
Prancis,pukul:07.00
"Kakak ayo bangun, aku pingin keluar."
"Mmm..gak mau *nge-halu parah* dulu?! "
Kevin langsung menyindir,hal itu membuat Hyurin tertawa terbahak-bahak..
"Hahaha nanti aja nge-halu nya, sekarang aku masih waras kok.. cepet mandi, sarapan kak katanya mau ngajak aku ke Menara Eiffel?"
kata Hyurin..
"Iya, tunggu saja disini kamu."
"Yap. "
Kevin keluar kemudian tidak lama setelah itu dia membawa makanan 2 porsi...
"Makanlah dulu,setelah itu tunggu aku mandi sebentar kita akan berangkat."
kata Kevin sambil mengelus kepala Hyurin..
"Ya.. "
kata Hyurin yang hanya fokus ke makanannya..
Mereka saat sedang makan,setelah selesai makan Kevin ke kamar mandi.Di dalam kamar mandi...
"Aku lebih suka kamu yang seperti ini Hyurin selalu bahagia,tertawa,tidak pernah bersikap dingin lagi...tapi aku juga mohon kembalikan ingatanmu dulu... "
kata Kevin dalam hati...
Setelah selesai mandi,Kevin memakai baju dan keluar.. dia mencari Hyurin dan melihat Hyurin di dapur beres-beres sisa piring sarapan mereka...
"Hyurin,apa yang kamu lakukan?"
"Mencuci piring.."
"Setelah ini kita pergi ya. "
"Iya. "
Kevin menunggu Hyuna untuk beres-beres dia melihat Hyurin dan tanpa sadar ada satu tujuan yang ingin Kevin mewujudkannya..
__ADS_1
"Jadi begini ya kalau sudah punya seorang istri?aku ingin punya istri yaitu kamu Hyurin.."
kata Kevin dalam hati...
"Yap, selesai..ayo kak berangakat. "
Hyurin lari kecil menuju ke mobil..
"Benar-benar seperti anak kecil,Hyurin hati-hati nanti jatuh. "
"Gak kok kak. "
Sekitar perjalan selama 1 jam..
akhirnya sampai juga di Menara Eiffel.Hyurin langsung turun dan berlari...
dia sangat kagum karena pemandangannya apalagi saat ini adalah musim gugur membuat orang yang melihat pemandangan itu terpesona...
"Waaahhhhhh...daebak,kak Kevin cepat kesini."
"Bagaimana?suka liburan disini?"
"Ya. "
Hyurin benar-benar tersenyum dengan ceria..
tiba-tiba saja hp Kevin berdering dan mengangkat panggilan itu.Ternyata panggilan itu tadi dari sekretaris-nya Max..
"Halo, maaf kalau ganggu kencan mu. "
"Potong gaji, akhir tahun nanti!! "
jawab Kevin karena kesal..
"Apa?!! iya iya bos tapi aku kan sudah minta maaf kok.... "
"Potong gaji atau tidak usah dapat gaji?!"
"Ok, ok.. aku tidak berani lagi. "
"Ada apa menelpon ku? "
"Gini,bagaimana dengan nasib nya Nyonya Lena?"
__ADS_1
"Ooo nenek sihir itu, besok aku kesana.. sekarang berikan dia makanan untuk terakhir kalinya!!dan jika tugasmu tidak selesai aku punya hadiah kejutan untukmu!!! "
"S siap..laksanakan."
"Mm.. "
Kevin pun menutup panggilan teleponya..
Hyurin tiba-tiba saja datang menghampiri Kevin dengan senyuman yang masih menghias di wajah nya...
"Dari siapa?"
"Urusan bisnis."
"Jadi, kamu repot ya?kalau begitu mari pulang saja kamu sepertinya repot. "
"Tidak masalah bukan urusan yang penting, ayo naik ke atas Menara Eiffel."
"Memang bisa ya? "
Cup...
Kevin mencium bibir Hyurin sekilas karena sudah tidak bisa menahan perasaannya sendiri..
Hyurin yang baru saja sadar,mendadak mukanya berubah menjadi warna merah seperti kepiting rebus karena malu..
"Dasar mesum!!"
kata Hyurin sambil pergi dengan cepat karena malu...
"Hahaha...nanti kita lanjutkan di ranjang."
"Jangan mimpi!!"
Kevin pergi menyusul ke arah Hyurin..
"Kenapa malu? "
"Pikir aja sendiri."
"Jangan cemberut,mau minta tambahan ciuman lagi dariku? aku akan dengan senang hati melakukannya. "
kata Kevin sambil menatap Hyurin menggoda..
__ADS_1
"Tapi sayangnya aku tidak tergoda dengan tatapan neraka jahanam mu itu!"
Kevin pun mengelus kepala Hyurin..