
|•| **Like,Vote,Dan Hadiah |•|√
Disini Udah 7 Tahun Kemudian Yahh Pas Andy Udah Umur 12 Tahun,Terus Nanti Dia Diusir Sama Hans Karena Suatu Masalah Gitu.Penasaran???,Cuss Tetap Stay Tuned Di Novel Ini Yahh,Makasih**..;))
|•| 7 Tahun Kemudian |•|
"Pergi Kau Dari Sini,Aku Sangat Muak Melihat Muka Sok Polosmu Itu" Pekik Hans Dengan Sangat Keras
"Tapi Kak..Bukan Aku Yang Membuat Kakak Ipar Jatuh..Aku Hanya Ingin Menolongnya" Balas Andy
"Aku Tidak Peduli,Dan Satu Lagi Mulai Sekarang Jangan Panggil Aku Kakak Lagi,Karena Kau Sudah Bukan Adikku Lagi.Pergi.." Pekik Hans Sangat Lantang.
Jedderr...Perasaan Andy Seperti Tersambar Petir Di Siang Bolong.Padahal Bukan Dirinya Lah Penyebab Kakak Iparnya Terjatuh Dari.Dia Hanya Berniat Menolongnya Karena Mendengar Suara Minta Tolong.
|•| FlashBack On |•|
Andy Yang Sedang Berbaring Sambil Menulis Novel Di Platform Menulis Online Merasa Haus.Ia Pun Turun KE dapur Untuk Mengambil Cemilan Dan Air Minum.Tapi Di Tengah Perjalanan Tepat Didepan Kamar Yang Sudah Lama Tidak Di Tempati Ia Mendengar Suara Orang Menelpon.
"Hahh..Bukannya Itu Suara Ka Natasya,Sedang Menelpon Siapa Dia?Bukannya Kak Hans Dirumah?" Bathin Andy Bertanya Tanya
"Sayang,Bagaimana Ini Aku Takut Ketahuan Oleh Hans Jika Aku Sedang Hamil Anakmu" Ucap Natasya Yang Ketakutan
...........................
"Apa Kau Bisa Menjamin Jika Hans Tidak Akan Mengetahuinya?" Tanya Natasya
................................
__ADS_1
"Baiklah,Kalau Begitu Aku Tutup Dulu Teleponnya Sayang.Miss You Muachh" Ucap Natasya Menutup Panggilan Teleponnya,Lalu Ia Berjalan Keluar Dan DiKagetkan Dengan Andy.
"Kakak Ipar Jahat.Ternyata Selama Ini Kakak Mengkhianati Kakakku. Lihat Saja Aku Akan Melaporkannya Pada Kak Hans" Pekik Andy
"Hei Anak Kecil Jika Kau Berani Melaporkannya Maka Aku Akan.." Ucapan Natasya Terputus Karena Andy Memotong
"Aku Tidak Peduli Dengan Ancamanmu Itu!!,Aku Akan Tetap Melaporkannya" Balas Andy,Kemudian Ia Dengan Cepat Lari Turun Kebawah Dan Natasya Pun Mengejarnya.Namun Nahas Ketika Di Tangga Natasya Keseleo Ia Pun Terjatuh Dan Mengalami Pendarahan
"Auww..Tolong..Sakitt" Natasya Merintih Kesakitan.
Mendengar Suara Minta Tolong,Andy Pun Bergegas Menuju Arah Tersebut.Dan Dilihatnya Kakak Iparnya Mengalami Pendarahan Lalu Andy Pun Bergegas Menolongnya
"Ya Allah,Kakakk" Pekik Andy Histeris
"Ayo Kita KE kamar Kak,Biar Ku Bantu Berdiri,Setelah Itu Aku Akan Menelepon Dokter Bara" Ucap Andy Sembari Mengulurkan Tangannya Hendak Menolong Kakaknya Untuk Pergi Ke Kamar
Tapi Dengan Cepat Natasya Menepis Tangannya
Lalu Kemudia Hans Pun Datang
"Astaga,Sayang Kau Kenapa?,Astaga Darah,Sayang Kau Pendarahan" Ucap Hans Sangat Khawatir
"Auuww,Sayang Sakitt!!" Ucap Natasya Dengan Wajah Berpura Pura Menahan Sakit.Ia Sudah Memulai Sandiwaranya.
"Ya Ampun Sayang Kenapa Kau Bisa Terjatuh Seperti Ini?" Tanya Hans Lagi..
"Ini Semua Karena Adikmu!!,Aku Sedang Berjalan Menuruni Tangga,Lalu Dia Menarikku Dengan Sangat Kencang Hingga Aku Terjatuh,Aku Tidak Tahu Kenapa Dia Menarikku,Padahal Aku Mencoba Untuk Selalu Baik Dan Menyayanginya Seperti Adik Kandungku" Blas Natasya Pura Pura Menangis
__ADS_1
Lalu Hans Pun Menatap Ke Arah Andy Dengan Tatapan Membunuh,Ada Aura Kemarahan Terpancar Dari Netranya,Kemudian Ia Menampar Andy Dengan Sangat Keras.
Plakkk...Suara Tamparan Mendarat Di Pipi Chubby Andy
"Apa Kau Berniat Membunuh Kakak Iparmu Hahh,Apa Salahnya Padamu" Pekik Hans Dengan Sangat Keras..
"A..Aku Hanya Ingin Menolongnya,I..Ini Tidak Seperti Yang Kau Pikirkan" Ucap Andy Menahan Bulir Bening Di Netranya Yang Sudah Hampir Terjatuh.
"Aku Sudah Tidak Percaya Padamu,Sekarang Kau Kemasi Barang Barangmu Lalu Pergi Dari Sini" Pekik Hans Lagi Dengan Sangat Keras.
Natasya Hanya Tersenyum Penuh Kemenangan Melihat Kejadian Itu.Sedangkan Johan Hanya Bisa Diam Karena Ia Tahu Tuannya Sedang Sangat Marah
Tuan,Kau Sudah Dibutakan Oleh Cinta Sehingga Kau Tidak Tahu, Mana Malaikat Yang ASLI,Dan Mana Iblis Yang Menyamar Sebagai Malaikat Bathin Johan
|•| Flashback Off |•|
"Baiklah,Aku Akan Pergi Dari Sini,Tapi Ingat Jika Bukan Manusia Yang Akan Membalasmu Maka Allahlah Yang Akan Menghukummu,Dan Ingat Hukum Karma Pasti Akan Berlaku Untuk Orang Egois Sepertimu" Pekik Andy Tersenyum Sinis Lalu Meninggalkan Mansion Itu.
Sedangkan Hans Hanya Mematung Mendengar Ucapan Adiknya...
|•| **To Be Continue.. |•|
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
|•| Like,Vote,Dan Hadiahnya Makasih.. |•|
|•| Up Tipis Tipis Banyak Kerjaan Lain Harap Di Maklumin🙏🙏😚 |•|
__ADS_1
|•| Maaf Kalau Gak Nyambung Dan Typo🙏🙏....|•|√√
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ**...