Dendam Tuan Muda Yang Terbuang

Dendam Tuan Muda Yang Terbuang
Kondisi Fathma Membaik


__ADS_3

|•|Like,Vote,And Hadiah|•|√


Mobil pun Melaju Meninggalkan Panti Asuhan D.


Didalam Mobil,Ramdhan Terus Saja Memeluk Dan Bermain Dengan Andy Tanpa Memperdulikan Hans Membuat Hans Menjadi Sangat Kesal.


Karena Saking Kesalnya Dicuekin oleh daddy dan adiknya,Hans pun langsung merebut andy dari pangkuan daddynya dan mendudukan andy dipangkuannya


"Lepaskan Aku,Aku Mau Daddy..Daddy.." Pekik Andy Yang Membuat Hans Semakin Geram, lalu Hans mencium Andy berkali kali yang membuatnya kegelian.


"Hahaha... Geli..Hentikan" Ucap Andy


Tapi Hans Tidak Mendengarkannya Dan Tetap Mencium Adik Kecilnya.


Baiklah Aku Akan Mengeluarkan Jurus Andalan Terakhirku,Kak Bersiaplah Menghadapi Amukan Daddy Bathin Andy Tersenyum Sinis.Lalu Kemudian Andy pun Menangis


"Daddy.."Ucap Andy Masih Terus Menangis


"Hans!!,Apa Yang Kau Perbuat Pada Adikmu!!" Pekik Ramdhan Sangat Keras Seperti Orang Kesetanan


"Aku?,,Aku Tidak.." Ucapan Hans Terpotong


"Sudahlah,Daddy Tidak Mau Tahu Alasanmu,Cepat Kau Diamkan Adikmu!!" Pekik Ramdhan Lagi


"Baiklah Baiklah.." Ucap Hans Lalu Memangku Adiknya Dan Menepuk Nepuk Pelan Punggungnya,Tanpa Terasa Andy Sudah Berhenti Menangis Dan Tertidur Pulas DiPangkuan Kakaknya.


|•| 5 Menit Kemudian |•|


"Sayang,Kau Bisa Turun Dulu!, Kaki Kakak Sudah Sangat Kecam" Ucap Hans Menggoyang Goyangkan Tubuh Adiknya


Karena Tidak Ada Jawaban,Hans Lalu Melihat Kearah Adiknya.Dan Dilihatlah Adiknya Sedang Tertidur Pulas Dipangkuannya Kakaknya.


"Astaga..Adik Kecilku Yang Nakal,Dad Coba Lihat Kelakuan Putramu,Kakiku Sudah Sangat Keram Dia Malah Enak Enakan Tidur" Ucap Hans Tersenyum Melihat Adiknya Yang Tengah Tertidur Pulas Dipangkuannya,Sedangkan Ramdhan Hanya Tersenyum Melihatnya.


"Hans,Kalau Kau Lelah Biar Daddy Yang Memangku Andy"


"Tidak Apa Apa Dad Aku Tidak Lelah,Daddy Istirahat Saja" Balas Hans.


Lalu Mereka Pun Tertidur Pulas Dengan Andy Yang Masih Berada Di Pangkuan Kakaknya.


|•| 3 Jam Kemudian |•|


"Tuan,Kita Sudah Sampai Di Mansion" Ucap Johan Membangunkan Ketiga Tuannya.


"Benarkahh?Johan Kau Bawa Barang Barang Andy Kedalam,Aku Akan Membangunkan Kedua Putraku" Perintah Ramdhan


"Baik Tuan" Balas Johan Lalu Meninggalkan Tuannya.


"Hans,Bangun Nak,Kita Sudah Sampai."


"Benarkah??,Aahhh..Kakiku Sangat Keram!" Ucap Hans Meringis Kesakitan


"Sini Biar Daddy Aja Yang Gendong Andy,Kamu Masuk Duluan Sanah" Perintah Ramdhan Yang Dibalas Anggukan Oleh Hans.


"Sayang Bangun Udah Sampe Rumah Nihh.." Ucap Ramdhan Membangunkan Putra Bungsunya


"10 Menit Lagi Daddy" Ucap Andy Masih Memejamkan Matanya Yang Membuat Ramdhan Tertawa.Lalu Ramdhan Pun Masuk Sambil Menggendong Putra Bungsunya Dan Membawanya Ke Kamar.


|•| 20 Menit Kemudian |•|


Andy Yang Baru Bangun Dari Tidur Nyenyaknya Langsung Mencari Keberadaan Daddy Dan Kakaknya,Lalu Ia Pun Turun Kebawah Karena Tidak Menemukan Daddy Ataupun Kakaknya Di Atas.

__ADS_1


Ana Yang Melihat Tuan Mudanya, Langsung Menghampirinya.


"Tuan Muda,Apa Ada Yang Anda Butuhkan"Tanya Ana


" Apa Bibi Melihat Daddy Dan Kakakku?"Tanya Andy


"Tuan Hans Sedang Pergi Kerumah Temannya Dan Tuan Besar Sedang Tidur Dikamarnya" Balas Ana


"Bibi Tolong Bawa Aku Kekamar Daddy" Pinta Andy


"Baiklah,Ayo Silahkan Tuan" Balas Ana


Mereka Pun Naik Lagi Kelantai Atas Dan Pergi KE kamar Ramdhan.Sesampainya Didepan Kamar Ramdhan,Ana Mengetuk Pintu Kamar Tersebut,Tapi Baru Beberapa Ketukan Andy Sudah Menerobos Masuk Kedalam,Ana Yang Melihat Hal Itu Hanya Tersenyum Dan Menggelengkan Kepalanya.


Didalam Kamar Andy Melihat Daddynya Sedang Tertidur Dan Disebelahnya Ada Seorang Wanita Yang Terbaring Lemah Dengan Wajah Yang Sangat Pucat Tapi Tidak Mengurangi Kecantikannya.


"Apa Dia Mommyku?" Bathin Andy


Lalu Dia Mendekati Ramdhan Dan Naik Di Atas Tubuhnya Lalu Ia Melompat Lompat Diatas Tubuh Ramdhan


"Daddy..Bangun,Daddy Bangun" Ucap Andy


Karena Daddynya Tidak Juga Bangun Andy Pun Menampar Daddynya


Plakkk..


"Awww..."


"Sayang,Kenapa Kamu Disini?" Tanya Ramdhan Dengan Suara Khas Bangun Tidurnya


"Aku Bosan Dad,Dan Kakak Tidak Ada" Balas Andy Sedikit Keras


"Ushtt..,Jangan Keras Keras Mommymu Sedang Tidur" Ucap Ramdhan Lalu Ia Membawa Andy Turun.Dan Dibawah Sudah Ada Oppa Abbas Dan Oma Farida Yang Sedang Menonton Televisi.


"Ha..ii, Ramdhan Anak Siapa Yang Kau Bawa Itu?"Ucap Oma Farida Terkejut.


" Masa Mom Tidak Mengenalnya,Dia Adiknya Hans Mom Namanya Andy"Balas Ramdhan Terkejut Karena Berhasil Mengerjai Momnya


"Oohh..Adik Hans.." Ucap Oma Farida menganggukkan Kepalanya


Lalu..


"Hahh,Itu Adik Hans,Berarti Itu Cucuku Yang Hilang" Pekik Oma Farida Lagi Yang Tanpa Terasa Sudah Mengeluarkan Buliran Bening Dari Netra Coklatnya.


"Yaiyalah Mom,Cucu Mom,Masa Cucuku" Balas Ramdhan Tergelak Yang Langsung Mendapat Tatapan Tajam Dari Opa Abbas


"Sorry Dad,Hihi"


"Sini Sama Oma Sayang" Ucap Oma Faridha


Lalu Andy Pun Mendekat Kearah Omanya Dan Memeluknya Erat


"Cucu Oma Yang Tampan Sudah Besar" Ucap Oma Faridha Sambil Mencium Andy


"Cuma Oma Aja Yang DiPeluk,Opa Enggak?" Ucap Opa Abbas


Lalu Andy Berbalik Kearah Oppanya Dan Memeluk Oppanya Dengan Erat


Hans Yang Melihat Itu Hanya Tersenyum Bahagia Karena Kini Keluarganya Sudah Lengkap Dengan Kembalinya Andy.


"Nak,Ayo Kita Ke Atas Kita Bangunkan Mommymu" Ajak Ramdhan

__ADS_1


"Tapi,Aku Masih Ingin Main Sama Oppa"


"Mainnya Nanti Lagi Yahh,Kalau Udah Bangunin Mommy" Ucap Ramdhan Lagi Yang Dibalas Anggukan Oleh Andy.


Sesampainya Mereka Didalam Kamar Mereka Langsung Menghampiri Fathma Yang Sedang Terbaring Lemah.


"Sayang,Lihatlah,Siapa Yang Kubawa" Ucap Ramdhan


Lalu Fathma Menatap Anak Yang Ada Disamping Suaminya Dengan Intens


Beberapa Menit Kemudian..


Fathma Langsung Terbangun Dari Tidurnya Dan Langsung Menangis..


"Anak..Ku..." Ucap Fathma Sambil Membuka Tangannya Isyarat Dia Minta Dipeluk 😂


"Mommy..." Andy Pun Memeluk Mommynya Sangat Erat Dan Menangis.


"Sayang Kau Sudah Besar Yahh" Ucap Fathma Tersenyum


"Mom,Aku Ini Masih Kecil" Balas Andy Mengeluarkan Puppy Eyesnya Sehingga Membuat Fathma Tergelak.


Ramdhan Yang Sangat Terkejut Melihat Istrinya Sudah Bisa Tertawa Sangat Keras Langsung Menelpon Dr.Bara,Dokter Pribadi Keluarga Musyaffa,Karena Ini Pertama Kalinya Ia Melihat Fathma Tertawa Lagi Sejak 4 Tahun Terakhir Semenjak Hilangnya Putra Bungsunya


"" Tuan,Dr.Bara Sudah Sampai"Ucap Salah Seorang Pelayan


"Suruh Dia Masuk"


"Baik Tuan"


"Tuan,Ada Apa Tuan Memanggil Saya?"


"Cepat Periksalah Keadaan Istriku" Perintah Ramdhan Yang Dibalas Anggukan Oleh Dr.Bara


"Tuan,Ini Sebuah Keajaiban,Kondisi Nyonya Fathma Semakin Membaik,Saya Sarankan Untuk Terus Menjaga Mood Nyonya Agar Selalu Baik,Maka Insya Allah Nyonya Akan Sembuh Total" Ucap Dr.Bara


"Alhamdulilah, Terima Kasih Banyak Dokter" Ucap Ramdhan


"Iya Sama Sama Tuan"


"Kalau Begitu Saya Pamit Permisi" Ucap Dr.Bara Lagi


"Silahkan" Balas Ramdhan


Setelah Kepergian Dr.Bara,Ramdhan Kembali KE kamar Dan Menghampiri Istri Dan Anak Bungsunya Yang Sedang Asik Bercerita,Lalu Ia Mencium Pipi Chubby Andy Berkali Kali Sehingga Membuat Si Empunya Pipi Kegelian


"Daddy Geli.." Ucap Andy Yang Sudah Sangat Kegelian


"Dad,Kau Ini Jahil Sekali Dengan Anakmu" Ucap Fathma Yang Kondisinya Sekarang Sudah Lebih Fit Dan Lebih Baik Dari Kemarin Kemarin


"Dad,Terima Kasih Sudah Menemukan Putra Kecil Kita" Ucap Fathma Lagi


"Apapun Untukmu Sayang.." Balas Ramdhan Tersenyum....


|•|**To Be Continue....|•|


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜


|•|Like,Comment,Vote,And Hadiahnya..Makasih...:))|•|√√


|•|Maaf Kalu Ceritanya Gak Nyambung Dn Typo🙏🙏...|•|√**

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2