Crime Eradication Book

Crime Eradication Book
Episode 26


__ADS_3

Dimalam hari,yang saat itu sudah jam 23:27,Aku pergi keluar panti menikmati suasan malam hari.Aku duduk dibangku yang ada dibawah pohon yanv besar dan sepertinya sudah sangat tua menatap langit yang cerah dan indah dengan turunya salju dari atas.


Dari arah kiriku,seseorang memanggilku.Dan saat aku menoleh,kulihat Go Yuk Min yang sedang menghampiriku.Kemudian,Go Yuk Min duduk disampingku,dan menayakan apa yang kulakukan disini.


Kuarahkan pandanganku kearahnya kemudian melepasnya kembali melihat langit yang indah itu dan menjawab bahwa aku hanya ingin melihat indahnya langit dimalam hari.


Go Yuk Min mengajukan pertanyaan kepadaku.Dia ingin tahu bagaimana cara kerja buku Crime Eradication Book.


Aku pun memberitahu dia bahwa Buku itu akan melakukan pekerjaannya sendiri.Jika diantar kami bertiga melihat atau mendengar kejahatan berencana atau pun tidak, Buku itu akan mulai melakukan pekerjaannya.Dia akan datang dengan tiba tiba,melihatkan halaman yang mana halaman itu adalah pekerjaan kami selanjutnya.Walaupun buku itu tidak ada bersama kami atau berada ditempat yang jauh dengan sendirinya dia akan datang dan memberi kami petunjuk.


Setelah mendengar bagaimana cara kerja buku itu,Go Yuk Min mengajukan pertanyaan lagi kepadaku.Kali ini,dia menayakan kapan dan dimana aku menemui buku itu.Aku pun menjawab bahwa aku menemui buku itu dihari pertamaku masuk sekolah dihalaman sekolah.Awalnya aku pikir itu adalah buku tentang pemberantas kejahatan sesuai dengan judul yang tertera di latar depan buku itu.Namun hal itu salah,Buku itu tidak memiliki satupun tulisan disetiap halamannya.


"Hei Lee Ji Hyun...Apa mimpimu?" ucap Go Yuk Min tiba tiba saja setelah aku selesai menjawabnya.


Aku pun terdiam sejenak kemudian aku menjawab pertanyaannya.Mimpiku adalah aku ingin menjadi seorang detektif tanpa ada yang mempengaruhiku.Ayahku selalu menginginkan ku menjadi seorang dokter,sementara aku tidak ingin menjadi dokter.Itulah jawabanku.


Kemudian aku kembali menanyakan apa mimpi dari Dia,dan dia menjawab bahwa dia belum mengetahui apa mimpinya.Kemudian,Go Yuk Min yang tadinya tidak mengatakan apa pun langsung mengatakan bahwa dia sekarang mengetahui apa mimpinya.Dan aku yang penasaran tidak sabar mengetahui apa mimpinya langsung bertanya"Apa?".


Go Yuk Min menjawab bahwa dia memiliki mimpi ingin selalu bersama dengan Kim Seo Hyun.Mendengar jawabnnya,yang tadinya penasaran dan senang karan dia sudah mengetahui mimpinya,perasaanku jadi kesal.Bagiku itu adalah lelucon yang sering dilakukannya.


Tiba tiba disaat yang bersamaan,Kim Seo Hyun datang dan dia menayakan apa yang asik kami bicarakan.Lalu aku menjawab bahwa ki tidak berbicara terlalu asik.

__ADS_1


Melihat Kim Seo Hyun yang keluar rumah tanpa mengenakan mantel tebal untuk melindungi tubuhnya dari dinginnya cuaca saat itu,aku langsung bertanya kepadanya kenapa dia tidak memakai mantel pelindung tubuhnya.


Kim Seo Hyun yang akhirnya sadar bahwa dia tidak mengenakan mantel langsung berlari kedalam panti meninggalkan kami berdua disana.Kim Seo Hyun sangat tidak tahan dengan cuaca yang dingin karna itu,dia akan berusaha membuat tubuhnya agar tetap dingin.


Pagi pun telah tiba,dan kami sudah bersiap siap untuk kembali ke seoul menggunakan bus.


Sampailah kami disekolah.Semua anggota Klub Kedokteran tidak akan mengikuti pelajaran hari ini.Dan aku pergi pulang kerumah menggunakan bus.


Sesampainya dirumah,kulihat Ibu ku yang sedang duduk disofa ruang tamu.Kuhampiri dia dan duduk disampingnya.Kemudian kutanyakan keadaannya.Dan syukurlah ibu mengatakan bahwa dia sudah baik baik saja setelah sakit dua hari yang lalu.


Dari lantai atas rumahku,Kakakku Lee So Hyun datang menghampiri kami lalu dia menayakan bagaimana kegiatan kaki disana.Aku pun menajawab bahwa semuanya berjalan dengan lancar.


Melihat kakakku yang masih ada dirumah yang seharusnya dia sudah pergi untuk bekerja langsung menayakan pertanyaan mengapa dia belum pergi.


Lalu,kakakku dengan tiba tiba mengajakku untuk pergi berbelanja.Karna dia sangat suka berbelanja.


Aku pun menolak ajakannya dengan mengatakan bahwa aku tidak menyukai jika akan laki laki sepertiku pergi berbelanja.


Kakakku langsung berusaha membujukku dan mengatakan bahwa dia akan membelikan ku novel yang kuinginkan jika aku menemaninya.


Ku pikir sejenak,lalu ibu mengatakan bahwa Aku pasti merasa capek jadi tidak perlu pergi.Kemudian aku mengatakan bahwa aku akan pergi bersama kakak kepada ibu ku.Dan kami berencana akan pergi dijam 10 pagi.

__ADS_1


Jam 10 pun tiba,di lantai bawah,kakakku terus saja memanggil namaku dengan sangat keras.Aku pun turun dari kamarku dan mengahampirinya.


Kakakku kesal dengan ku,dia bertanya mengapa anak pria seperti ku bisa selama itu bersiap siap seperti seorang wanita saja.Kemudian kami pun pergi berbelanja.


Banyak toko toko pakaian,sepatu,dan tas yang kami kunjungi.Namun kakaku hanya membeli satu dari semua banyaknya toko yang kami kunjungi.


Itulah yang dilakukan oleh kakakku.Dia sangat hemat dalam keuangan.Walaupun keinginannya sangat kuat.Baginya pakaian yang terlalu banyak atau mahal tidak penting baginya.


Selesai sudah aku menemani kakakku berbelanja.Seperti yang dijanjikannya tadi,dia akan membelikanku novel jika aku menemaninya.Dan kakakku bukan orang yang melanggar janjinya dia mengajakku pergi ketoko buku novel.


Didalam toko novel,saat aku sedang melihat novel novel terbaru yang akan ku beli,aku bertemu dengan Nunna Park Cha Won yang saat itu juga ada disana.


Kakakku yang ada bersama ku langsung menanyakan siapa Nunna Park Cha Won.Lalu aku memperkenalkan nunna Park Cha Won.Kemudian mereka mengobrol dan aku hanya sibuk memilih milih novel yang akan kubeli.


Selsai sudah aku memilih buku itu.Bersama dengan nunna Park Cha Won,kami pergi pulang.Karna arah rumah yang sama hanya saja jaraknya yang berbeda.


Sampailah kami didalam rumah.Disofa ruang tamu,kakakku mengatakan kepadaku bahwa Park Cha Won adalah orang yang baik.Dan cara bicaranya sangat sopan.Kakakku lanhsung berkata bahwa dia ingin berteman dengan nunna Park Cha Won.


Aku yang mendengar itu langsung tertawa gelitik lalu kukatakan bahwa jika kakakku berteman dengan nunna Park Cha Won,dia akan seperti kakakku.Dia akan selalu membuat orang lain merasa kesal dan kakakku akan selalu mengaknya berbelanja.


Dengan kesal,kakakku memukulku dengan.Pukulannya yang sebenarnya tidak begitu sakit lanhsung kukatakn bahwa itu sangat sakit.Kemudian aku memanggil manggil ibuku.Dengan cemas,kakakku mengatakan bahwa dia tidak sengaja melakukannya.Lalu dia mengatakan bahwa aku adalah pria yang cengeng seperti anak kecil.Lalu aku berhenti memanggil ibuku.Dengan kesal aku mengatkan bahwa kakakku lebih penaku dari ku.Dia sangat musah dibodohi oleh adiknya sendiri.

__ADS_1


Sadar karna telah dibohongi oleh adiknya sendiri,kakakku lanhsung kembali memukulku dengan kuat dan kali ini tidak seperti yang tadi.Kali ini pukulannya yang sangat kuat membuatku merasa kesakitan dipunggungku.Lalu,dengan kesal kakakku meninggalkanku diruang tamu yang merasa kesakitan dengan pukulannya.


__ADS_2