Demon Lord Is Back

Demon Lord Is Back
3# Ras manusia


__ADS_3

Dalam perjalanan menuju wilayah ras manusia, Ask sempat berhenti di sebuah kedai yang letaknya tak jauh dari wilayah ras manusia.


Ask pun masuk ke kedai tersebut, dan memesan beberapa makanan dan minuman. Ask banyak mendengar gosip dari berbagai ras, karena letak yang berada diluar wilayah ras bersifat netral. Ada yang bergosip tentang kekuatan sihir hitam, ada juga yang bergosip tentang warrior elite yang mengalahkan semua petarung di duel antar ras pada pekan lalu.


Ask tertarik dengan warrior yang dibicarakan oleh para petualang, Ask bertanya tentang duel antar ras yang diadakan di wilayah netral. Setelah mendapat beberapa informasi, ada hal menarik yang membuat Ask ingin segera mengikuti pertarungan antar ras tersebut.


pemilik kedai berkata, bahwasannya di area duel tersebut tidak dibatasi peraturan, hanya saja petarung dilarang membunuh lawannya. Dengan peraturan demikian, Ask berekspektasi tinggi terhadap duel tersebut.


Tak lama Ask keluar dan berjalan agak jauh dari kedai tersebut, arena duel antar ras tepat berada di depan mata.


"woahhh, ini dia yang ku nantikan, "


"semoga saja semua petarung disini layak untuk dilawan. " ucap Ask sambil melompat kesenangan


Ask pun mendaftar duel, dan mendapat antrian untuk bertarung besok pagi, Ask sempat meminta untuk dimajukan lebih awal, namun antrian itu mutlak dan tidak bisa dirubah kecuali menggantikan posisi petarung yang lain.


Ask pun sabar menunggu hingga keesokan harinya pun tiba


"sudah lama aku tidak bersemangat seperti ini, ku harap aku bisa berolahraga dengan leluasa pada pertarungan nanti. " ask berkata dengan wajah aneh sambil melompat kesana sini


waktu antrian Ask pun sudah tiba, akhirnya Ask pun memasuki area pertarungan. Ask melawan seorang ras dewa yang dikenal memiliki kekuatan diluar nalar. Dengan informasi tersebut Ask pun tersenyum lebar.


Petarung pun dipersilahkan memasuki area, aba aba pun dimulai, 1,2,3 mulai.


"lightning core domination..... " Ask melancarkan sihir


seketika lawan pun terjatuh, dan tidak sanggup bertarung lagi, juri dan penonton kebingungan dengan sihir yang Ask gunakan. Meskipun itu sihir tingkat tinggi, tidak semestinya ras dewa tak sadarkan diri hanya karena satu serangan.


Ask pun memenangkan pertarungan pertama, dan lolos ke babak kedua. Di babak kedua, Ask melawan petarung dari ras iblis, karena Ask bosan dengan lawannya, ketika pertarungan dimulai Ask langsung melancarkan serangan sihir tingkat unknown. tingkatan sihir dibagi menjadi 3 bagian, namun diluar itu diklasifikasikan menjadi tingkat unknown, dan kelas dari sihir tersebut berbeda beda tergantung penggunanya, dimulai dari kelas satu hingga sembilan, dan diluar itu dikatakan dengan kelas Unreadable. Hanya beberapa penyihir bangsawan saja yang berhasil mencapai kelas tersebut, dan tidak ada yang sampai pada tingkatan unknown kelas Unreadable.


Ask pun memenangkan pertarungan secara beruntun, hingga lawan yang dia tunggu pun muncul untuk bertarung dengannya. Sang warrior elite dari ras manusia yang memiliki aura berkah dewa,


"dilihat dari penampilannya, sepertinya dia memakai berbagai artefak ya. "

__ADS_1


"mulai dari perisai, pelindung tubuh, hingga senjata pun merupakan artefak. "


"ini sungguh menarik, aku juga akan mengeluarkan artefak kebanggaanku. " ucap Ask dalam hati dengan wajah kegirangan


petarung dipersilahkan memasuki arena, aura dari warrior elite pun menutupi barrier area duel. Ask pun memasuki area duel, dan mengeluarkan artefak kebanggaannya. Begitu Ask masuk, suasana dan area barrier berubah seketika, yaitu diselimuti oleh berbagai macam energi, baik dari energi cahaya hingga kegelapan, semua energi berpusat pada satu titik, yaitu artefak legendaris kebanggaan Ask.


Sebuah artefak berbentuk tombak dengan mata pisau yang dilengkapi batu permata dari berbagai ras, tentu saja batu permata tersebut merupakan batu permata kelas Unreadable yang setara dengan seluruh harta kerajaan.


batu permata tersebut ada 6 buah, yang masing masing melambangkan kekuasaan dari setiap ras


batu cahaya yang dimiliki oleh ras dewa


batu kegelapan yang dimiliki oleh Demon Lord dari ras iblis,


batu air yang dimiliki oleh ras hewan,


batu api yang dimiliki oleh ras setengah hewan,


dan batu tanah yang dimiliki oleh ras setengah iblis.


Tentu saja batu itu hanya dimiliki oleh orang dengan kekuasaan tertinggi, atau Lord itu sendiri, namun tidak ada yang percaya dengan keaslian dari batu permata tersebut.


"hei warrior, kerahkan semua kemampuan mu ya, aku bosan dengan pertarungan keroco. " ucap Ask dengan lantang dengan tatapan sinis


pertarungan pun berlangsung, Ask hanya menghindar dan terus menghindar. Setelah warrior kelelahan dan kehabisan mana, Ask pun mulai mengeluarkan skill bertarung nya. Aliran mana yang terletak pada setiap batu perma di ujung tombak, masing masing mengeluarkan aura yang mencekam.


"Demonax trinity calivan...! "


"Domain flame genesys!! " serang beruntun di lancarkan oleh Ask


hingga sang warrior pun tak bisa bangkit dari tempat jatuhnya, semua badannya kaku serta mati rasa. Dan Ask pun memenangkan pertarungan tanpa adanya perlawanan


"hei kawan, kau cukup berbakat dalam ilmu sihir. Namun aku bingung kenapa ahli sihir seperti mu lebih memilih kelas warrior? "

__ADS_1


"setahuku terdapat kelas arc mage, dan mage tingkat lanjut lainnya, tapi sihir yang engkau tunjukkan cukup menghibur, Terima kasih kawan! " ucap Ask dengan senang sambil mengulurkan tangan untuk menolong warrior tegak


"huhh, ternyata masih ada teknik tertinggi dibanding teknik yang ku gunakan. "


"aku penasaran dengan ilmu sihir yang kau gunakan, bisakah kau jelaskan sedikit kepadaku? "


"aku yakin itu bukanlah sihir tingkat tinggi, melainkan tingkat unknown, namun baru kali ini aku melihatnya secara langsung. " warrior berkata kepada Ask sambil memohon penjelasan


Ask pun menjelaskan beberapa hal mendasar tentang artefak yang dia miliki, dan ilmu sihir yang dia gunakan. Setelah semua penjelasan selesai, Ask meminta sang warrior agar menjadi sekutunya, dan ikut berkelana bersamanya.


Setelah berbincang yang cukup lama di area duel, warrior kebingungan dengan waktu yang masih sama dengan saat sebelumnya, masih pagi hari. Tentu saja hal tersebut disebabkan karena ilmu sihir waktu yang digunakan Ask, namun Ask tidak memberitahukan nya kepada warrior.


Setelah seharian pertarungan antar ras berlangsung, akhirnya tibalah saat pengumuman pemenang, dan tentu saja dimenangkan oleh Ask, sang Demon Lord.


setelah semua urusan selesai, masing masing petarung pun kembali ke penginapan nya, kecuali Ask. Ask berjalan jalan ke wilayah di sekitar arena, dan berhenti di suatu tempat,


"akhirnya ketemu kau, "


"kali ini aku tak akan membiarkan engkau bermalas malasan lagi, "


"sebelum ku gunakan kekuatanku, lebih baik kau keluar dengan keinginan sendiri.... "


"DAMON!!!!! AKU MEMANGGILMU, KELUAR KAU SEKARANG!! " Ask berkata dengan lantang dengan nada mengancam


Ask menghitung waktu mundur, dan pada hitungan yang ketiga, DAMON pun keluar meminta ampun karena keterlambatan nya,


"aku mohon ampun padamu wahai Demon Lord, aku meminta belas kasihmu,"


"maafkan DAMON karena terlambat untuk datang menghadap paduka Lord. " DAMON berkata tersedu sedu dengan keadaan merinding


Setelah berbincang dengan DAMON Ask memerintahkan DAMON untuk menyelidiki tentang warrior elite yang berkontrak dengan salah satu dewa pendiri, yaitu michael. Ask cukup penasaran dengan kekuatannya yang menyimpang dari berkah dewa.


DAMON pun menjalankan tugasnya, dan Ask pun pergi mencari penginapan.

__ADS_1


__ADS_2