CINTAKU TERHALANG ORANGTUAKU

CINTAKU TERHALANG ORANGTUAKU
pendaftaran di kampus


__ADS_3

Hari demi hari berlalu,usaha yang kami bangun bersama pun mulai mendapatkan tempat di masyarakat,dan bukan hanya sayuran saja yang kami jual,melainkan sudah ada sembako, seperti minyak,telur,mie instan, beras, serta kebutuhan pokok lain nya, Karena banyak nya permintaan, kami pun berencana membuka cabang outlet baru supaya lebih dekat ke pembeli.


Karena banyak nya permintaan dan untuk memenuhi permintaan tersebut, Ayah pun mempekerjakan orang di kebun,sementara ayah dan ibu sekarang sibuk di toko,alhamdulillah ayah dan ibu sudah tidak capek dan panas panasan lagi di kebun,ini semua berkat sahabat ku Ria,Dan bahkan sekarang sudah banyak supllier yang menyuplai produck produck nya ke toko kami.


Tanpa terasa,libur pun usai, dan aku harus melanjutkan sekolah ku ke jenjang yang lebih tinggi, Aku melanjutkan kuliah di universitas ternama di pusat kota, yang jarak nya sekitar satu jam dari rumahku,dan aku mengambil jurusan kedokteran, karena beasiswa yang aku dapat bisa di gunakan di seluruh universitas.


Begitu pun sahabat ku Ria yang juga mengambil jurusan yang sama denganku.


Karena jarak yang lumayan jauh dan akupun tidak memiliki kendaraan, maka ku putuskan untuk ngekost di dekat universitas.


Pagi sekali Ria datang menjemputku, ya karena Ria kategori orang berada, jadi dia mempunyai kendaraan mobil.


"Pagi nurr,Pagi pak, pagi buu" ucap Ria


"eh nak Ria" sahut ibu


"bu, saya mau ajak nur berangkat bareng bu"


"ya gimana kata nur saja, tapi hati hati ya nak bawa mobil nya"


"iya bu"


"nur, ayo kita berangkat, nanti kesiangan lo" lanjutnya


"ya sebentar" sahutku.


Hari ini hari pendaftaran ulang kami di universitas,aku sangat bersemangat sekali, aku masih tidak menyangka kalau aku bisa melanjutkan kuliah, aku akan kejar mimpiku.


Di perjalanan, kami pun berbincang bincang, membahas masalah toko yang semakin pesat,dan merencanakan kedepan nya, maklum lah kami anak milenial yang lagi semangat semangatnya membangun bisnis.


Kami pun di temani oleh lagu lagu romantis dan melankolis,yang lagi hits banget, yang membuat kami baper dan ikut menyanyikan nya, seperti lagu lagunya letto yang berjudul sandaran hati, bunga citra lestari dengan Sunny, dan masih banyak lagi, entah berapa judul lagu yang telah kami nyanyikan.


Tanpa terasa satu jam berlalu, kami pun tiba di universitas yang kami tuju, terlihat banyak sekali calon calon mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai daerah bahkan dari luar daerah pun ada yang kuliah di sini, Ria pun mengarahkan mobil ke parkiran.


Kami pun turun dari mobil dan langsung menuju ke lokasi pendaftaran, sambil berjalan kami pun bertegur sapa dengan calon mahasiswa di sini.


"Ganteng tuh nur"ucap Ria


"Inget Andiii" sahutku


"yeee becanda lah nurr"


"lagian kamu mau sekolah apa mau cari cowok sih"


"ya dua dua nya lahh"


"gelo luu"

__ADS_1


haaaaaaa.......kami pun tertawa


" Selamat pagii", ucapku ke panitia penerimaan mahasiswa.


"pagi.." jawab salah seorang cowok keren yang duduk di depan ku, dalam hati "keren banget nih cowok",


"husstt nurr bengong aja lo" ucap ria


"eh iya ria kenapa"?


"tuh di tanyain berkas berkas nya"


"Boleh saya lihat berkas nya" ucap cowok keren tadi


"Ini pak"


"wahh kamu sudah terdaftar ya dengan jalur beasiswa"


"ya pak, kami berdua mendapatkan beasiswa"


"hebat kalian berdua ya, dan juga sudah memilih fakultas ini untuk melanjutkan kuliah nya, alumni di sini alhamdulillah sudah banyak yang bekerja di Rumah sakit ternama, bahkan tidak sedikit yang sudah memiliki klinik sendiri,"


" ya pak, saya juga punya mimpi ingin membuka klinik di tempat ku,"


"kejar mimpimu, tidak ada yang tidak mungki, asalkan kamu belajar dengan sungguh sungguh".


"Anak baru ya"? ucap salah seorang


"iya" jawab ku


"pantes cupu"


disitu hatiku bagai tersengat aliran listrik dengan tegangan yang super tinggi..lebayy hee,,.


Akupun diam saja ketika dia bilang begitu, ya karena aku merasa memang aku orang tidak punya,


"ehh hati hati ya kalau ngomong" ucap Ria


"eh udah Ria ga usah di ladenin lah"


" wah anak baru berani juga" sahutnya


"kalian dari mana sih, pasti dari kampung ya?" lanjutnya


"iya...terus kalau dari kampung kenapa?"jawab ria


"sudah ria malu ahh masak kesini cuma buat ribut"aku pun berusaha menenangkan ria

__ADS_1


"orang model begini wajib di kerasi nur, supaya tidak menginjak nginjak harga diri kita"


"eh kalian berdua anak baru udah berani banget ya?kalian tidak tau siapa saya?" kembali dia berbicara


" ga tau dan tidak mau tau" jawab ria


"kalian ini penampilan sudah gem***l banyak gaya lagi,paling ngan juga kalian kesini naik ojek ya,,uppss atau kalian naik angkot terus jalan kaki"?


"ya kami tadi naik angkot dan jalan kaki kesini,memang nya kenapa?ada yang salah"?


"owh jelas, disini tempat nya orang kaya, kalian tidak cocok kuliah disini,mendingan kalian kuliah aja di universitas yang biasa aja, atau kalian ga usah kuliah deh,, kasian orang tua kalian"


lagi lagi orang ini terus merendahkan kami, kami pun berlalu tanpa menghiraukan dia lagi,


Di depan kami ketemu dengan calon siswa juga, dan dia berkata kalau orang tadi bernama monica, dia bisa di bilang ketua geng di sini, dan dia juga suka menjahili anak anak baru,dia juga termasuk primadona di sini, ya maklum lah dengan penampilan dia yang mewah, dia terlihat cantik, maklum lah orang kaya.


kami pun menuju ke parkiran, dan masuk kedalam mobil.


" kesel banget tau sama orang tadi" ucap ria


" udah lah biarin aja, g usah cari masalah lah,kita kan anak baru jadi wajar lah mereka seperti itu"


"ya tapi aku g suka di gituin"


"ya udahlah yuk kita pulang"


"pulang???...nanti dulu lah, kita muter muter dulu di kota in,lagian kan kamu juga belum pernah kesini kan"?


"iya sih, ya udah tapi jangan sore sore ya, kan kita harus ke toko"


"ok siapp"


Ria pun mengeluarkan mobil dari parkiran, sambil mengemudikan kendaraan dengan pelan, karena masih di lingkungan sekolah, di kejauhan terlihat Monica dan kawan kawan nya sedang duduk santai di pinggir jalan.


Ria pun sengaja memepetkan mobil nya ke depan mereka, dan membuka kaca mobil nya.


" ehh orang kaya,, monica lagi nunggu angkot ya"? ucap ria


"kalian kan anak baru tadi ya" sahut monika


" iya kenapa? mau ikut bareng ga? eh jangan deh takut mobil ku kotor"


"udah ah ria, malu tau" sahutku


"biarin aja nur, lagian dia yang mulai"


Monika pun terlihat memerah muka nya, mungkin karena malu.

__ADS_1


"ya sudah kalau g mau ikut, kami duluan ya" lanjut ria sampai jumpa minggu depan sembari menutup kaca mobil dan berlalu, ria pun tertawa melihat muka monica yang memerah, kelihatan sekali kalau monica merasa malu.


__ADS_2