
Malam itu. .
Hikaru menghampiri hime d dapur. .
Hikaru :"kau. . sedang memasak apa? ".
Hime :"ah. . seperti biasa".
Hikaru :"aku akan menunggu ".
Hime :"hmm. Tunggulah sebentar lg".
**
Malam itu hime tdk bisa berhenti memikirkan tentang kehamilan. .
"Aku masih muda. . aku belum siap". Hime*
Dia tdk bisa tidur. .
Keesokan harinya, hime pergi ke makan ibunya. .
Hikaru :"dia tdk drumah? Kemana dia? ".
Hime menyiapkan makanan untuk mereka saat berlatih nanti. .
Hikaru pergi berlatih dgn membawa makanan itu. .
**
Hime :"ibu. . . aku selalu mengagumi mu, tapi. . . aku blm siap menjadi seorg ibu. . ". Hime menangis... Dia seharian berdiam di makam ibunya. .
*Saat hikaru pulang. . .
Hikaru :"apa dia blm pulang? Kemana dia".
Hikaru pergi mencari hime. .
Berbagai tempat sudah dia datangi. .
"Ah ya. . makam ibu". Dia pergi kesana. .
Benar saja, dia melihat hime sedang menangis disana. .
Dia mendekati hime. .
"Aku blm siap bu". Ucap hime sembari menangis. .
"Apa dia sebegitu tdk inginnya memiliki anak?. . . . sebaiknya aku mengalah, aku tdk boleh egois. ". Hikaru*
__ADS_1
Hikaru :"hime-chan, tak apa jika kau blm siap. Aku. . aku berjanji tdk akan menyentuhmu lg. . ".
Hime terkejut mendengar ucapan hikaru yg tiba tiba datang. .
Hime :"hikaru-niisan ".
Hikaru :"ayo kita pulang. . . ". Memengsng bahu hime. .
Hime merasa tdk enak padanya. . .
Hikaru :"sudah jangan menangis lg ya. . ".
Mereka pulang bersama. .
Ketika tiba di kamar, hikaru membawa bantal dan selimut, kemudian keluar kamar. .
"Niisan". Ucap hime. .
**
Hikaru tidur d sofa lantai bawah. .
"Aku tdk boleh egois. . dia. . . bukan milikku". Gumam nya kemudian tidur. . .
*Pagi hari saat hime bangun. Dia tdk melihat hikaru dimanapun. .
Ternyata hikaru pergi berlatih saat itu. Hime berniat membawakan makanan untuk nya. .
Seperti biasa, mereka menghampiri hime. Tapi hikaru tdk banyak bicara. .
Hime :"hikaru-niisan ".
Hikaru melamun. Dia tdk pernah menatap mata hime lg. .
Hime :"niisan". Panggil nya. .
Hikaru :"eh. . gommen. . hehe".
Mereka menghabiskan makanannya.
Bukannya melanjutkan latihan, hikaru justru berpamit. . .
Hikaru :"aku. . . akan bertemu dgn temanku. Kau pulang sendiri tak apa kan? ".
Hime :"ya. . . ".
**
*sakitnya mencintai org yg tidak mencintaiku". Gumam nya.
__ADS_1
Dia tdk tahu harus pergi kmna. Akhirnya dia memutuskan untuk pergi k rumahnya yg dulu. .
Hikaru :"aku akan beristirahat disini saja".
Hikaru merebahkan tubuhnya.
"Kenapa dia tdk pernah berusaha untuk mencintaiku? ".
Dia memejamkan mata. . .
"Setiap malam aku hanya bisa memandangi punggungnya, karna dia tidur membelakngiku".
"Bahkan menciumku pun tdk pernah. . hehe". Dia tersenyum saat merasa sakit. .
"Aku pikir saat itu, dia sudah mulai mencintaiku dan menerimaku. . tapi. . itu hanya canda belaka. . yg akhirnya membuat aku sadar. . siapa aku untuknya".
Hikaru tertidur disana. .
Dirumah, hime menunggu hikaru. Dia merasa sangat bersalah. Tak lama hikaru datang. .
Hikaru :"tadaima. . ".
Hime :"kau sudah pulang? ".
Hikaru :"aku lelah sekali, aku akan mandi dulu. . bisa kau siapkan makan untukku? ".
Hime :"ah ya. . ".
Selesai makan malam. Hikaru kembali membawa bantal dan selimut. .
Hime :"niisan. . kau tdk perlu melakukan itu".
Hikaru :"aku. . akan tidur d bawah. . ".
Hime :"apa kau marah padaku? ".
Hikaru :"knp? ".
Hime :"karna. . aku tidak. . . memberimu. . tapi jika kau menginginkannya, aku akan. . . ".
Hikaru :"hime-chan. . kau tdk perlu melakukannya. Apa lg, hanya karna merasa bersalah atau apapun itu".
Hime :"niisan. . ". Hime meneteskan air mata. .
"Ibu. . apa aku melakukan kesalahan? ".
Hime tertidur dgn rasa bersalah. .
**
__ADS_1
*