
Chapter 21
Lin Tian pun pulang kembali ke penginapan nya untuk beristirahat.
Setelah sampai di penginapannya Lin Tian pun pergi ke kamar nya yaitu kamar VIP no 4, setelah itu Lin Tian pun merebahkan dirinya di atas kasur lalu tertidur.
*****
Di pagi hari...
Lin Tian terbangun karena sinar matahari yang mengenai wajah nya.
"Sudah pagi kah." Ucap Lin Tian yang menyadari kalau hari sudah pagi, lalu ia melakukan kebiasaan nya yaitu pergi mandi dan mengganti bajunya.
"( ̄ヘ ̄)ᴴᴹᴹ, ngapain ya enaknya?" Ucap Lin Tian yang bertanya kepada dirinya sendiri setelah mengganti bajunya.
"Oh! Lebih baik aku lihat turnamen kultivator. Karena kemarin kan tidak ada yang menarik, dan mungkin saja hari ini ada kejadian yang menarik!" Ucap Lin Tian lalu dia keluar dari kamarnya dan pergi ke tempat kultivator.
Sedangkan Qing Long dan Bai Hu tidak di ajak, karena mereka sedang berkultivasi dari kemarin, dan Lin Tian tidak mau mengganggu kultivasi mereka.
*****
Lin Tian yang sudah berada di luar penginapan pun bergegas ke tempat turnamen kultivator untuk menonton sisa peserta yang ada.
15 menit kemudian...
Setelah 15 menit Lin Tian pun akhirnya sampai di sana dan Lin Tian pun langsung masuk saja dan duduk di tempat penonton.
Baru saja Lin Tian duduk tiba-tiba terdengar suara ledakan di sekitar colosseum.
Penonton yang mendengar ledakan pun bingung dengan apa yang sedang terjadi.
Tak lama setelah suara ledakan itu, sekarang terjadi ledakan kedua yang dimana terjadi di tengah tengah colosseum dan menewaskan 2 peserta yang sedang bertanding.
Asap mengumpul di tengah-tengah colosseum, dan setelah beberapa saat asap pun menghilang.
Saat asap itu menghilang terlihat di sana ada sesosok makhluk yang mempunyai 2 tanduk merah di dahinya dan 2 sayap merah di punggung nya.
Makhluk itu juga memiliki taring yang tajam dan mata yang berwarna seperti darah dengan ukuran tubuh yang sangat besar.
Kaisar Huangdi yang memang sedang menonton pertandingan pun terkaget karena ia tahu makhluk apa itu.
Dia pun langsung menyuruh semua orang untuk lari menjauh sejauh mungkin dan meminta prajurit nya untuk mengevakuasi seluruh kultivator ataupun warga yang sedang menonton.
Kaisar Huangdi pun turun dari tempat menontonnya tadi ke tengah-tengah colosseum tempat makhluk itu berada.
"Hey kau iblis! Mau apa kau kemari?!" Ucap Kaisar Huangdi yang menanyakan tujuan iblis itu ke alam fana, walaupun dia sudah tahu tujuan iblis itu.
"Hahahahaha!! MANUSIA! JANGAN SOMBONG KAU! KARENA KALI INI KAMI PASTI BISA MENGUASAI ALAM FANA!" Ucap iblis itu.
Karena 450 tahun yang lalu pernah terjadi peperangan antara iblis dan manusia.
Dan peperangan itu di menangkan oleh pihak manusia karena dulu ada seseorang yang sangat kuat yang datang dan membantu secara tiba-tiba tanpa diketahui asalnya.
__ADS_1
*****
Lin Tian yang melihat Kaisar Huangdi yang sedang berhadapan dengan makhluk itu pun menjadi kaget saat Kaisar Huangdi menyebut makhluk itu Iblis.
"Iblis?!, bukankah iblis itu berada di alam bawah?" Ucap Lin Tian yang kaget sekaligus bingung karena kenapa iblis bisa ada di alam fana.
"System coba analisis iblis itu." Ucap Lin Tian yang meminta System untuk menganalisis kekuatan iblis itu.
[Ting!]
[Nama : Belg]
[Umur : 856 tahun]
[Ras : Iblis]
[Title : Pemimpin tertinggi pasukan iblis]
[Kultivasi : Holy Monarch *3]
[Element : Kegelapan]
[Kondisi : Sehat]
"Holy Monarch?!" Ucap Lin Tian secara spontan saat melihat analisis System.
"Bukankah itu jauh lebih tinggi dari ku?!" Lanjut Lin Tian yang mengingat kalau kultivasi nya berada 6 ranah di bawah iblis itu.
Lin Tian pun mulai menatap iblis itu dengan tatapan selidik sekaligus bingung.
[Ting!]
[Iblis itu memakai artefak yang membuatnya kebal terhadap hukum alam fana]
"Jadi itulah mengapa dia tidak terpengaruh oleh hukum kultivasi alam fana!" Ucap Lin Tian yang paham setelah di jelaskan oleh System.
"Tapi dimana letak artefak nya?" Tanya Lin Tian kepada System.
[Artefak itu berada di lehernya, tepatnya kalung yang dipakai oleh Iblis itu]
"Hmm... Sepertinya akan susah untuk menghancurkan artefak itu." Ucap Lin Tian yang berniat menghancurkan artefak Iblis itu terlebih dahulu.
*****
Iblis itu yang sedari tadi merasakan tatapan seseorang pun merasa heran karena menurutnya orang-orang sudah kabur keluar.
Dia pun melihat ke asal tatapan itu dan terlihat disana ada seorang pemuda yang sedang menatap nya.
Dia pun langsung menatap balik ke pemuda itu, sedangkan kaisar yang melihat Iblis itu seperti menatap sesuatu pun menjadi penasaran.
Kaisar pun melihat ke arah Iblis itu menatap dan dia juga melihat seorang pemuda yang sepertinya sedang menatap Iblis itu juga.
Kaisar yang merasa seperti mengenal pemuda itu pun mencoba mengingat-ingat siapa pemuda itu.
__ADS_1
Tak berapa lama dia pun mengingat kalau pemuda itu adalah Lin Tian, dan dia pun secara spontan langsung menyebut nama Lin Tian.
"Tuan Lin Tian!" Ucap Kaisar Huangdi secara spontan, Iblis itu yang mendengar perkataan Kaisar Huangdi pun menjadi bingung.
"Lin Tian?" Ucap Iblis itu bingung dengan perkataan Kaisar Huangdi.
Lin Tian yang merasa kalau Iblis itu sudah tahu akan posisinya pun langsung berjalan turun ke tengah colosseum.
*****
"Hey Iblis!" Ucap Lin Tian menyapa Iblis itu sebelum bertarung dengan Iblis itu.
Karena Lin Tian lah yang terkuat diantara semua orang di alam fana, jadi dialah yang harus menjaga orang-orang yang lebih lemah darinya.
Memang ya! Menjadi orang kuat itu memiliki tanggung jawab nya lebih besar dari yang lemah.
Iblis itu yang mendengar kalau dirinya seperti disapa oleh Lin Tian pun menjadi waspada karena melihat sikap Lin Tian yang santai.
"Siapa kau?!" Ucap Iblis itu dengan nada mengintimidasi, walaupun hal itu tidak berguna bagi Lin Tian.
"Perkenalkan namaku Lin Tian! Dasar Iblis kecil." Ucap Lin Tian dengan nada yang arogan, berniat memancing emosi Iblis itu.
Iblis itu yang mendengar perkataan arogannya Lin Tian pun menjadi kesal karena merasa Lin Tian itu sombong.
"Cih! Dasar bocah sombong!" Ucap Iblis itu, lalu menyerang Lin Tian dengan pukulannya.
Lin Tian pun hanya bisa menghindar karena kalau dirinya berhenti beberapa detik saja maka tubuhnya akan terluka karena pukulan Iblis itu.
"Tidak kena! Wlee..." Ucap Lin Tian sambil menjulurkan lidahnya meledek Iblis itu.
Iblis itu yang merasa dirinya diledek oleh Lin Tian menjadi semakin marah dan kembali menyerang Lin Tian dengan lebih aggressive.
Lin Tian yang merasakan kecepatan serangan Iblis itu bertambah pun menjadi sedikit kewalahan saat menghindari serangan Iblis itu.
Tetapi Lin Tian masih tetap memancing amarah dari Iblis itu.
"Tidak kena dasar Iblis kecil!" Ucap Lin Tian yang lagi-lagi mengejek Iblis itu.
Iblis itu pun menjadi semakin marah dan kembali menyerang dengan kecepatan dan kekuatan serangan yang bertambah kuat.
Sedangkan kaisar Huangdi yang sedari tadi sudah menjaga jarak dengan pertarungan Lin Tian dan Iblis itu pun menjadi kaget.
Dia merasa kalau dirinya yang melawan Iblis itu mungkin dirinya sudah mati hanya dalam sekejap.
Dan dia hanya bisa kagum terhadap Lin Tian karena di usia yang muda kekuatannya sudah menjadi sekuat itu.
Kaisar Huangdi juga mencoba memperkirakan kekuatan pertarungan itu, dan saat mencoba memperkirakannya Kaisar Huangdi menjadi kaget.
Karena saat memperkirakan kekuatan mereka berdua, dia merasa kalau kekuatan Lin Tian dan Iblis itu sudah mencapai tingkat Saint atau lebih.
*****
Sedangkan colosseum yang tadinya utuh menjadi hancur tidak karuan, dan hanya tersisa reruntuhan colosseum nya saja.
__ADS_1
{Bersambung... }
*sorry up nya lama 🙏🗿