CINTAKU TERHALANG ORANGTUAKU

CINTAKU TERHALANG ORANGTUAKU
SMA


__ADS_3

Selama jam pelajaran aku terus kepikiran Rudi, oh tuhannn gini amat ya jatuh cinta,sungguh mengganggu ku, tetapi aku harus tetap fokus sekolah seperti tujuan awalku sebelum kenal rudi dan cinta yaitu ingin menjadi seorang dokter dan mempunyai klinik di desa ku, aku harus semangat untuk mencapai nya,, yess semangattttttt batin ku berteriak.


Entah kenapa hari ini aku pengen buru buru pulang, jam pelajaran seperti berjalan lambat sekali, ingin rasanya ku putar jarum jam ke jam pulang sekolah hee,


Yang aku tunggu tunggu pun akhirnya tiba,,


Teng..teng..teng..teng..


Ya itulah bunyi tanda jam pelajaran berahir yang terbuat dari besi layaknya pos ronda,maklum di sekolah ku belum memakai bell.


Girang nya hati ku ketika mendengar bunyi lonceng pulang, yess batin ku gembira seakan dapat hadiah kejutan haaaaa,,


maklum lah ya orang lagi jatuh cinta.


Seperti biasa aku dan sahabatku Ria setiap pulang sekolah biasa nongkrong di warung,,''warung ya bukan kafe'' maklum lah di tempat ku belum ada kafe.


hanya sekedar duduk duduk santai menikmati lalu lalang kendaraan yg berseliweran sembari menunggu angkot langganan ku.


Dan seperti biasa juga,yang katanya para pujangga yang biasa main ke sekolah kami di waktu pulang sekolah sudah pada datang, ya biasa lah tidak lain dan tidak bukan tujuan nya cari cewe haaa.


Tapi dua puluh menit berlalu angkot langganan ku belum juga tiba, dan seperti biasa Rudi datang di saat yang tepat, Padahal sih emang nungguin Rudi heee.


Haii...Rudi melambaikan tangan kepadaku


Dah lama ya nungguin??


ehh pede amat lo.. sahut ku


just kidding,,btw kalian belum pulang nih?


belum,,angkot nya belum dateng


owalahhh...ya kebetulan tadi saya dari pasar X, di sana tadi g ada angkot lo.Pasar X memang tempat mangkal nya angkot di kotaku,


beneran lo rud sahut Ria teman ku.


bener lah masak gua boong, ya dah gini aja nanti Nur bareng saya, Ria nanti bareng Andi. Andi itu teman nya Rudi yang kebetulan juga arah rumah nya sama dengan Ria sahabatku.

__ADS_1


Andi.. Rudi memanggil Andi sambil melambaikan tangan.


Andi pun datang


Kenalin nih temen gua Andi sambung rudi mengenalkan andi kepada saya dan Ria,


Andi, sahutnya sambil menyalami kami.


Karena jam sudah menunjukkan waktu nya saya pulang, mau tidak mau saya terima tawaran Rudi.


Oke deh yuk kita pulang sahutku,takut nya ibu bapak nungguin, biasa jam segitu aku sudah menyusul ibu bapak ke sawah,,ya maklum lah anak petani ya hidup nya di sawah.


Ok beranggkaatt sahut Rudi..


ya dah kami duluan ya,aku bilang ke Ria dan andi


ya kami juga mau langsung pulang jawab Andi.


seperti biasa di perjalanan kami hanya ngobrol sekenanya saja,,ya masalah sekolah,pelajaran,atau guru2 yang di sukai atau enggak di sukai,


Hari hari berlalu aku lewati dengan cerita yang sama.


seminggu kemudian, tepat nya malam hari setelah selesai makan malam, ayah dan ibu memanggilku orang tua ku bertanya kepadaku,


Nurr.. kenapa kok akhir akhir ini kamu pulang telat?,ucap ayah.


Ya yah sekarang banyak jam pelajaran tambahan,sahutku


Nurr..kalau memang ada pelajaran tambahan,tidak apa apa, belajarlah yang giat,kejar impian mu, jangan dulu pacaran, sambung ayah ku. Aku kaget, kok ayah bisa tau ya.


Ayah juga pernah muda nur, pernah merasakan yang nur rasakan saat ini, ayah tau tanpa harus kamu kasih tau, sah sah saja kamu kalau jatuh cinta,itu menandakan kamu sudah dewasa nak, Tapi ingat nur kita ini orang yg g punya, jangan sampai mengganggu pelajaran kamu, apalgi membuat kita di hina orang karena ketidak punyaan kita,


Akupun menangis mendengarkan ucapan dan nasehat ayah,serasa tersambar petir hati ini, aku pun hanya diam tanpa sepatah kata, di satu sisi aku sedang jatuh cinta, di sisi lain aku juga harus mendengarkan ucapan ayah dan memang benar apa yang ayah katakan itu.


Ya sudah kamu tidur sana,besok sekolah takut kesiangan, ucap ayah.sekalian selimutin adik adik mu, lanjutnya. iya yah sahutku, aku pun menuju kamar adik adik ku yang sudah terlelap tidur,dan langsung menuju kamarku yang letak nya bersebelahan dengan kamar adik adik ku.


Di dalam kamar, aku hanya duduk termenung,batin ku terus bergejolak antara mengikuti kata hati yang ingin mempunyai pacar sama seperti teman teman di sekolah ku, atau aku harus fokus pada impian ku dan kedua orang tuaku, aku bingung.

__ADS_1


Hingga larut malam aku belum bisa memejamkan mata ,entah jam berapa aku tertidur,tiba tiba alarm jam ku berbunyi menandakan sudah pagi dan waktunya aku bangun dan seperti biasa menyiapkan sarapan dan perlengkapan sekolah ku.


Hari ini aku berangkat lebih awal, supaya tidak ketinggalan angkot, sengaja aku semalam kirim pesan ke Rudi untuk tidak menjemput ku hari ini,karena aku tidak ingin orang tua ku tahu akan kedekatan ku dengan Rudi.


Di sekolah aku belajar seperti biasa, aku bertekad untuk mencapai impian ku, Ya aku Harus jadi Dokter.


Aku tidak mau cita cita ku ini hanya sekedar mimpi, aku pasti bisa.


Seperti biasa pulang sekolah Aku dan Ria sahabatku nongkrong di tempat biasa, Tapi kali ini aku bilang ke Ria kalau aku mau langsung pulang karena harus membantu orang tuaku di Sawah alasan ku ke Ria, padahal aku sengaja supaya tidak bertemu dengan Rudi.


Ria pun mengerti maksud aku,, ok Nur hati hati ya, nanti kalau ketemu Rudi aku bilang kalau kamu sudah pulang, sipp jawabku


akupun langsung naik angkot yang kebetulan lagi ngetem di dekat sekolah ku, biasa kalau sudah jam pulang sekolah pasti penuh angkot nya, aku langsung duduk di depan.


Tumben Nur g di anter cowok nya hee kata pak sopir yang memang akrab dengan ku,


ah bapak bisa aja, itu temen ko bukan pacar jawab ku


lagian aku mau fokus sekolah dulu pak,belum pengen pacaran lanjutku


ya sipp,,jarang jarang lo anak muda yang semangat sekolah untuk mencapai tujuan nya kata pak sopir.


kamu sekolah yang bener, kalau jodoh g kemana lanjut pak sopir,


oh ya pak sopir ini nama nya pak Yadi,


siap boskuu jawabku sambil tertawa haaaa.


tanpa terasa sudah sampai di depan gang rumah ku, aku pun turun dan langsung menuju ke rumah,di rumah aku ganti pakaian, dan langsung makan, setelah selesai makan aku langsung menuju ke sawah untuk membantu orang tua ku.


Di sawah sudah ada adik adik ku yang sedang bermain dan berlari larian, terlihat kejauhan ayah sedang mencangkul dan ibu sedang menanam padi.


Di sawah juga selain menanam padi, ada juga tanaman jagung, sayur sayuran seperti sawi,kacang tanah kacang panjang, lengkap deh semua ada,


ya dari hasil tani inilah orang tuaku bisa menyekolahkan ku dan adik adik ku,


Setiap sore hari ayah dan ibu biasa memanen sayuran untuk di jual, orang tuaku termasuk orang yang pintar mengatur management bertanam sayuran, mereka menanam dan memanen sayuran setiap hari tanpa putus. Salut dengan orang tua ku.

__ADS_1


__ADS_2