
Mafia "sky" gumam refan
"Itu adalah salah satu geng mafia paling berbahaya" refan menatap khawatir kepada alxi
"Ya!aku tau " seru alxi
"Tapi apa tidak sebaiknya kau menerima hasilnya saja dari pada ikut bertarung" refan berusaha mengurungi niat alxi
"tidak, aku akan ikut"
"Baiklah" pasrah refan
Setelah perdebatan singkat tersebut, alxi dan refan berjalan menuju lapangan rumah yang berada ditengah hutan ini
Baiklah, sekarang aku akan mengajarimu sedikit teknik menembak.Fokuskan penglihatan mu pada objek yang akan kau bidik dan jangan lupa untuk senjata Laras panjang setiap saat harus dipegang dengan tangan yang tidak digunakan untuk menembak pada bagian tengah telapak tangan, kurang lebih di tengah-tengah pegangan senapan. Pegang dengan kuat menggunakan "V" yang dibentuk oleh ibu jari dan telunjuk. Genggam pegangan senapan dengan tangan yang digunakan untuk menembak (tangan yang digunakan untuk menulis) pada pegangan di belakang pelatuk. Genggam senapan dengan aman tetapi lembut, seperti ketika Anda berjabat tangan ringan."refan menjelaskan secara rinci
Door....percobaan pertama mu sudah cukup tapi masih belum baik,karena pegangan mu dan fokusmu masih goyah
Door......bidikan itu tepat mengenai apel yang sedang bergelantungan bebas
Bagus,itu sudah baik.Sekarang aku akan mengayunkan tali ini,fokuskan lagi pikiran mu
1...2...3.. mulai
Door...
Door...
Door...
__ADS_1
"mengenai 3 buah apel yang sedang berayun " alxi tersenyum melihat nya
"Complete" refan mengangkat jempolnya
Sekarang aku akan menunjukkan alat-alat yang lainnya.
refan berjalan menuju tas nya dan mengeluarkan beberapa alat
Ini bubuk, dapat kau gunakan jika sedang dalam keadaan terdesak,karena bubuk ini dapat membuat mata seseorang mengalami kebutaan
ini bom,memang sih bentuknya kecil seperti bola pingpong saja tetapi, ledakannya sangat besar hal ini sengaja di rancang agar para agen tidak kesulitan dalam membawanya
"Dan lipstik ini" refan melempar lipstik tersebut kearah alxi dan alxi dengan sigap menangkap nya
alxi menatap lipstik tersebut dan mengernyit bingung
"itu bukan lipstik biasa, coba kau tekan tombol kecil itu"
"pisau... " alxi menganggukkan kepalanya
"Sepertinya kau sudah siap dan mampu melakukan misi malam ini " ucap refan
"Sekarang kita masuk dulu dan menyusun rencana untuk nanti malam" lanjut refan
Alxi dan refan berjalan memasuki rumah itu.
Alxi membawa refan menuju ruang pribadinya.
"Jadi, bagaimana rencananya" tanya alxi
__ADS_1
Setelah refan menjelaskan rencananya
"aku tidak setuju" bantah alxi
"Sebaiknya aku saja yang melawan tangan kanannya dan kita bawah beberapa agen lainnya untuk membantu, sementara kau yang akan menangkap ketua mafia tersebut." lanjut alxi
"aku bisa ,kau jangan khawatir" alxi meyakinkan refan
"baiklah"
*********
Malam pun tiba ,alxi dan refan bersiap-siap menuju markas shy mafia dengan pakaian serba hitam serta topeng yang menutupi sebagian wajah mereka
"Kau siap "
Alxi mengangguk, dan mulai berjalan kearah motornya
alxi dan refan melajukan motornya diatas kecepatan rata-rata dan sekitar jarak 200 meter dari markas shy mafia ,alxi dan refan menghentikan dan turun dari motor tersebut.
Alxi dan refan berjala. secara perlahan,hingga mereka melihat gedung tua seperti sudah lama tak terpakai.
Alxi dan refan menghitung penjaga, disana terdiri dari 30 penjaga, alxi dan refan saling tatap lalu mengangguk.....
lanjut part selanjutnya 😁😁😁
jangan lupa vote,komen and like ya
stay safe
__ADS_1
enjoy reading ♥️