Crafting The Ultimate Adventure Bucket List

Crafting The Ultimate Adventure Bucket List
Chapter 3: In The Hotel


__ADS_3

Pesawat mendarat dengan mulus di Bandara Charles de Gaulle di Paris, menyambut kelima remaja dengan semburat malam yang hangat. Mata mereka bersinar dengan kegembiraan saat mereka mengambil koper-koper mereka dan melangkah keluar dari pesawat. Paris, kota cinta dan mode, menanti untuk dijelajahi.


Setelah tiba di bandara, mereka memutuskan untuk mengunjungi kafe kecil yang terletak di bagian dalam terminal. Duduk di kursi-kursi empuk, mereka memesan kopi dan croissant, merasakan atmosfer khas Paris yang tenang dan romantis. Cahaya lembut dari lampu-lampu di langit-langit menciptakan suasana yang nyaman, memungkinkan mereka merasakan getaran kota yang tak asing lagi.


"Ini seperti kita sedang hidup dalam film," kata Claire dengan senyuman mengambang di wajahnya.


"Benar. Mungkin kalau kita beruntung, kita bisa menemukan petualangan ala Amelie Poulain di jalanan Paris," tambah Maya dengan mata berbinar.


Setelah makan, mereka menyusun rencana untuk mengunjungi landmark terkenal di Paris besok pagi. Setelah itu, mereka menuju area taksi dan dengan fasih memesan taksi untuk membawa mereka ke hotel bintang lima tempat mereka akan menginap.


Ketika taksi tiba, mereka menyambut pengemudi dengan senyuman dan membuka pintu untuk masuk. Sang sopir, seorang pria paruh baya dengan wajah ramah, tersenyum kepada mereka.


"Bonjour, mes amis! Welcome to Paris!" kata sang supir dengan senyum hangat.


"Bonjour! We're excited to explore the city!" jawab James dengan senyuman.


Nathaniel: Excuse me, sir. Can you take us to the Hotel Le Grand, please?


Driver: Of course, my friends! Hotel Le Grand it is. First time in Paris?


Maya: Yes, it's our first time here. We're really excited to explore the city.


Driver: Ah, Paris is a beautiful city with so much to offer. You'll have a wonderful time, I'm sure.


James: We've heard so much about the Eiffel Tower and Louvre Museum. Can't wait to see them up close.


Driver: Ah, the Eiffel Tower is a must-see, indeed. And the Louvre, well, it's like a treasure trove of art and history.

__ADS_1


Leo: Do you have any recommendations for local places to eat? We're eager to try some authentic French cuisine.


Driver: Of course! There are plenty of lovely cafes and bistros around. You might want to try some classic French dishes like escargot or coq au vin.


Claire: Those sound interesting! We'll definitely give them a try. By the way, how's life in Paris? Do you enjoy living here?


Driver: Oh, yes, I do. Paris has its charm, you know. The city's full of history and culture. And the people, well, we do love our cafe culture and taking time to enjoy life.


Nathaniel: That sounds wonderful. We're really looking forward to experiencing the Parisian way of life during our stay.


Driver: You'll have a great time, I'm sure. Just remember, take your time to wander the streets, savor the food, and immerse yourselves in the beauty of the city.


Maya: We'll definitely keep that in mind. Thank you so much for the advice and for being so friendly.


Driver: It's my pleasure, young folks. Enjoy your stay in Paris and have the adventure of a lifetime!


Sesampai di depan hotel bintang lima mereka, mata mereka memandang dengan kagum pada bangunan yang megah dan indah. Hotel ini memiliki sentuhan arsitektur klasik yang memancarkan kemewahan. Pegawai hotel menyambut mereka dengan ramah, membantu membawa koper-koper mereka dan memberikan mereka kunci-kunci kamar mereka.


Nathaniel: Wah, akhirnya sampai di hotel juga nih, guys! Gila, lihat aja bangunannya, megah banget!


Maya: Bener, Nat! Ini hotel bintang lima, pasti nggak main-main. Oh iya, jangan lupa check-innya nih.


Claire: Oke, oke, aku yang urusin ya. Eh, cek dulu ya, ada Wi-Fi di sini kan? Biar bisa tetep update sama keluarga.


Ketika mereka memasuki kamar-kamar mereka, rasa kagum tak terelakkan. Kamar-kamar ini begitu besar dan luas, dengan tempat tidur yang nyaman dan pemandangan kota Paris yang menawan dari jendela. Ada perasaan bahwa petualangan sejati baru saja dimulai, dan mereka adalah pahlawan dalam kisah mereka sendiri.


Nathaniel: (sambil terpukau) Wah, gue nggak nyangka bakal dapet kamar segede ini. Ini kayak istana

__ADS_1


Leo: (sambil melangkah masuk) Serius, ya. Ini tempat tidurnya aja segede lapangan sepak bola. Gue bakal tidur dengan gaya yang sangat ekstra nanti.


Maya: (sambil membuka jendela) Lihat aja view dari sini. Paris malam-malam itu indah banget. Gue nggak sabar buat ngerasain semuanya besok pagi.


Claire: (sambil memasuki kamar) Ada ruang tamu juga, loh. Kayaknya kita bakal punya banyak kenangan seru di sini.


James: (sambil melihat kamar mandi) Kalian lihat kamar mandinya? Mewah banget. Kayak di hotel ini aja udah kayak petualangan sendiri.


Setelah mereka puas menjelajahi kamar-kamar mereka, mereka kembali berkumpul di lorong luar kamar.


Nathaniel: (sambil mengangkat bahu) Well, guys, apa rencana kita besok pagi? Gue udah siap banget untuk menjelajahi kota ini!


Maya: (sambil menunjuk ke peta) Ada beberapa tempat keren yang bisa kita kunjungi. Mulai dari Eiffel Tower, Notre-Dame, sampai Louvre. Gimana?


Leo: (sambil tertawa) Kita juga jangan lupa nyobain makanan lokal yang udah disaranin sama sopir taksi tadi, ya.


Claire: (sambil merasa excited) Dan jangan lupa, kita bakal bikin catatan perjalanan yang keren! Kita bisa dokumentasiin semua momen seru di sini.


James: (sambil memberikan jempol ke atas) Sip, kita gaskeun! Besok pagi kita berpetualang dengan gaya Gen Z yang nggak kalah keren dari petualangan di film-film!


Dalam kamar-kamar mereka, mereka menyusun rencana untuk esok pagi. Nathaniel memimpin dengan peta dan rencana perjalanan, sementara Maya menambahkan beberapa tempat menarik yang mungkin tidak terdaftar di panduan wisata. James dan Leo memberi masukan tentang cara terbaik untuk mengelola waktu mereka dan mengunjungi semua tempat yang mereka inginkan.


Setelah rencana telah teratur, mereka berbicara tentang pengalaman pertama mereka di Paris dan berbagi apa yang mereka harapkan dari petualangan ini. Claire mengambil sebuah jurnal dari koper dan menuliskan pengalaman hari ini dengan hati-hati, mencatat detail-detail yang mungkin terlupakan dalam ingatan. Dia berbagi visinya tentang membuat catatan perjalanan yang indah dari setiap tempat yang mereka kunjungi.


"Ini adalah awal dari lembaran baru dalam hidup kita. Kita akan mengukir kenangan-kenangan yang tak terlupakan dan menuliskan kisah-kisah yang akan diceritakan kepada cucu kita kelak," ujar Maya dengan semangat.


Setelah sesi berbicara yang hangat, mereka merasa kelelahan dari perjalanan yang panjang dan menarik. Mereka memutuskan untuk tidur dan mengisi tenaga untuk hari berikutnya yang penuh petualangan.

__ADS_1


Dalam cahaya lembut yang masuk dari jendela, mereka merasa seperti ada keajaiban dalam udara. Di kota cinta yang selalu hidup, lima remaja itu merasa terhubung dengan satu sama lain, dengan dunia di sekitar mereka, dan dengan setiap langkah petualangan yang mereka ambil. Di kamar-kamar yang luas ini, impian-impian mereka semakin dekat dengan kenyataan, dan ada perasaan tak tertandingi bahwa masa depan penuh dengan keajaiban dan tak terduga.


__ADS_2