Crafting The Ultimate Adventure Bucket List

Crafting The Ultimate Adventure Bucket List
Chapter 7: Perjalanan menuju Italia


__ADS_3

Sehari setelah mereka mengunjungi Louvre dan merenungi petualangan mereka di Paris, kelima teman itu bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan mereka ke negara selanjutnya, Italia. Mereka telah menghabiskan waktu yang luar biasa di Paris dan kini siap untuk menjelajahi tempat baru.


Pagi itu, mereka berkemas dengan hati-hati, memastikan semua barang-barang mereka sudah rapi. Setiap kali mereka melipat pakaian atau mengemas barang-barang penuh kenangan, mereka tidak bisa tidak tersenyum dan mengingat momen-momen luar biasa yang mereka alami di Paris.


Claire: (sambil melipat pakaian) Ini beneran seperti mimpi yang jadi kenyataan, ya?


Nathaniel: (sambil mengangguk) Iya, Claire. Tapi petualangan kita belum selesai.


Setelah mereka semua selesai berkemas, mereka mengumpulkan barang-barang mereka dan duduk bersama di ruang tamu hotel. Mereka merasa terharu oleh petualangan mereka bersama dan bagaimana perjalanan ini telah memperkuat persahabatan mereka.


James: (sambil tersenyum) Sebelum kita pergi ke Italia, ada yang mau nelpon keluarga dulu? Kita udah seminggu di sini, pasti mereka ingin tahu kabar kita.


Setiap dari mereka mengambil ponsel mereka dan mulai menelepon keluarga mereka yang ada di Indonesia. Mereka berbicara dengan ibu, ayah, saudara, dan kerabat lainnya yang selama ini merindukan kabar mereka. Mereka berbagi cerita tentang pengalaman mereka di Paris dan berbicara tentang rencana mereka untuk mengunjungi Italia.


Leo: (sambil tersenyum) Mereka senang mendengar kabar kita. Tapi mereka juga bilang kita harus hati-hati di perjalanan kita ke Italia.


Maya: (sambil mengangguk) Iya, kita pasti akan berhati-hati. Mereka juga mendoakan keselamatan kita.


Setelah menutup panggilan dengan keluarga mereka, kelima teman itu merasa lebih dekat dengan rumah dan keluarga, meskipun mereka berada jauh dari Indonesia. Mereka tahu bahwa keluarga mereka selalu mendukung dan mencintai mereka, di mana pun mereka berada.


Setelah telfon selesai, mereka berangkat ke bandara untuk melanjutkan petualangan mereka ke Italia. Paris telah memberikan kenangan yang tak terlupakan, dan mereka siap untuk menjelajahi negara berikutnya dalam perjalanan mereka.

__ADS_1


Ketika kelima teman itu duduk di pesawat menuju Italia, mereka merasa campuran antara gugup dan antusias. Petualangan baru menanti, dan mereka tidak sabar untuk melanjutkannya.


Nathaniel: (sambil menatap jendela) Guys, kita udah di udara. Paris terlihat indah dari atas.


James: (sambil mengangguk setuju) Iya, ini seperti meninggalkan satu kisah dan memulai yang lain.


Leo: (sambil tersenyum) Aku rasa kita semua udah tumbuh selama perjalanan ini.


Claire: (sambil menggenggam tangan Maya) Semua yang kita alami di sini nggak akan pernah kita lupakan.


Maya: (sambil tersenyum) Dan petualangan kita baru saja dimulai.


Ketika kelima teman itu duduk di pesawat menuju Italia, mereka merasa campuran antara gugup dan antusias. Petualangan baru menanti, dan mereka tidak sabar untuk melanjutkannya.


James: (sambil membuka baki makanan) Wah, makanan di pesawat kali ini terlihat lezat.


Leo: (sambil meraih garpu) Iya, aku lapar setelah perjalanan dari hotel ke bandara tadi.


Mereka menikmati hidangan lezat yang disajikan di atas pesawat. Ada pasta dengan saus tomat yang kaya, potongan roti segar, dan hidangan penutup berupa tiramisu yang menggugah selera.


Claire: (sambil mengunyah) Makanan Italia memang tidak pernah mengecewakan.

__ADS_1


Setelah makan, mereka memutuskan untuk bersantai sejenak. Di depan kursi masing-masing, mereka menemukan layar pribadi yang dilengkapi dengan berbagai film dan program TV.


Nathaniel: (sambil menyandarkan kursi ke belakang) Mungkin kita bisa menonton beberapa film Italia untuk merasa lebih dekat dengan budayanya.


Maya: (sambil menggulirkan daftar film) Ada film komedi Italia yang terkenal. Bagaimana kalau kita tonton itu?


Mereka menonton film komedi Italia yang mengundang tawa, sambil menikmati kudapan ringan yang disediakan oleh awak kabin.


Setelah menonton film, mereka memutuskan untuk mendengarkan musik. Masing-masing dari mereka memiliki headphone, dan mereka saling berbagi lagu-lagu favorit mereka.


James: (sambil tersenyum) Aku punya playlist musik Italia. Ayo dengarkan beberapa lagu lokal!


Mereka mendengarkan lagu-lagu Italia yang indah, yang menciptakan suasana yang sempurna untuk perjalanan mereka. Beberapa lagu bahkan membuat mereka terpesona oleh keindahan liriknya, meskipun mereka mungkin tidak sepenuhnya memahami bahasa Italia.


Waktu berlalu dengan cepat di dalam pesawat. Mereka tertidur sebentar, berbicara tentang rencana-rencana mereka selama di Italia, dan menikmati kenyamanan perjalanan jarak jauh.


Leo: (sambil melihat keluar jendela) Lihat, kita sudah mendekati Italia!


Mereka semua menatap keluar jendela pesawat dan melihat pemandangan indah daratan Italia yang mulai muncul di bawah mereka. Mereka merasa semakin dekat dengan petualangan baru mereka, dan kegembiraan mereka semakin berkobar.


Mereka terus berbicara tentang rencana mereka di Italia, tempat-tempat yang ingin mereka kunjungi, dan makanan Italia yang mereka ingin coba. Waktu terasa cepat berlalu, dan sebelum mereka menyadarinya, mereka sudah mendarat di Italia.

__ADS_1


Nathaniel: (sambil berdiri) Ayo, kita siap untuk menjelajahi Italia!


Mereka semua bangkit dari tempat duduk mereka, mengambil barang-barang mereka, dan bersiap-siap untuk keluar dari pesawat. Perjalanan mereka ke Italia adalah bab baru dalam petualangan yang luar biasa ini, dan mereka tidak sabar untuk melihat apa yang akan mereka temukan di negara ini yang kaya akan sejarah, budaya, dan keindahan alam.


__ADS_2