Cultivation System

Cultivation System
Chapter 26 : Membuka Hadiah!


__ADS_3

Chapter 26


"Aku? Takut? Itu tidak akan mungkin terjadi, dan satu lagi... aku tidak akan pernah kabur dari pertarungan," ucap Lin Tian.


Swuusshh!


Srriing!


"Kheuk!" Ketua Iblis itu kaget, "Beraninya kau..." ucap Ketua Iblis itu, kemudian dia pun mati karna tertebas oleh Lin Tian.


*****


Setelah membunuh Iblis tersebut, Lin Tian berkata "Cih! Dasar menjijikkan." sambil meludah ke tanah.


Setelah itu Lin Tian pun berbalik dan pergi ke arah para keluarga bangsawan yang menahan para Iblis tadi, "Siapa kau?! Apa kau bagian dari pasukan Iblis tadi, hah?!" ujar salah seorang anggota dari keluarga bangsawan. "Hei! Apa kau tidak melihat kalau dialah yang telah membunuh seluruh Iblis itu?!" ucap seseorang sambil memukul kepala orang tadi.


"Terimakasih telah membunuh para Iblis itu, Senior. Dan, tolong maafkan perilaku pria tadi senior." mohon orang itu kepada Lin Tian, "Tenang saja, aku tidak akan memikirkan perkataan pria itu." Lin Tian mengatakan itu sambil memegang bahu orang yang memohon kepadanya.


"Terimakasih atas kebaikannya, Senior. Perkenalkan nama saya Wu Zixu kepala keluarga Wu." Wu Zixu memperkenalkan diri kepada Lin Tian dengan posisi telapak tangannya bertemu jadi satu, "Ya, perkenalkan juga namaku Lin Tian." Lin Tian yang juga memperkenalkan diri dengan posisi mempertemukan kedua telapak tangannya sama seperti sikap Wu Zixu.


Setelah itu Lin Tian melihat-lihat sekeliling seperti mencari seseorang, "Itu dia." Lin Tian bergumam. "Huft... Syukurlah dia tidak apa-apa." gumam Lin Tian sambil melihat ke arah Xue Ying.


"Tuan Wu, apakah ada yang meninggal karena penyerangan ini?" tanya Lin Tian kepada Wu Zixu yang berada di sebelahnya.


"Ada, Senior Lin." jawab Wu Zixu. "Berapa?" tanya lagi Lin Tian, "Sekitar seribu orang lebih, senior." jawab lagi Wu Zixu.


"Bisakah kau mengantarkanku ke tempat para korban yang meninggal?" tanya Lin Tian lagi.


"Bisa senior. Silahkan ikuti saya." jawab Wu Zixu, setelah itu dia berjalan ke suatu tempat.


Setelah sampai di tempat tersebut, Lin Tian yang melihat banyaknya korban yang meninggal bahkan dengan cara yang tragis pun membatin "Sungguh keji, benar-benar keji. Tunggu saja kalian para iblis, aku akan datang dan membantai kalian."


Lin Tian melihat disana ada banyak sekali mayat, dan ada juga korban yang terluka. Lin Tian juga melihat ada Kaisar Huangdi bersama keluarganya sedang membantu para korban yang terluka disana.


Lin Tian pun memutuskan untuk kesana dan menanyakan sesuatu kepada Kaisar Huangdi.


"Kaisar!" panggil Lin Tian kepada Kaisar Huangdi, Kaisar Huangdi pun langsung menengok ke arah suara panggilan itu berasal dan melihat bahwa yang memanggilnya adalah Lin Tian.


"Ah! Tuan Lin. Ada apa memanggil saya?" tanya Kaisar Huangdi kepada Lin Tian.


"Kaisar, aku ingin engkau menceritakan mengapa bisa ada korban seperti ini." ucap Lin Tian yang ingin tahu mengapa bisa ada korban.


"Em... Sebenarnya..." ucap Kaisar Huangdi menceritakan apa yang terjadi pada saat Lin Tian sedang mengulur waktu.


Jadi, pada saat Lin Tian sedang mengulur waktu. Kaisar Huangdi langsung menghubungi para keluarga bangsawan untuk membuat tempat evakuasi untuk melindungi warga-warga biasa yang tidak memiliki maupun memiliki kultivasi dari para iblis yang menyerang.


Dan pada saat mereka sedang mengevakuasi para warga, tiba-tiba saja para iblis tersebut sudah sampai di tempat evakuasi tersebut yang menyebabkan matinya orang-orang yang belum masuk ke tempat yang sudah dilapisi pelindung dari serangan para iblis. Jadi kebanyakan dari korban yang mati adalah orang yang tidak sempat untuk masuk ke dalam pelindung dan mati karena dibunuh oleh para iblis.


"Ah... Begitu ya. Baiklah, kalau begitu aku ingin memulihkan energi qi ku dahulu." ucap Lin Tian kemudian pergi dari sana.


"Hm... Ternyata karena ketidakmampuanku lah, mereka jadi mati. Sepertinya aku harus cepat bertambah kuat agar bisa membunuh musuh-musuhku dengan mudah." batin Lin Tian sambil berjalan ke salah satu bangunan dan melompat ke atap bangunan itu.


"Oh iya, aku lupa menanyakan bagaimana pelindung ini bisa menahan gempuran para iblis yang berada di ranah Holy Emperor itu." gumam Lin Tian yang sebenarnya tadi berniat menanyakan tentang pelindung ini juga.


Akhirnya dia pun memutuskan untuk bertanya kepada System "Hei System."


[Ting!]


[Ada apa tuan?]


"Apa kau tahu tentang pelindung ini?" tanya Lin Tian sambil menunjuk ke arah pelindung yang sedang melindungi tempat evakuasi tersebut.


[Tolong tunggu sebentar, tuan... ]


"Baiklah." Setelah itu Lin Tian menunggu selama ±1 menitan.


[Ting!]


[Pelindung ini adalah sebuah artefak tingkat langit dari alam Immortal yang dapat melindungi sebuah area dari serangan dengan ranah Monarch *3, akan tetapi untuk mengaktifkan artefak ini sangat memerlukan banyak energi qi]


"Jadi begitu ya. Tapi, darimana mereka mendapat artefak itu?" tanya lagi Lin Tian.


[Mungkin artefak itu pemberian dari leluhur salah satu keluarga yang kemungkinan sudah berada di alam Immortal]


"Ooh begitu. Lalu, apakah keluarga Xie di immortal tau kalau aku memusnahkan keluarga Xie yang ada disini?" tanya Lin Tian yang penasaran akan hal itu.


[Tidak akan, tuan. Karena keluarga Xie yang ada di immortal juga sudah di musnahkan oleh seseorang]


"Apa kau tau siapa?" tanya lagi Lin Tian.


[Tidak, tuan]

__ADS_1


"Huft... Yasudah, kalau begitu buka hadiah yang diberikan oleh suara misterius itu saja." ucap Lin Tian yang memutuskan untuk membuka hadiah yang dia dapatkan dari suara misterius.


[Kotak Hadiah]


Buka/Tidak]


"Buka!" kata Lin Tian dengan semangat.


[Selamat tuan mendapatkan:


-Pedang Pembelah Semesta ( Ilahi )


-Mata Semesta ( Ilahi )


-Skill; Lubang Hitam ( Dewa )


-Skill; Infinite Lightning Strike ( Immortal )


-Teknik Kultivasi; Pemilik Alam ]


Lin Tian mengangguk saat melihat tingkatan dari hadiah yang diberikan suara misterius itu karena sudah menduganya, akan tetapi Lin Tian agak bingung saat melihat yang paling bawah. "Teknik kultivasi? Mungkinkah itu teknik untuk berkultivasi?." Lin Tian bertanya-tanya dalam hatinya.


[Ya, tuan. Itu adalah teknik untuk berkultivasi]


"Ooh... Tetapi, kenapa tidak ada tingkatan seperti yang lain?" tanya-nya lagi yang bingung mengapa tidak ada tingkatan seperti skill, pedang, dll.


[Itu karena teknik kultivasi akan berkembang mengikuti pemilik atau pengguna dari teknik tersebut yang dimana hal tersebut membuat teknik kultivasi tidak dapat di kategorikan dalam tingkatan manapun]


"Ooh, begitu." kata Lin Tian yang paham sambil mengangguk-anggukan kepalanya.


"Baiklah, Status!" gumam Lin Tian.


[Ting!]


[ STATUS ]


[ Nama : Lin Tian ]


[ Umur : 18 Tahun ]


[ Gender : Laki Laki ]


[ Ras : Manusia ]


[ Teknik Kultivasi : Penguasa Alam ( 0%/100% ) ]


[ Job : - ]


[ Tipe Tubuh ↓ ]


∅ Tubuh Astral


∅ Tubuh Dewa Naga ( 5%/100% )


∅ Tubuh Kaisar Element


∅ Tubuh Asura's


∅ Tubuh Kekosongan


[ Skill ]


> Infinite Lightning Strike ( Immortal )


> Lubang Hitam ( Dewa )


> Jutaan Pedang Pembelah Langit ( Kuno )


> Infinite Blade's ( Surgawi )


> Jari Dewa ( Surgawi )


[ Element ]


∆ Element Air (100%), Element Api (100%), Element Es (100%), Element Petir (100%), Element Kayu (100%), Element Angin (100%), Element Cahaya (100%), Element Kegelapan (100%), Element Ruang dan Waktu (100%)


[ Senjata ]


° Pedang Pembelah Semesta ( Ilahi )


° Dual Heavenly Sword ( Surgawi )

__ADS_1


° Pedang Raja Neraka ( Dewa )


[ PS : 102.500.046.000.000.000 (‹ Kuadrilliun) ]


[ PP : 10.000.000 ]


[ EK : 2.000.000 ]


[ Kekayaan : 10.000.700 Koin Emas]


[ Penyimpanan ]


• Kartu Bawahan ( True God )


• Voucher Diskon 80%


• Voucher 100× Exp ( 1 hari )


[ SHOP » ]


[ UPGRADE » ]


[ VERSION : 1.0 ]


"A-a-a-apa?!!" Lin Tian berteriak karena sangat terkejut saat melihat PS miliknya.


"Ku-ku-kuadrilliun??! A-apa maksudnya ini system?! Ba-bagaimana bisa PS ku menjadi sebanyak itu??!!" tanya Lin Tian dengan terbata-bata karna terkejut melihat PSnya itu.


[Itu adalah PS yang ada dapatkan dari membunuh 5 juta Holy Emperor]


"Astaga! Aku tidak menyangka akan mendapat banyak sekali PS seperti ini." kata Lin Tian sambil memegang kepalanya.


Kemudian Lin Tian pun menenangkan dirinya, setelah itu ia memutuskan untuk kembali ke tempat sebelumnya dia bertemu dengan Kaisar.


"Hey, Kaisar." sapa Lin Tian sambil menepuk pundak Kaisar dari belakang.


"Ah! Tuan Lin, ada apa? Apakah energi anda sudah pulih?" tanya Kaisar Huangdi.


Lin Tian mengangguk dan bertanya kepada Kaisar "Ngomong-ngomong, ada berapa korban yang terluka?"


"Umm... Sekitar 500 Orang, tuan Lin." jawab Kaisar Huangdi.


"Owh... Lalu bagaimana kabar korban-korban tersebut? Apakah sudah pulih semua?" tanya lagi Lin Tian kepada Kaisar Huangdi.


"Belum, tuan. Masalahnya kita kekurangan pil penyembuh untuk menyembuhkan mereka semua saat ini." jawab Kaisar Huangdi dengan ekspresi sedih.


"Ooh... Memangnya berapa pil yang diperlukan?" tanya Lin Tian lagi.


"Sekitar 170 Pil Penyembuh Tingkat Menengah dan 30 Pil Penyembuh Tingkat Tinggi, jadi total 200 Pil Penyembuh." jawab Kaisar Huangdi lagi.


"200 Pil ya... System, beli pil-pil yang disebutkan oleh Kaisar Huangdi tadi." titah Lin Tian dalam pikirannya kepada System.


[Baik]


[Ting!]


[Membeli 170 Pil Penyembuh Tingkat Menengah dan 30 Pil Penyembuh Tingkat Tinggi menghabiskan 10.750.000 PS, Sisa PS tuan: 102.500.045.989.250.000 PS]


"Hahh... Jika dilihat sekarang, nominal seperti itu jadi terlihat kecil ya." ucap Lin Tian dalam pikirannya saat melihat harga dari seluruh pil tersebut.


Kemudian Lin Tian mengambil pil-pil tersebut dan memberikannya kepada kaisar, "Itu semua pil yang dibutuhkan, pakailah itu untuk menyembuhkan para korban." kata Lin Tian setelah memberikan pil-pil tersebut.


Kaisar yang melihat pil-pil tersebut dikeluarkan dengan mudahnya oleh Lin Tian sedikit terkejut, tapi dia langsung tersadar dan menundukan kepalanya sambil berterimakasih kepada Lin Tian.


"Ah! Jangan manunduk seperti itu, kaisar." Ucap Lin Tian yang terkejut karena kaisar menundukkan kepalanya kepadanya.


Setelah itu, Lin Tian pamit untuk pergi dan memercayakan mereka untuk menyembuhkan para korban yang terluka.


"Huft... Oh iya, dimana Qing Long, Bai Hu dan Shenlong?" Lin Tian yang baru sadar kalau sedari-tadi dia tidak bersama Qing Long, Shenlong dan Bai Hu.


[Mereka sedang berkultivasi di penginapan, tuan]


"Berkultivasi? Apakah mereka tidak tahu kalau aku mati sebelumnya?" tanya Lin Tian kepada System.


[Tidak! Karena system menahan indra mereka agar tidak mengetahui keadaan tuan sama sekali. Karena kalau tidak seperti itu, mereka akan mengamuk]


"Hmm... kau ada benarnya system. Baguslah kalau begitu." ucap Lin Tian dalam pikirannya yang berpikir kalau itu ada benarnya.


Setelah itu Lin Tian langsung menggunakan elemen ruangnya untuk berpindah tempat ke penginapan tempat sebelumnya ia menginap.


..._______________...

__ADS_1



*


__ADS_2