
"Kak Kevin pulang saja yuk. "
"Kenapa?"
"Aku capek. "
Hyurin saat ini tiba-tiba saja terlihat pucat wajahnya..
"Semenjak aku keluar dari rumah bibi,saat aku terkena sinar matahari pasti badanku akan lemas gak tahu kenapa kak. "
lanjut Hyurin..
"Baiklah,pakai jaketku dulu..usahakan kepalamu terlindung dari sinar matahari."
"Iya.."
Sesampainya di tempat parkir Kevin dan Hyurin masuk ke dalam mobil..
Hyurin saat ini sudah lemas, pusing..
Kevin pun langsung membawanya ke RS terdekat...
Saat memasuki RS Kevin langsung menggendong Hyurin ala bridal style..
"Dokter, bantu saya ada apa dengan kekasih saya ini?!! "
Kevin secara tidak sengaja menyebut Hyurin menjadi 'kekasih' nya..
"Sabar tuan saya akan memeriksanya dulu..saya bawa pasien ini ke UGD dulu agar pemeriksaannya semakin jelas..anda di mohon tunggu disini dulu. "
Kevin hanya mampu melihat saja Hyurin dibawa ke ruang UGD..
Pemeriksaan lumayan lama sekitar 30 menit..
Selama ini Kevin hanya mampu duduk dan perasaannya cemas..
__ADS_1
Saat dokter tadi keluar dari ruang UGD Kevin langsung bertanya..
"Bagaimana dok kondisinya? "
"Jadi gini tuan,nona Hyurin sebaiknya untuk sementara ini dibatasi dulu buat dia keluar ruangan..saya juga tadi memeriksa ada bekas lebam di sekitar pergelangan tangannya,ini nona Hyurin pernah mengalami seperti siksaan begitu atau sejenisnya?!"
"Iya dia sempat dikurung dan disiksa oleh bibinya selama 5 tahun..selama waktu itu juga dia tidak pernah keluar sekalipun."
"Jadi kondisi fisiknya sekarang masih sangat lemah, sekilas nona seperti biasa fisiknya..tapi jika dia terlalu lama sedikit terkena sinar matahari pasti langsung pucat,karena dalam jangka waktu yang panjang itu dia tidak terkena udara dari luar..jadi untuk sementara biarkan dia beradaptasi sedikit demi sedikit anda juga harus mengawasi aktivitasnya untuk kedepannya."
"Baik, terimakasih dok.. saya boleh melihat kondisinya sekarang? "
"Silahkan tuan semoga lekas sembuh kekasih anda, saya permisi."
"Terimakasih banyak dok. "
Kevin langsung masuk ke tempat kamar inap Hyurin..
Saat Kevin masuk tubuh Hyurin sudah dipasangkan oleh peralatan medis..
Kevin sudah bulat akan tekadnya akan membunuh bibi Hyurin malam ini juga..
Pukul:18.00
Hyurin akhirnya sadarkan diri juga, Kevin yang tahu hal ini sangat bersyukur..
"Hyurin?bagaimana keadaanmu? "
"Emmm.. sudah berkurang masih pusing sedikit."
"Tapi gak sesakit tadi kan? "
"Iya. "
"Istirahat lah,nanti malam aku pergi sebentar ya kamu tidur dulu saja. "
__ADS_1
"Kemana? "
"Urusan bisnis.Sekarang istirahat."
"Iya. "
Kevin menelpon Max untuk melanjutkan rencana nya malam ini..
"Max, siapkan semuanya dengan sempurna dan teliti setelah itu hilangkan semuanya dengan bersih tanpa meninggalkan apapun!!"
"Laksanakan. "
"Bagus aku akan membunuh mu Nyonya Lena he he he sekarang bagaimana perasaanmu diperlakukan seperti Hyurin dulu..sungguh sangat naif sekali!!Hyurin kapan ingatan mu itu pulih?aku harap setelah mengetahui hal ini kamu dapat memaafkan ku sayang, ini semua demi kebaikanmu. "
Pukul:22.00
"Max cepat jemput aku di RS tempat Hyurin menginap sekarang!!"
"Oke, aku dalam perjalanan."
Kevin mematikan telponnya..
Hyurin pun baru bangun dari tidurnya lalu memanggil Kevin..
"Kevin kamu mau kemana? "
"Aku keluar dulu ya sebentar nanti aku kesini lagi ya,tidak usah khawatir nanti ada pelayanku di sini. "
Kevin mencium bibir Hyurin lumayan lama, Hyurin yang baru sadar langsung mendorongnya..
"Yaaaaaa, apa yang kamu lakukan?!! "
"Hahaha..nanti dilanjutkan lagi, aku pergi dulu hati-hati sayang."
Brakk..
__ADS_1
Kevin pun pergi dan menunggu Max diluar untuk menjemputnya..