
Keesokan harinya. Tuan hiashi baru datang dan kaget dgn keadaan desa. Setelah menerima kabar kalau hinata terluka, dia kemudian menemuinya . .
Hiashi :"kau tdk apa apa? ".
Hinata :"tidak ayah. . temanku menyelamatkanku".
Hiashi :"teman? ".
Didalam sana hiashi mengobrol dgn hinata berdua, kemudian neji membawa hime.
Neji :"dia yg menyelamatkan hinata, dia jg telah menyelamatkan ku".
Terdiam.
Hiashi :"ayah sudah bilang padamu, jangan berteman dgn nya".
Hati hime sangat sakit. .
Neji :"paman, dia wanita yg baik".
Hinata :"benar ayah, dia menyelamatkan ku beberapa kali".
Hiashi :"tidak berarti tidak. . sampai kapanpun ayah tdk mengijinkanmu untuk berteman dgn nya, dan kau neji. . . aku tidak merestui hubungan kalian. . . tidak akan. . ".
Mata hime mulai berkaca kaca. .
Neji :"tapi paman. . . ".
Hime :"neji-kun. . . paman mu benar. Sampai disini saja, neji-kun. Kalau begitu, saya permisi ". Hime keluar. Berlari sambil menangis. .
Neji :"hime". Hendak mengejar hime.
Hiashi :"tetap d tempatmu, neji".
Neji :"kusooo. . . ".
Hinata :"hime-chan ".
Semua teman yg menunggunya dluar bingung dgn apa yg terjadi. .
"Kenapa dia selalu membenciku? ". Gumam nya sambil terus berlari. .
Sakura :"hime-chan, apa yg terjadi. . ".
**
Siang itu hime menemui ibunya yg baru keluar dr tempat pengungsian. .
Hime :"ibu. . . kau baik baik saja? ". Memeluk ibunya.
Ibu :"ya. . . kau baik baik saja kan? ".
__ADS_1
Hime :"iya bu. . ".
Ibu :"kenapa kau menangis? ".
Hime :"aku mencemaskanmu bu".
Ibu :"eeeh,sudahlah jangan menangis, ibu tdk apa apa. Ayo kita pulang ".
Berjalan, hime memeluk ibunya. .
Hime :"kita akan pulang kemana bu? ".
Ibu :"kau benar. . . ".
**
Hime :"kita kerumah kakek saja ya bu".
Ibu :"tapi itu jauh".
Hime :"aku akan menggendong ibu".
Ibu :"tdk usah, baiklah ayo. . ".
**
Diperjalanan hime terus melamun. .
Hikaru :"kau mau kemana? ".
Hime :"hikaru-niisan . . . aku tdk mempunyai rumah lg disini. Jd aku dan ibu akan pulang krumah kakek".
Hikaru :"tapi. . . semua pembangunan ditanggung oleh hokage. . jadi kau hanya perlu menunggu. . ".
Ibu :"dia benar nak. . ".
Hime terdiam, walaupun dia meneruskan perjalanan nya, dia merasa kasihan pd ibunya.
Hime :"baiklah. . ".
Hikaru :"ayo ku antar lg. . ".
Hime memikirkan perkataan pamannya neji. .
Hime :"hikaru-niisan, bisa kau antar ibu pulang? ".
Hikaru :"tapi kau mau kmna? ".
Hime :"aku. . ingin sendirian. . ".
Hikaru :"baiklah. . ".
__ADS_1
Hikaru mengantar ibunya ke rumah mereka yg sedang dibangun. Sementara hime pergi k danau. .
**
Hikaru :"kau disini? Ada apa? ".
Hime :"tdk ada".
Hikaru :"kau, tidak bisa menyembunyikan apapun pd ku".
Mata hime kembali berkaca.
Hikaru memeluk hime, dan hime langsung menangis. .
Hikaru :"katakan padaku. . apa yg terjadi. . apa dia menyakitimu? ".
Hime menggelengkan kepalanya.
Hikaru :"lalu? ".
Hime :"niisan, apa aku terlihat buruk? Kenapa pamannya tdk menyukaiku? Aku selalu berusaha, tp tetap saja".
Hikaru :"jadi itu yg membuatmu se sedih ini. . . dengarlah, kau tdk berhak menangisi itu semua. . kau wanita yg kuat. . kau harus menunjukannya ".
Hime :"apa yg harus ku lakukan? ".
Hikaru :"skrg kau tenangkan dirimu dulu. ".
"Apa karna mata ini, paman nya neji tdk menyukaiku? ". Gumam nya. .
Hime melepaskan pelukan kakak nya.
Hime :"hikaru-niisan, bisa kau hancurkan mataku? ".
Hikaru :"apa yg kau katakan ".
Hime :"mereka tdk menyukaiku karna mata ini".
Hikaru :"hime-chan, kau tdk perlu merubah dirimu agar disukai org lain. Org yg benar benar menyukaimu, akan menerimamu apa adanya".
Hime :"terimakasih niisan, kau selalu menenangkanku".
Hikaru :"kapanpun kau membutuhkanku, temui aku. Jangan pergi ". Kembali memeluk hime. .
Hime sedikit tenang karna adanya hikaru disampingnya. .
Hikaru :"lepaskan, jika terlalu menyakitkan".
Hime :"hmm". . .
**
__ADS_1