
Teringat seseorang yang datang menghampiri Rena 3 hari yang lalu.
Pada saat jam istirahat, ke tiga teman Rena mengajak ke perpustakaan untuk mengembalikan buku yang mereka pinjam...
" Dipta, Chikal kita belum mengembalikan buku di perpustakaan sudah tiga hari ini kita meminjam nya " ucap citra dengan rasa cemas.
" Yasudahlah kita ke perpustakaan saja sekarang dari pada ntar kalian kena denda karena terlambat mengembalikannya " sahut Rena.
Akhirnya mereka berempat berjalan tak...... tak....... tak....... tak..... tak...
dan sampailah di depan perpustakaan.
" Wah rasanya baru kemarin gue ketemu si Reza, mana ya dia sekarang kenapa nggak muncul ? "
Rena clingak-clinguk seperti orang kehilangan sesuatu.
" Hai cantik apa kabar ? lu gaa capek apa dari tadi ngeliatin kesana kemari cari apaan sih ? "
tanya Reza kepada Rena dengan memegang bahu sambil melihat apa yang sekarang dilihat oleh Rena.
" Dipta, Chikal jan asal maen nylonong aja kalian hummm... masuk ke perpustakaan tanpa melihat di dedekatnya ada seorang ketua OSIS bukannya menyapa " Citra geram melihat ulah ke dua temannya saat itu.
Dipta dan chikal pun berbisik
" apaan sih ketua OSIS kek gitu aja masih dihormati emang orang nggak tahu adab juga hisshhhh "
" Hey kalian sedang berbisik apaan ? gue udah bisa tebak apa yang kalian bicarakan, tentang gue kan ? jujur aja dehh " sinis Reza
" Idihhh aposeh, Lo aja kalek yang baperan ? tertawa kecil terdengar dari Dipta.
__ADS_1
Untung gue sabar, kalau gaa udah gue jadiin kue yang halus dan lembut itu kalian !
Batin Reza geram sambil mengelus dada.
" Lo sebenarnya sadar ga sih ? " ucap Reza dengan menatap mata Rena.
" hah... sadar apa sih maksud lo ? " seketika Rena wajahnya berubah menjadi melongo.
" Ren maksud si kakak fakboy ini gue harusnya sadar kalau gue itu emang cantik gitu huuuhhhh " sahut Rena dengan ketus sambil menatap wajah Reza.
" Lahh haha.. Cikal siapa sih yang tanya sama elo ? " ucap Citra sambil tersenyum dan sedikit mengejek.
" hahaha ngakak gue lihatnya " Dipta tertawa kecil sambil menutup mulut.
" Haduh malu gue udah GR duluan nih ! " adek Rena dengan tertawa terpingkal-pingkal.
" sadar diri sendiri ren kalau lo tuh cantik jadi bikin hati gue meleleh hahaha "
" apa sih kak " Rena tersipu malu dengan pipi merona nya.
" tumben lu ke sini ? hah ? " tanya Reza dengan nada ketus supaya Rena tidak mengingatnya kembali.
" Emang tidak boleh ya gue kesini ? apa gue harus pergi ya ? heumm " sahut Rena dengan mengernyitkan keningnya itu sambil menatap kearah Dipta Cikal dan Citra.
" Lah kok jadi bilang kayak gitu sih ? " balas Reza pada Rena dengan muka memelas.
" Abisnya tadi lo bilang kayak gitu, ya udah gue sekarang pergi aja ya gaa guys ? " Canda Rena kepada Reza untuk mencairkan suasana kembali.
" Iya iya maafin gue ya cantik please " Reza dengan menganggukkan kepalanya dan mengatupkan kedua tangan Nya kepada Rena.
__ADS_1
" Iya senior tampan ku, Aku akan memaafkanmu... " sahun Rena dengan nada manja.
" Ah lo mah sukanya kayak gitu sih kan gue jadi malu kakak fuckboi ini hahaha " ledek Reza dengan menatap wajah Chikal yang berada di samping Rena.
ke dua teman Rena itu tertawa kecil dengan menutup mulutnya dan rada menunduk kebawah.
" Yasudahlah kalau begitu kami akan mengembalikan buku ini dulu supaya tidak terkena denda hehehe " ucap Dipta kepada Reza yang kala itu masih berada di depan pintu perpustakaan.
" Baiklah silakan masuk wahai nona " candaan Reza kepada keempat gadis tersebut.
" Terimakasih ", ucap Citra yang kala itu memandangi wajah Rena yang tersipu oleh kata-kata Reza.
Mereka berempat segera masuk ke ruang perpustakaan dan Reza pun segera pergi meninggalkan perpustakaan tersebut untuk kembali ke kelas.
" Bye bye ... gue cabut dulu mau ke kelas jangan terus terbayang wajah tampan gue ya cantik ku oh Rena hahaha " gombal Reza pada Rena.
Padahal udah moo pergi .. malahhh tuh orang bisa bisanya lagi hahaha...
batin Rena yang seketika merasa bahagia.
setelah mereka mengembalikan pinjaman buku di perpustakaan lalu menuju ke kelas kembali karena Belum akan segera berbunyi karena jam istirahat akan berakhir.
merekapun melaksanakan KBM seperti biasanya dan setelah selesai waktunya pulang yang mereka berjalan bersama menuju gerbang pintu utama untuk menunggu para supir pribadi masing-masing.
Di depan pintu gerbang sudah dihadang oleh mobil seseorang yaitu mobil Reza yang berwarna merah sport.
" Hai cantik bagaimana pulang mu nanti ? maukah kau antarkan ke rumah ? " tawaran Reza kepada Rena untuk mengantarkan pulang.
" Ohh tidak, terima kasih atas tawarannya Reza Pak sopir sudah menunggu tuh di depan hehe udah dulu ya aku mau pulang bye bye semua sampai jumpa besok " ucap Rena dengan senyuman lebar mengarah kepada Reza.
__ADS_1
ketika temannya pun atau persatu telah dijemput oleh supir pribadi keluarganya masing-masing dan Reza segera cabut dari sekolah....