatnya membayar tapi paman pemilik kendaraan tidak menerimanya. di tatapnya rumahnya yang , lampu di ruang tamu masih terang , itu artinya mami belum tidur, aku harus memikirkan alasan tepat untuk mami pikir Randy! tapi apa ya?pikirnya lagi..
" aku harus bisa mencari alasan yang tidak menimbulkan pertanyaan!
lama berpikir tidak ada alasan yang menurutnya tepat,akhirnya Randy memutuskan untuk masuk, sebelum masuk ia mengintip ke dalam rumahnya,memastikan jika tidak ada orang yang akan melihatnya pulang dalam keadaan basah,ia melangkah dengan mengendap ngendap sampai di depan pintu pagar,di bukanya pintu pagar dengan hati hati agar tidak menimbulkan suara,tanpa Randy sadari sudah ada yang memperhatikannya sejak tadi.
pintu pagar berhasil di buka ,Randy masuk menutup kembali pintu pagar dengan pelan dan membalikan badannya untuk segera masuk ke rumah namun ia di kagetkan dengan sosok yang tidak ingin temui hari ini. sosok wanita yang ia puja dan sayangi , di sepanjang hidupnya selama ini.
" ma ......mi! sahut Randy gugup
" mami ngapain di luar hujan hujanan? sudah malam lagi ! ucap Randy santai.
sedangkan yang di ajak bicara tidak merespon Randy,ia masih setia berdiri di tempatnya menatap Randy dengan sorot mata yang tidak bisa di baca.
" baiklah ran tamatlah riwayatmu? bisik Randy kecil untuk dirinya sendiri ketika menyadari tatapan mata ibu nya.
Lisa menghampiri putranya yang baru saja pulang,di tatapnya putranya dari kepala sampai kaki!
" basah ? tanya Lisa ibu Randy lembut, hal itu membuat Randy mengerutkan dahinya, tumben ngak cempreng" batinnya
" ah iya itu ibu tadi aku kehujanan di jalan jadi basah! jawab Randy santai
" kehujanan ya? tanya Lisa sambil mengedarkan pandangan matanya keluar mencari keberadaan motor Randy
" motormu ke mana? tanya Lisa lagi ,mengalihkan pandangannya kepada Randy
" lagi di bengkel mam, mogok tadi pas perjalanan pulang! terang Randy jujur ,walaupun sebenarnya masih ada perasaan was was dalam hatinya.
__ADS_1
" ya ampun ren kalau mogok kan bisa telfon mami , atau papi gitu ngak bisa? hujan hujanan lagi , jadi basahkan,kalau sakit bagaimana? memangnya mau di bawa ke rumah sakit? disuntik aja ngak mau ,minum obat apalagi! omel Lisa tak habis habisnya.
" mulai dech,! batin Randy lagi mendengar ocehan ibunya.
" hp Randy lowbet mam, lagian ngak mungkin sakitnya? jawab Randy mencoba memberi alasan
" oh jadi gitu ngak mungkin sakit,kenapa karena fisiknya bagus,lagian kamu ya ran anak sekolah kok bego banget,kalau hujan ya neduh? cerocos Lisa lagi
" iya mami maaf, Randy ke dalam dulu ya mau ganti baju ,sudah kedinginan nich ,memangnya mami mau aku sakit? terang Randy meninggalkan Lisa yang sudah masuk ke dalam rumah, di depan pintu masuk Randy berpapasan dengan ayahnya!
" selamat malam pa...?sapa Randy
" dari mana baru pulang ,? tanya Anton
" dari ......
belum juga Randy menyelesaikan kalimatnya ,Lisa sudah langsung menyahut..
" itu anakmu Pi perginya dari sore pulangnya tengah malam begini! hujan hujanan lagi?
mendengar penuturan dari istrinya Anton menatap putranya dalam meminta penjelasan, sejak pulang kerja tadi ia tidak melihat putranya itu.
" sana ganti bajumu! titah Anton untuk mengakhiri keributan antara ibu dan anaknya itu
" iya pa aku ke dalam! ucap Randy meninggalkan ayah dan ibunya. selepas Randy masuk Anton menghampiri istrinya yang sedang Merapikan tanaman hiasnya yang berantakan karena angin dan hujan tadi.
" di biarkan saja, ayo masuk! Ajak Anton kepada istrinya
" ah papi itu anak kalau salah itu di nasihati?
" iya nanti setelah dia selesai,kita kan ngak tau dia ke mana,dengan siapa?
" makanya papi itu harus nanya tadi? biar tidak terulang lagi!
" memangnya mami nggak nanya tadi? tanya Anton untuk istrinya dan Lisa yang
mendengar pertanyaan suaminya,menatap suaminya ,ia baru sadar kenapa ia tidak menanyakan hal itu kepada putranya! bukankah ini sesuatu yang sangat penting,Randy jarang sekali keluar,dan sekalinya keluar pulangnya malam.
__ADS_1
" iya ya Pi ,kenapa mami bisa melupakan hal itu ,ya sudah mami ke dalam dulu ,mau tanya langsung orangnya! tukas Lisa berlari kecil meninggalkan suaminya. Anton yang melihat hal itu hanya menggelengkan kepalanya, bagaimana tidak rasa penasaran istrinya itu tak akan berhenti jika belum mendapat jawabannya
__________________
Randy Masuk ke dalam kamarnya,dia mengeluarkan benda pipih dari dalam saku celananya,senyum tipis terbit di wajahnya,mengingat semua yang di lalui bersama Elsa tadi,namun beberapa saat kemudian senyuman itu berubah , dengan cepat Randy mencari kontak milik Elsa,ia ingin menanyakan keadaannya saat ini,Randy mulai mengetik pesan singkat kepada Elsa
" sa aku sudah sampai rumah! bagaimana denganmu?apakah orang tua marah? send Elsa
tidak ada nama spesial yang Randy gunakan untuk Elsa di dalam buku kontak ponselnya
setelah pesan yang Randy tulis terkirim,beberapa saat kemudian notifikasinya berbunyi dan terpampang nama Elsa di sana dengan cepat ia membuka isi pesan itu
Elsa
"Tidak,aku akan menjelaskannya,cepat bersihkan dirimu! balasan pesan dari Elsa lagi dan lagi membuat sudut bibir Randy terangkat,Randy ingin membalas pesan Elsa kembali namun tidak di lakukan ,tubuhnya sudah mulai menggigil, dan Randy memutuskan untuk membersihkan dirinya.
sementara itu Lisa yang begitu penasaran dengan apa yang di lakukan putranya sejak sore tadi langsung menuju ke kamar putranya untuk mencari tahu,dengan langkah cepat Lisa menuju kamar Randy, sesampainya di sana Lisa mengetuk pintu kamar putranya beberapa kali.'
Tok Tok Tok
Lisa menunggu sebentar namun tidak ada pergerakan pintu itu akan di buka,di ketuknya pintu sekali lagi sambil memanggil nama putranya.'
Tok Tok Tok
"ren apa kamu masih di dalam? panggil Lisa
namun tidak ada jawaban apapun dari pemilik kamar itu
" apa mungkin anak ini sudah tidur?pikir Lisa
" tidak bagaimana anak itu bisa tidur dengan tidak menjelaskan apapun!monolog
Lisa mulai membuka pintu kamar Randy,di edarkan pandangannya ke seluruh kamar itu ,namun Lisa tidak menemukan sosok di cari,sekilas telinga lisa mendengar bunyi air dari kamar mandi.
" huff sedang mandi rupanya!
Lisa melangkahkan untuk meninggalkan kamar putranya dan memutuskan untuk menunggunya di ruang keluarga,namun pandangannya tertuju pada benda kecil yang ada di atas tempat tidur milik Randy dalam ke adaan menyala, Lisa meraih benda kecil itu,dan menyalakannya,terlihat jelas ada gambar seorang gadis memikul ransel berwarna hitam, Lisa tersenyum kecil melihat gambar itu,tapi kenapa di foto dari belakang? pikir Lisa .
__ADS_1
Lisa kembali membuka ponsel anaknya,yang kebetulan tidak terkunci,ia ingin tahu siapa gadis yang ada di foto itu,Lisa membuka 1 per satu koleksi foto putranya,tapi ia tidak menemukan apapun, yang ada hanya foto foto Randy dan teman temannya, dan foto terkait gadis itu ya hanya itu saja yang menjadi walpaper milik Randy.
Lisa tidak menyerah, bukan lisa namanya kalau dia tidak bisa mengetahui siapa gadis yang sedang dekat dengan putranya,ketika jiwa kekepoannya naik,maka otaknya akan berpikir dengan cepat. hal inilah yang membuat Randy tidak ingin ibunya mengetahui apapun ,tapi bukan berarti ini menjadi hal buruk bagi keluarga mereka, Randy dan ayahnya selalu merasa terhibur dengan tingkah konyol sang ibu,bagi mereka ada yang kurang jika ibunya diam saja dan tidak melakukan apapun .