Dendam Tuan Muda Yang Terbuang

Dendam Tuan Muda Yang Terbuang
Kabar Burung


__ADS_3

|•|Jangan Lupa Like,Vote,And Hadiah√|•|


Berita Tentang Hilangnya Putra Kedua Ramdhan Dan Fathma Sudah Sampai Ketelinga Farida Dan Abbas,Orang Tua Dari Ramdhan,Oma Faridha Sangat Terkejut Mendengar Berita Hilangnya Cucu Keduanya,Bahkan Yang Lebih Mengejutkan Lagi,Bahwa Menantunya Jatuh Sakit Dan Syock Mendengar Berita Tersebut.Bahkan Mereka Sampai Membela Untuk Pulang Ke Indonesia Dan Meninggalkan Pekerjaannya DiNegeri Kincir Angin, Belanda.Demi Menjenguk Keadaan Sang Menantu Dan Membantu Mencari Cucu Mereka.


Bandara Internasional Soekarno-hatta


Faridha Mengambil Handhponenya Didalam Tas Berwarna Peachnya Kemudian Menekan Kontak Dan Mencari Nama Ramdhan.


Tutt...Suara Telpon Memanggil


"Hallo,Mom"Sapa Ramdhan Di Seberang Telepon


" Hallo Nak,Cepat Kau Jemput Mom Dan Dad Dibandara"


"Baiklah,Aku Akan Menyuruh Johan Untuk Menjemput Kalian,Karena Aku Sedang Merawat Istriku"


"Baiklah Kalau Begitu,Mom Matikan Dulu"


"Okay Mom,Hati Hati DiJalan" Ucap Ramdhan Mengakhiri Panggilan


Lalu Kemudian,Ramdhan Menekan Aplikasi Kontak DiHandPhonenya Dan Mencari Nama Asisten Pribadinya,Johan


Tutt....Suara Telepon Memanggil

__ADS_1


"Hallo,Tuan" Sapa Johan Dari Seberang Telepon.


"Hallo,Johan Cepat Kau Jemput Nyonya Besar DiBandara"


"Baiklah,Tuan"


"Yasudah,Aku Matikan Dulu" Ucap Ramdhan Mengakhiri Panggilan


Kemudian Johan Pun Bergegas Untuk Menjemput Nyonya Dan Tuan Besar DiBandara...


|•|15 Menit Kemudian|•|


Oma Farida,Opa Abbas,Dan Asisten Johan Sudah Sampai Di Mansion Utama.


Cklak...Suara Pintu Dibuka


Dan Terlihatlah Ramdhan Yang Sedang Menunggu Kedatangan Orang Tuanya Sambil Membaca Koran Ditemani Secangkir Kopi Moccachino Dan Sepiring Kue Crroisant.Melihat Orang Tuanya Sudah Tiba,Dengan Segera Ramdhan Menghampiri Keduanya Dan Memeluk Mereka Dengan Sangat Erat,Kemudian Ramdhan Menangis Tersedu Sedu DiPelukan Mommynya,Pria Yang Biasanya Terlihat Dingin,Arrogant,Dan Berwajah Datar,Kini Terlihat Sangat Rapuh Dengan Bulir Bening Yang Masih Keluar Dari Netra Hijau Zamrudnya...


"Sudahlah,Jangan Menangis,Kita Akan Berusaha Menemukan Putramu,Dan Menyembuhkan Istrimu" Ucap Oma Faridha Menasehati Putra Satu Satunya Itu


"Tapi Mom,Sudah Sepekan Aku Berusaha Mencari Baby Andy,Tapi Hasilnya Nihil Belum Ada Tanda Tanda Dia Berada Dimana" Balas Ramdhan Sambil Terus Terisak


"Bersabarlah,Yang Harus Kita Lakukan Sekarang Adalah Terus Berdoa Dan Berusaha Semoga Cucuku Segera Ketemu"

__ADS_1


"Ohh Yah,Bagaimana Keadaan Menantuku" Tanya Oma Faridha Lagi


Hahh...Ramdhan Menghela Nafas Panjang Sebelum Kemudian Menjawab Pertanyaan Mommynya


"Kondisinya Semakin Memburuk,Mungkin Dia Sangat Trauma Atas Kehilangan Baby Andy,Bahkan Makannya Pun Sekarang Sangat Sedikit,Jika Tidak Ada Peralatan Dari Dokter Mungkin Sekarang Dia Sudah Pergi Meninggalkan Kita" Ucap Ramdhan Sambil Menyeka Air Matanya


"Kalau Begitu Mom Akan Menjenguknya Dulu,Kau Berbincanglah Dulu Dengan Dadmu" Ucap Oma Faridha Kemudian Meninggalkan Ruang Tamu


"Bagaimana Cucuku Bisa Hilang Ramdhan?,Apa Kau Tidak Menyuruh Nanny Untuk Menjaganya?" Tanya Opa Abbas Kepada Ramdhan


"Aku Tidak Tau Dad,Baby Diculik Di Tengah Malam Saat Kami Sedang Tertidur,Dan Lagi Aku Sudah Pernah Menyuruh Fathma Untuk Memperjakan Nanny Yang Akan Menjaga Baby,Tapi Dia Tidak Mau,Dia Bilang Dia Akan Membesarkan Anak Anak Kami Tanpa Bantuan Nanny,Agar Kelak Mereka Tidak Kekurangan Kasih Sayang Dari Kami" Balas Ramdhan


"Memang Benar Apa Yang Istrimu Ucapkan,Ya Sudah Kalau Begitu Daddy Juga Akan Menyuruh Anak Buah Daddy Untuk Membantu Mencari Baby Andy"


"Benarkah?,Terima Kasih Dad,Kau Yang Terbaik" Balas Ramdhan Sembari Memeluk Erat Daddynya...


|•|**To Be Continue|•|√....


|•|Jangan Lupa Like,Comment,Vote,And Hadiah,Makasih:))|•|√


``Maaf Kalau Typo``√


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ**...

__ADS_1


__ADS_2