Demi Duit Tiga Ratus Ribu Aku Hamil

Demi Duit Tiga Ratus Ribu Aku Hamil
bab 10 Rudi dan dara ribut


__ADS_3

saat Maya menelfon Rudi rupanya tanpa sengaja dara mendengar pembicaraan Rudi dan maya, saat itu juga dara kesal dan langsung marah pada suaminya itu.


oh gitu kamu ya mas di belakangku kamu main api sama sahabatku dan sampai perempuan itu hamil . dara pun menangis sejadi jadinya.


melihat itu Rudi pun panik bukan seperti itu sayang mas mohon dengar dulu.


apa lagi yang harus aku dengar mas, dara udah dengar semuanya hu hu mas jahat. dara pun menangis semakin kencang.


tolong dengerin mas dulu.


dengerin apa lagi mas, mas Rudi mau nikahi Maya gitu karena dia mengandung anak mas iya.


dara mas sayang dan cinta cuma sama kamu percayalah.


kalau mas sayang kalau mas cinta ko bisa perempuan lain hamil anak mas.


begini dara kamu kan tau istriku jauh di luar kota aku kan pria normal sedangkan kamu kalau belum menikah gak mau aku jamah sementara mas butuh menyalurkan ngerti dong laki laki.


maksud mas apa kenapa bisa sama Maya ujar dara masih sambil menangis tapi udah gak kencang kayak pertama nangis.


awalnya mas cuma iseng ngajak dia jalan nanti tak kasi duit eh malah langsung mau. terus kami jalan mas lagi kesepian tak pegang dikit mau pegang lagi mau dan ahkir nya


ya terjadi dah ah uh ah uh.


mas jangan bercanda aku lagi kesel ini.


beneran dara bisa aja itu bukan anak mas karena saat aku cicip udah gak perawan tu si Maya.


apa iya mas jangan bercanda.


iya mas gak bohong. bisa aja kan itu anak orang lain lagian dia mas bayar ko berarti dia itu emang perempuan gak bener kan mana mungkin mas percaya kalau itu anak mas.


kamu percaya gak sama mas.

__ADS_1


gak aku masih kesel sama mas.


jangan gitu dara sayang.


mas dara hukum seminggu gak di kasi jatah.


apa jangan gitu dong sayang, kalau mas gak tahan terus nyari perempuan lain gimana apa kamu menginginkan itu.


dara pun berpikir setelah beberapa saat, gak jadi mas dara hukum istrinya itupun pergi setelah mengatakan pembatalan hukuman Rudi.


Rudi pun langsung jingkrak jingkrak sambil bilang yes kaya anak TK di kasi permen.


pagi pagi seperti biasa Maya sudah bangun tapi dia sangat mual, Maya sudah berusaha menahan mualnya tapi gak ketahan tahan ahkir nya dia pun lari ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya. kakak iparnya yang kebetulan lewat pun melihat kejadian itu dia pun merasa curiga.


Lela kakak iparnya pun diam aja mungkin anak itu masuk angin pikirnya. tapi gak berapa lama Maya muntah muntah lagi. gak beres ini anak itu pasti lagi hamil ujarnya. setelah lela selesai mengurus anaknya dia pun menemui suaminya.


mas Agus.


mas dengerin tu si Maya dari dia bangun dia bolak balik kamar mandi terus.


sakit perut kali biarin aja.


ih mas kalau orang ngomong dengerin dulu sampai selesai dia bolak balik kamar mandi muntah terus Lo.


terus, masuk angin kali.


sepertinya tidak kayaknya dia lagi hamil mas jangan sampai kita malu apa kata orang nanti.


panggil dia kemari.


Lela pun pergi ke belakang dan menemui Maya.


may di panggil mas Agus.

__ADS_1


iya mbak Maya pun berhenti melakukan pekerjaannya dan menemui kakaknya.


may apa terjadi sesuatu dengan mu.


ngak Maya gak apa apa.


kamu yakin terus dari tadi kamu muntah terus apa itu, kamu lagi hamil kan.


mendengar itu Maya pun gelagapan.


ayo ngaku may ujar kakaknya.


Maya berpikir memang harus mengatakan semua pada kakaknya karena gak bisa di sembunyi kan juga. akhirnya Maya pun berkata iya.


mendengar pengakuan Maya Agus pun marah langsung memukul maya. Maya hanya menangis di perlakukan kakaknya dengan kasar.


ayo katakan siapa bapak dari anak itu ujar Agus.


Maya pun bingung mau bilang apa.


ayo may katakan kata Lela.


sudah meninggal dua hari yang lalu dia kecelakaan mati di tempat ujar maya.


mendengar itu Agus pun kalap langsung menghajar Maya di pukul tendang di tampar. Maya hanya pasrah dan melindungi perutnya saja.


Lela yang melihat itu pun panik dia khawatir dengan suaminya bukan dengan Maya.


mas udah mas nanti terjadi sesuatu dengannya kamu di penjara bagai mana dengan anakmu mas. mendengar itu Agus pun berhenti memukuli Maya.


kalau bapak anak itu sudah mati berarti tidak akan ada yang mau tanggung jawab berarti mulai sekarang kamu urus diri kamu sendiri dan segera pergi nanti kamu aku pukuli lagi.


Maya pun pergi mandi dan bersiap siap untuk bekerja.

__ADS_1


__ADS_2