
Ada seorg lelaki tua berjalan menghampiri hime, wajah nya berseri. Dia terlihat sangat bahagia. .
Hime merentangkan tangan, menyambut lelaki tua itu yg ternyata kakeknya. .
"Hime-chan. . . kemarilah". Ucap kakek sambil mengulurkan tangan nya ingin menggapai hime. .
Semakin dekat. . .
Lebih dekat. .
Tangan hime menyambut tangan kakek.
Tapi. . .
*slebbbb*. . .
Seseorg menusuk kakek dr belakang.
Hime :"kakek. . . kakek. . kakeeeek".
Hime membuka mata. .
"ternyata mimpi". Hime*
Tubuh hime berkeringat, nafasnya menggebu. .
Hime bangun, dan duduk. .
"Kakek". Gumam nya. .
Dia melihat ke sampingnya, neji sudah tdk d sampingnya. .
"Dia meninggalkan ku? ". Ucapnya. .
Kemudian hime membersihkan dirinya. Lalu memasak. .
Hime :"apa kakek baik baik saja disana? ".
Hime menghampiri kalender.
Hime :"8 hari, pernikahan naruto dan hinata 8 hari lg. Kalau aku pergi k rumah kakek. . setidaknya butuh 2 hari perjalanan pergi, dan 2 hari perjalanan pulang. Aku hanya punya waktu 3-4 hari disana. . kusooo". Gerutu nya. .
"Apa. . . aku mengajak neji? Tapi dia pasti sedang sibuk ".
Hime selalu kepikiran tentang mimpi itu. Dia duduk d sofa. .
"Tadi pagi. . . aku melakukannya. . . cih. . kusooo". Gerutu nya. .
Hime :"knp dia tdk membangunkan ku? ".
__ADS_1
Hime melamun.
"Kakek. . kau baik baik saja kan? ".
**
Jarum menunjukkan pukul 13:35..
Hime memutuskan pergi menemui neji. Dia mendatangi kediaman hyuuga.
"Aku ingin tau. . apakah org org klan bisa menerima ku seperti yg tuan hiashi katakan".
Berdiri d depan pintu gerbang, dan mengetuk.
Tak lama, keluar seseorg. .
Hime :"Konnichiwa ".
"Ada apa? ". Tanya org itu cuek. .
Hime :"apa. . . neji ada di rumah? ".
"Ya, tapi dia sedang sibuk ". Ucapnya.
Hime :"ah ya, gommenasai. Kalau begitu saya pamit".
"Ternyata memang sampai kapanpun, mereka tdk akan pernah menerimaku".
Hime kembali ke rumah nya. .
Hime :"aku. . . berangkat sendiri saja".
Hime mengambil jubahnya. .
Hime :"tapi. . jika aku tdk kembali. . bagaimana? ".
Dia pergi ke kamar atas dan mengambil hadiah nya untuk pernikahan naruto dan hinata nanti.
Hime :"aku akan menitipkan nya saja pada sakura".
Dgn membawa ransel kecil berisi jubah dan peralatan ninja nya. Hime pergi k rumah sakura. .
**
Hime :"Konnichiwa, apa. . . sakura ada d rumah? ".
Ibu sakura :"gommen, tapi dia sedang tidak d rumah. Mungkin dia sedang d kantor hokage".
Hime :"begitukah? . . . mmm. . . saya ingin menitipkan ini". Memberikan hadiahnya.
__ADS_1
Ibu :"apa ini? ".
Hime :"itu, hadiah untuk pernikahan naruto dan hinata. . . kemungkinan, saya akan keluar desa selama beberapa hari. Saya sudah mempertimbangkan waktu keberangkatan saya, tapi. . . tidak semua selalu berjalan sesuai keinginan kita kan? Ah. . . gommen. . aku banyak bicara".
Ibu :"tak apa. . . jangan sungkan, anggap saja saya ibumu".
Hime :"arigatou. . . mohon d sampaikan pada sakura. Dan. . maaf merepotkan ".
Ibu :"tidak. . tidak merepotkan. . ".
Hime :"baiklah kalau begitu, saya permisi"
Ibu :"ya. . ".
**
Hime keluar desa tidak lewat gerbang depan, tapi. . .
Hime :"gomennasai. . . jika aku tdk kembali. . mohon maafkan aku".
Hime memakai jubahnya, dan pergi. .
Perasaan nya sangat tidak enak, mengingat org yg bersama kakeknya itu adalah org yg picik dan tdk punya hati. .
"Apa dia. . . membunuh kakek karna aku tdk kembali dan menikah dgn nya? Kusooo. . . aku tdk akan memaafkan mu. . Ryuuki".
"Aku harus sampai besok petang. . setidaknya aku memiliki banyak waktu untuk mengurusnya. Dan kembali k konoha. Tapi. . hah? ".
Hime terhenti. .
"Bagaimana. . . kalau aku ternyata. . . hamil lg? ".
Hime :"kusooo. . . ".
Hime melanjutkan perjalanannya.
"Gommenasai. . Neji-kun. . ".
Dia meneteskan air mata. .
"Niisan. . tolong lindungi aku. . . kau selalu di hatiku bukan? Hilangkan lah kegelisahan yg ada disana. . ". Gumam nya. .
**
Hime mempercepat pergerakannya, agar sampai lebih cepat. . tapi itu bisa membuatnya kelelahan, dan drop.
Hime :"aku. . . bukan. . . wanita lemah".
** * **
__ADS_1