
"Hyurin!!"
Kevin langsung menyalakan tombol lampu dan dia makin terkejut karena melihat Hyurin saat ini..
Kemudian Kevin langsung lari ke arah Hyurin dan melepaskan ikatan tali yang ada ditangan Hyurin..
"Siapa kamu?"
tanya Hyurin..
"Aku Kevin.. pulang lah bersamaku kamu mau kan? "
"Ya.. kumohon selamatkan aku tuan.. "
kata Hyurin yang sudah mulai menangis..
"Tuhan ternyata engkau mendengar doaku selama ini.. terimakasih."
ucap syukur Hyurin di dalam hati..
"Aku buka ikatan matamu diam dulu ya.. "
Setelah ikatan mata Hyurin dilepas untuk pertama kalinya Hyurin akhirnya bisa melihat keaadaan di sekitarnya..
Hyurin menangis karena masih tidak percaya akhirnya datang seseorang yang akan menyelamatkan dia dari siksaan bibi nya itu..
"Hyurin,kenapa nangis? "
"Hiks.. hiks.. hiks.. tolong bawa aku keluar sekarang."
"Baiklah,tunggu dulu kamu masih bisa berdiri kan? "
"Ya, tapi aku sepertinya sedikit lemas sudah 2 hari ini aku belum makan.."
"Nanti kita akan keluar ok? "
"Ya.. "
"Aku akan menggendong mu saja. "
"Jangan, aku..maksudku badanku berat.. "
"Tidak masalah..Max tangkap mereka semua sekarang juga!! "
__ADS_1
"Laksanakan!! "
Max menelpon dan segera keluar untuk menangkap semua orang yang ada di dalam mansion ini..
Tidak butuh waktu lama..Max berhasil menangkap semua orang termasuk Nyonya Lena..
"Tuan.. kita akan memberikan hukuman apa ke Nyonya Lena? "
"Untuk sementara kurung dia ditempat terpencil pondok dekat markas kita,tahan dia disana ikat tangannya dan tutup matanya jangan berikan dia makanan!!!"
"Baik, saya akan berangkat dahulu.. "
Max pergi menjalankan tugasnya..
Saat ini hanya ada Kevin dan Hyurin dan beberapa pengawal Kevin yang diluar di mansion ini..
Keadaan Kevin dan Hyurin sempat canggung..
"Mmm.. tuan saya mau mengucapkan terimakasih."
"Tidak masalah.."
Kevin mencium dahi Hyurin..
"Ayo kita akan pergi ke suatu tempat.. "
"Baik, tuan. "
Saat di dalam perjalanan Kevin meminta Hyurin bercerita apa yang dia masih ingat..
Ternyata selama Hyurin bercerita dia selama 5 tahun ini medapat perlakuan yang sadis dari bibinya..
Kevin yang mendengar itu bertekad bulat ingin membuat bibi Hyurin itu mati ditangan Kevin..
"Aku selama ini belum pernah melihat keadaan di luar sekalipun aku selalu berada di dalam ruangan dan dikunci..apalagi tanganku juga diikat jadi aku terpaksa duduk dan juga tidur hanya itu saja yang bisa aku lakukan.. "
"Setelah ini ikut aku pindah ke Inggris ya? "
"Baiklah.. terimakasih tuan mmm Kevin.."
"Panggil saja aku Kevin.. "
"Baiklah..terimakasih banyak Kevin kamu telah menyelamatkan nyawaku ini. "
__ADS_1
"Sama-sama. "
Mobil mereka berhenti di salah satu cafe paling terkenal di negara Prancis ini..
Hyurin yang mengetahui hal ini bingung.
"Kevin, aku tidak punya uang pasti makanan di tempat seperti ini mahal.. "
"Aku yang akan mentraktir mu. "
"Tapi.. "
"Tidak ada tapi-tapian.. "
"Baiklah,sekali lagi aku hanya bisa merepotkan mu."
"Tidak usah sungkan gadis kecilku.."
"Oh iya, tadi kenapa kamu memanggil ku dengan nama Hyurin?"
"Berhubungan kamu hilang ingatan,aku memberikan kamu nama 'Park Hyurin'...
ingat?"
"Park Hyurin..sekarang juga aku punya nama.. nama lengkap mu siapa?"
"Alexander Kevin."
"Baiklah aku akan mengingat Kevin selamanya.. "
kata Hyurin sambil tersenyum..
"Ok, sekarang turun ya. "
"Yap.. "
Kevin memapah Hyurin karena badan Hyurin masih lemas, setelah mendapatkan meja mereka langsung memesan makanan dan menunggu nya..
"Aku tidak pernah melihat pemandangan yang secantik ini. "
kata Hyurin dalam hati..
Kevin yang melihat Hyurin seperti ini,ingin membawa dia ke menara Eiffel..
__ADS_1
Kevin senang sekarang karena dia bisa bersama dengan Hyurin lagi..