
Keharmonisan keluarga sangat terlihat saat mereka bersama melakukan aktivitas di dapur sangat kompak sekali
" Selamat pagi sayang " sapa mami saat melihat Rena turun darii tangga.
" Pagi mom, mau buat apa nih ? tumben banyak sekali bahan-bahan yang akan di gunakan eummm " tanya Rena, saat mami bersiap untuk membuat cup cake.
" Get ready ! kita akan membuat cup cake sayang " kata mami itu membuat Rena merasa bahagia dapat membantunya.
" Really mom ? I'm coming " seketika ekspresi Rena berubah terlihat sangat bahagia.
" Iya sayang mendekatlah kemari.. mami akan ajarkan kamu cara membuatnya , yang pertama panaskan oven terlebih dulu sampai 180° C dan akan siapkan juga seperti mengukur tepung so prepare two three four yg cups of flour, sakit, butter, baking powder, sugar, eggs, milk vanilla extract and chocolate chip " dengan menatap putri satu-satunya itu yang kini telah tumbuh menjadi ABG.
" everything is ready " sambungnya mami rena.
" Now all we have to do is to mix all the ingredients evenly with mixed and put it in the cup cake tin and bake in the oven for 15 minutes "
__ADS_1
" Indeed mom, next time i Will try to make itu by my own " ucap Dinda dengan menunjukan jempol pada maminya yang berada di sampingnya itu.
Dengan tiba-tiba terdengar suara seorang laki-laki dengan menggelengkan kepalannya.
" Eummm harum sekali aromanya hingga membuatku sampai kemari, kalian sedang membuat apa ? " Tanya ayah Rena dengan mencium aroma yang membuatnya tak henti-henti menggelengkan kepala.
" Aaaww ayah telah kemari juga " balas mami dengan ekspresi sedikit terkejut.
" Ini yah, mami mengajarkan kepadaku cara membuat cup cake Made in home dengan aroma yang begitu harum merasuki hidung semua orang rumah dehh hehe " ucap Rena pada ayahnya yang kini tengah berada bersama mereka di dapur.
Semoga selalu terjaga keharmonisan di keluarga ini walaupun sering terpisah oleh jarak. Batin ART tersebut.
*Karena kesibukan ayah Rena dengan Bussines yang sedang di jalaninya sekarang hingga jarang ada waktu untuk berkumpul bersama seperti ini.
Pak satpam yang tiba-tiba di dekat dapur untuk menastikan aroma itu bersal dari mana ternyata dugaannya benar berasal dari dapur*.
__ADS_1
Bibi' yang berada di depan dapur menghadang untuk masuk ke dapur.
" Ouh ternyata ini yang sudah membuat perut saya berbunyi Kruk Kruk " bicara pelan-pelan pada bibi' supaya tidak ketahuan oleh mereka.
" Hush jangan bilang seperti itu biarkanlah mereka menghabiskan waktu bersama selagi tuan masih di rumah " tutur ART.
" Iya iya ... saya teh juga tau, rasanya bahagia bisa liat mereka kumpul bersama seperti ini yahh bi' " pak satpam mengelus dada dan seketika ekspresi berubah menjadi perasaan sedih, bahagia campur aduk yang terlihat di wajahnya.
Tidak lama kemudian mereka akan pergi dari depan dapur, terdengar suara nyonyah nya yang sedang memanggil mereka untuk mencicipi rasa masakannya dan Rena.
" Kan bi' apa kata saya nyonya itu sama kita sudah memiliki ikatan batin yang kuat sekali, tau saja jika saya ingin mencicipi masakannya " ujar satpam
" Iya pak kemarilah cicipi cup cake buatan kami, bibi' sini sekalian kita cicipi bersama hasilnya " ujar mami Rena dengan senyum keanggunannya.
kemudian mami Rena tiriskan pada piring-piring yang berada di depannya itu untuk di cicipi bersama keluarga dan pegawai rumahnya.
__ADS_1