
Pagi hari alrm berbunyi yang membangunkan aku dari tidur, kuraba di sekitaran tempat tidurku dengan mata masih terpejam,kutemukan Hp yang ku cari,segera ku hidupkan ponselku berharap ada pesan masuk dari sang romeo hee,, dan benar saja.
"Selamat pagiii pujaan hatiku, selamat menatap hari ini dengan indah dan penuh warna"begitulah isi pesan dari Rudi.
"Pagi juga, selamat beraktifitas ya and tetap semangat" jawab ku,ya maklum lah aku tipikal orang yang cuek dan tidak bisa romantis.
Segera aku beranjak dari tempat tidurku, lalu menuju ke kamar mandi, setelah selesai mandi, seperti biasa aku menyiapkan sarapan pagi keluargaku, dan juga menyiapkan bekal makan siang kami di kebun nanti.
setelah semuanya selesai,semuanya sarapan sambil bercengkrama.
"Nur, gimana rencana kamu kedepan setelah lulus Sma ini"? ucap ayah.
"ya aku sih melanjutkan kuliah yah, dan juga ingin mengembangkan hasil pertanian kita ini supaya bisa kita sendiri yang mengelola nya tanpa harus melalui pengepul, kan lumayan yah" jawabku.
karena baru saja kelulusan SMA jadi, masih ada waktu jeda untuk melanjutkan kuliah,aku manfaatkan waktu itu untuk fokus membantu orang tuaku di kebun.
kringg...., kringgg,... suara hp ku berbunyi memutus obrolan kami.
"hp kamu bunyi tuh ada pesan masuk, ucap ayah,lalu aku beranjak dari meja makan dan mengambil hp"
"Pagi nurr, oh ya nur pagi ini saya mau main ke rumah mu boleh kan"?? isi pesan dari sahabatku ria,
kebetulan lagi g ada acara nih, bt juga di rumah lanjut isi pesan nya.
"owh ya boleh kok ria, aku tunggu ya jawabku"
"Siapa nur, ucap ayah menayakan"?
"Ria yah, katanya ria mau main ke sini"
"owh nak ria, ya sudah kamu tunggu saja dulu nak ria, ayah ibu sama adik adik mu duluan ke kebun ya"
"iya yah"
sepuluh menit berlalu, Ria datang
"pagi nurrr, apa kabar sehat"??
"ya elahh udah kayak setahun aja lo g ketemu"
"iya nih padahal baru aja kemarin ya, kyk nya udah lama banget g ketemu", haaa kami pun tertawa.
"bapak ibu kemana nur"?
"seperti biasa lah di kantorr"
"owh udah berangkat ke kantor"
"udah, baru saja sekitar sepuluh menit lah"
__ADS_1
aku dan ria memang suka bercanda, kebun saja kami bilang kantor, haaaaa
"yuk nur kita susul bapak ibu"
"eh tar dulu, kamu sudah sarapan belum"?
"udah dong, g bakalan bisa jalan gue kalo belum sarapan"
"lebayyyy haaaaaaa"
"ya udah yuk kita berangkat"
kami pun berangkat ke kebun dengan berjalan kaki, ya karena jarak nya dekat dengan rumah dan juga susah di lalui kendaraan,dan juga sekalian kami ingin olah raga sambil berjalan kaki.
tak lama kami pun sampai di kebun
"pagi pak pagi bu,, ucap ria"
"ehh nak ria, pagi pagi kok udah main ke kebun"
"g apa apa kok bu, saya senang bisa main ke sini"
"ibu sedang apa"?
"ini ibu lagi panen kangkung"
"aku bantu ya bu"
"g apa apa bu, nanti kan bisa cuci"
"asik juga ya bu bertani, kita bisa masak sayur tanpa harus membeli, bahkan kita bisa menjual"
"betul nak, ibu bisa memyekolahkan Nur ya dari sayuran ini"
"wah ibu hebat banget ya"
Ria pun mengambil ponsel nya, lalu memvidiokan sayur sayuran yang sudah di panen maupun yang masih belum di panen, dia juga memfoto semua sayur sayuran.
"sibuk amat lo, celetuk ku"
"ini lo nur,aku tu lagi bikin vidio dan foto foto, nanti kita unggah di sosial media, kan g repot repot harus jual ke pasar"
"eh iya bener juga ya"
sepuluh menitan berlalu, tiba tiba terdengar notif di ponsel nya ria
"tu kann banyak yang order, ria pun terlihat sangat senang"
"bu,, pak,, ini banyak yang pesan sayuran ucap ria"
__ADS_1
"wah nak ria hebat banget, bisa jualan melalui hp jawab ibu, ibu mah ndak ngerti bisa nya ya jual ke pasar"
"ok kita siapin yuk jawabku"
aku ,ria ,dan ibu menyiapkan semua pesanan, sedangkan bapak dan adik adik ku memanen nya
pesanan nya lumayan banyak juga, hampir sama dengan yang biasa di jual ayah ke pasar
"ini nanti bagaimana nak, ucap ayah"
"ini yang pesan banyak pak, sudah ada alamat nya juga, jadi bapak tinggal antar saja ke alamat nya, nanti di bayar di sana"
"owh begitu, ya sudah nanti bapak antar semua pesanan nya"
setelah semua selesai, dan jam pun sudah menunjukan pukul 11.30,kami semua istirahat di gubuk, kami semua makan siang, terlihat ria sangat lahap sekali makan nya.
"pelan pelan ria nanti keselek lo, ucapku"
"heee iya nih abisnya sayur sayuran nya enak seger seger banget"
sembari makan kami pun semua bercengkrama
"owh iya bu pak, ucap ria"
"bagaimana kalau kita membuka kios saja di depan rumah, jadi kita bisa jual sendiri hasil tani bapak ibu"
"aduh nak ria, bapak ndak punya modal kalau harus sewa kios, belum lagi nanti kalau ndak laku gimana kan sayang, kalau di jual di pasar kan pasti laku"
"hmm gini saja pak, masalah kios nanti saya yang bantu, dan masalah pemasaran nanti saya nur dan teman teman yang bantu".
"kita coba dulu ya pak"
"ya sudah kalau memang itu kemauan kalian, bapak sih setuju saja, asalkan tidak mengganggu waktu kalian"
"siap pak, ria pun tersenyum gembira"
Ria dan aku menyusun rencana, mulai dari modal sewa kios, pemasaran dan juga penataan
"ok nur nanti aku hubungi andi dan rudi ya buat bantu kita cari kios yang murah tapi strategis"
"ya terserah kamu saja ria, aku ikut saja"
Ria pun menelpon andi dan menyuruh mencarikan kios bersama rudi
luar biasa kontri busi ria terhadap keluargaku, akupun sangat senang bahagia tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata, aku punya sahabat sebaik dan sehebat ria.
aku sangat beruntung di kelilingi orang orang yang hebat, mulai dari ayah yang hebat, ibu yang sabar, serta sahat yang sangat sangat membuatku bahagia.
tuhann terimakasih untuk semua ini
__ADS_1
tanpa tetasa air mata haru menetes di pipiku, aku sangat terharu sekali, aku yang hanya seorang anak petani, mempunyai keluarga yang sederhana, tetapi teman teman ku tidak mengukur dari materi, mereka semua peduli dengan ku,,beruntung sekali hidupku,
aku tak henti henti nya mengucap syukur atas semua Nikmat yang sudah di berikan kepadaku..terimakasih tuhan.