
Seminggu telah berlalu, hal yang dinantikan pun akhirnya terwujud. Pada waktu itu, setelah kelas sihir selesai, para murid sihir menyebarkan kabar tentang adanya duel sihir antara pengajar dengan murid baru yang masuk ke akademi
Berita menyebar luas, bahkan sampai ke telinga para pengajar yang lain. Pengajar lain mengingat kan kepada pengajar sihir, agar menyerah saja, dan menerima kekalahan tanpa adanya perlawanan.
"anak itu sudah menjatuhkan harga diri para murid, dan diriku. Bagaimana aku bisa diam dengan hal seperti itu, meskipun dia hanya seorang pemuda kecil, ucapan nya itu tidak bisa diabaikan. " ucap pengajar sihir dengan nada tinggi dikarenakan emosi yang membara
"aku tidak ingin mengganggu kelasmu, akan tetapi Ask itu bukanlah suatu hal yang bisa kau lawan. Dia seperti dewa, para pengajar yang memberikan tes pun tak bisa berdiri dihadapannya. Ask memiliki kekuasaan yang setara dengan lord, jadi lebih baik urungkan niatmu untuk melawannya, daripada engkau akan malu, bahkan harga dirimu lebih jatuh! " ucap kepala sekolah dengan memohon
Pengajar sihir mengabaikan semua perkataan yang baru saja dia dengarkan, dan pergi bergegas menuju area duel.
...-------------------------------...
...Di perjalanan...
"tchh, orang macam apa dia, bahkan kepala sekolah sampai memperingatkan ku, bahkan jika dia memang benar kuat, dia tidak memiliki kekuasaan. Aku akan menghancurkan kebanggaan mu anak muda, bersiaplah... " ucap pengajar sihir dengan tawa keji
...----------------...
...Sesampai di area duel...
"akhirnya pengajar terhormat tiba, dan lihatlah, sungguh banyak siswa dan pengajar yang datang untuk menyaksikan duel ini. " ucap Ask dengan lantang
"lalu, apakah kamu berubah pikiran? kamu ingin mundur dari duel ini wahai murid sombong! " ucap pengajar sihir dengan tegas, sambil menatap rendah Ask
__ADS_1
"tentu tidak, daripada kebanyakan bicara, lebih baik kita mulai, aku minta agar kau mengeluarkan semua kekuatan yang engkau punya! " Ask berbicara dengan tegas
"ya baiklah, aku akan menunjukkan kepadamu, dimana derajat murid itu berada!!! " ucap pengajar sihir dengan marah
setelah semua berkumpul di area duel, kedua petarung bersiap, dan mulai membuat aliran mana. Namun berbeda dengan Ask, yang hanya diam termenung memperhatikan gerakan pengajar sihir.
setelah aba-aba ketiga, sang pengajar sihir pun meluncurkan sihir nya secara beruntun, sihir yang dilancarkan oleh pengajar sihir, sejenis dengan peluru cahaya, atau disebut dengan light bullet
Ask hanya menghindar dan terus menghindar, Ask tidak melakukan perlawanan, melainkan hanya menerima serangan yang dilancarkan oleh pengajar sihir dan terus menghindarinya.
"hei nak, apakah dirimu hanya bisa menghindar tanpa melakukan serangan balik? tunjukkan kepadaku sikap angkuh mu itu nak!!! " ucap pengajar dengan teriakan penuh amarah, serta terus melancarkan serangan sihir
"percuma saja aku menunjukkan kekuatanku, bila seranganmu tidak ada yang mengenai ku, ayolah, keluarkan semua kekuatan penuh mu. " ucap Ask sambil tertawa
serangan beruntun terus dikerahkan oleh sang pengajar, dan Ask terus menghindar. karena sudah mulai terbawa emosi, pengajar pun mulai menyerang dengan sihir tingkat atas, dimulai dari fire lance, hingga dominance combat.
Dalam beberapa detik, muncullah sebuah artefak yang belum pernah dilihat oleh para ras iblis, bahkan kepala sekolah terkaget dengan artefak yang dikeluarkan oleh Ask.
"hei guruku, aku mengakui kekuatanmu, namun itu hanya berguna ketika melawan iblis rendahan. Lihatlah sihir dan kekekalan yang kumiliki, jangan sampai semua yang ada disini lupa dengan kejadian hari ini. Aku menantikan pertarungan yang menantang, aku menerima semua tantangan dari setiap ras. Bagi siapa yang bisa menjatuhkan kekuasan yang kumiliki, aku akan mengakui kekalahan ku dan menghadiahkan gelar Lord untuknya." ucap Ask dengan lantang, hingga ucapannya terdengar oleh ras yang lain
semua yang ada di area duel pun berlutut, serta mengakui kekuasaan Ask. Semua terkejut dengan kehadiran sang Lord yang sudah lama hilang, akhirnya semua situasi yang terjadi, sudah terjawab dengan sendirinya.
"wahai Demon Lord, aku minta maaf atas perbuatan buruk yang ku lakukan, aku mohon ampunan wahai sang Lord. " ucap pengajar dengan ketakutan, sampai-sampai sekujur tubuhnya merinding
__ADS_1
"heii, ini tidak seru. Aku memang menantikan semua pertarungan yang bisa menghilangkan kebosananku, ayolah angkat kepalamu, aku tidak mengharap kan sesuatu seperti ini. " ucap Ask dengan kecewa
"mana mungkin saya berani melawan sang Lord, saya minta maaf karena telah berani menunjukkan muka saya dihadapan paduka Lord.. " pengajar sihir berkata dengan meminta ampunan
"ah ya sudahlah, lupakan ini! "
"ini terlalu membosankan. "
"kalau begitu aku memaafkan mu, berdirilah, dan kembali lah ketempat kalian masing masing! " ucap Ask dengan nada kecewa
Setelah kejadian itu, Ask diperlakukan dengan hormat, bahkan kepala sekolah memberikan ruangannya untuk ditempati oleh Ask.
Setelah beberapa hari berlalu, Ask pun berencana untuk meninggalkan akademi sihir iblis, dan ingin berkunjung ke wilayah ras yang lain. Ask pun bertanya kepada kepala sekolah tentang situasi yang terjadi selama beberapa tahun terakhir.
Ask juga meminta kepala sekolah untuk menyiapkan daftar semua petarung yang layak dan memiliki kekuasaan tinggi di wilayahnya, dengan tujuan mengajaknya berduel.
Ask menjelaskan bahwasannya dia kembali hanya karena bosan, dan ingin mencari hal baru di dunia luar.
Setelah persiapan selesai, Ask memutuskan untuk pergi ke wilayah ras manusia. Dari data yang didapat oleh kepala sekolah, terdapat 12 manusia pilihan, dan banyak hero lainnya yang memiliki kekuasaan dan kekuatan.
"hmmm, Abraham Lance Delton. Keturunan penyembah dewa apollo ya, sepertinya ini sedikit menarik. "
"yoshh, sudah diputuskan. Aku akan menjatuhkan ketenaran dua ras sekaligus... hahahah. " ucap Ask dengan tawa jahat
__ADS_1
Ask pun berpamitan dengan ras iblis, dan mulai berangkat ke wilayah ras manusia.
...----------------...