Cold Wolf

Cold Wolf
CW 6


__ADS_3

sebelum membaca aku mau minta kritikan,saran sama dukungannya ya teman-teman and don't forget follow me karena ini cerita pertama aku he he he he he,


# enjoy reading


MOSKOW RUSIA


saat ini refan sudah tiba di Rusia dan sedang menunggu jemputan dari Mr richard sambil menikmati hiruk piruk kota Moskow ini.


"Mr miland, selamat datang di Moskow," Richard berjalan dan berjabat tangan dengan refan


ya Mr Richard ,"balas Revan


Richard dan refan pun berjalan menuju mobil yang telah terpakir didekat bandara tersebut dan menaikinya.


Bagaimana kabar anda Mr miland?" tanya Richard


"Baik," jawab Richard


"ibu anda bagaimana ?" balas richard


" baik juga," balas refan


"Mr richard tolong antar kan saya ke apartemen saya saja," lanjut refan


"loh, kenapa tidak di mansion kami saja Mr miland?" tanya Richard


tidak usah, nanti kita cukup bertemu di kantor saja ," balas refan


baik Mr miland," sambil menuju tempat apartemen Richa


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️


Apartemen


Setelah richard sampai, richard pun melangkah kan kaki menuju apartemen dan menekan sandi- sandi nya lalu masuk kedalam, keadaan didalam sangat gelap dan sunyi seperti jiwa Richard yang tak kunjung menemukan mate nya


Richard menghela nafas dan menghidupkan lampu apartemen nya kemudian berjalan ke kulkas untuk mengambil air dingin


hah,tidak ada bahan makanan terpaksa aku harus makan di luar," richard menghela nafas lelah


setelah richard mandi dan berganti pakaian ia bersiap-siap untuk pergi ke restoran terdekat dengan menggunakan motor yang dikirim anak buahnya

__ADS_1


❣️❣️❣️❣️❣️❣️


saat ini alxi sedang duduk termenung di dalam sebuah restoran sederhana, ia memikirkan begitu sulit kehidupan yang ia jalani selama ini, ia merasa kesepian dan merasa sendiri dan tak ada satu orang pun yang mampu ia percaya.


drtt....,drtt.... hp alxi berdering, iya mengambil dan melihat nama richard di sana


"hmm,ya saya akan pulang" jawab alxi


alxi pun melangkah kaki nya ke kasir dan masuk kedalam mobil nya.


**********


Refan akhirnya tiba di depan sebuah restoran sederhana yang terkenal nyaman di kota ini.saat membuka pintu restoran ia mencium samar-samar bau yang menenangkan berupa perpaduan bunga lili dan mawar, ia mengikuti bau itu dan berhenti disebuah kursi kosong


"mate,mate." gumam Alex serigala refan


"aku tau, tapi dia sudah pergi kita datang terlambat." frustasi refan


akhirnya refan memakan makan malam nya dengan gelisah dan kesulitan tidur pada malam hari nya.


Dreet.....,drtt...... handphone refan berdering ,refan mengangkatnya dan matanya terbuka lebar karena terkejut .Refan pun tergesa-gesa menyelesaikan ritual paginya dan berangkat menuju Meldi corp


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️


alxi dan richard menunggu kedatangan refan semenjak 15 menit yang lalu


"Richard mana dia," kesal alxi


"sabar Noona,"richard menjawabnya dengan gemetar


"apa kau tidak bisa mencari yang disiplin dan berkompeten ha!" alxi menatap tajam richard ,


"aku tunggu di ruangan ku ",lanjut alxi sambil berjalan ke ruangannya.


richard hanya mengangguk pertanda mengerti .


Beberapa menit kemudian refan akhirnya sampai di Meldi corp, Indra penciuman kembali mencium aroma menenangkan tersebut sementara Alex sudah melompat-lompat kegirangan didalam sana yang membuat kepala refan berdenyut sakit.


"maaf atas keterlambatan saya mr richard." ucap refan


"tidak apa Mr miland, mari ikuti saya keruangan Noona , dia sudahmenunggu." jelas richard

__ADS_1


refan hanya mengangguk kan kepalanya dan berjalan. mengikuti Mr richard menuju sebuah ruangan. Namun semakin dekat dengan ruangan itu aroma tersebut semakin kuat hingga mr richard membukakan pintu terlihat seorang gadis yang tengah berkutat dengan laptopnya.


refan terpana melihat kecantikan matenya, dia mempunyai rambut panjang yang dikepang ditambah kacamata yang bertengger di hidung mancung nya dan bibir tipis yang bewarna pink serta saat matenya mengangkat kepala terlihat warna iris mata abu- abu yang indah dengan tatapan tajamnya.


"mate,mate." gumam refan tanpa sadar


alxi yang mendengar nya pun menegang dan mengangkat kepalanya ,tatapan alxi bertemu dengan seorang pria tampan bermata coklat muda


"noona ini mr miland," tatapan keduanya terputus ketika mendengar ucapan richard


ehem... alxi mencoba menghilangkan debaran jantung nya dan kegugupan yang melanda secara tiba-tiba.


Mr miland silahkan duduk."ujar alxi datar


ehemm...


mendengar deheman itu akhirnya refan mengikuti instruksi alxi sebelumnya bagai orang bodoh yang terus menatap alxi


"Mr miland,are you oke? alxi melambaikan tangannya di depan wajah refan


"hah, saya baik noona?" cengo refan


"panggil saya alxi saja mr miland." alxi menatap refan


"kalau begitu alxi kamu panggil saya Refan


saja." balas refan tersenyum tulus


melihat senyum tulus itu entah kenapa hati alxi terasa menghangat,tapi dibarengi rasa takut


"baik refan kamu sudah mengetahui permasalahan kantor saya dari Mr richard ,so apa rencana kamu terkait dengan mafia- mafia tersebut?" tanya alxi to the point


"saya ingin anda tetap melanjutkan proyek dan melibatkan saya didalam nya."pinta refan


alxi mengerutkan keningnya pertanda bingung dengan permintaan refan


"nanti di sana kalau ada penyerangan lagi saya akan menangkap orang suruhan mereka dan kita tanyai nanti dimana markas mereka." rinci refan


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️


maaf masih banyak kekurangan😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2