
Huang Xian terbangun di tengah hutan belantara, dengan luka di sekujur tubuhnya.
Remaja lima belas tahun itu mendadak ling-lung karena asing dengan lingkungan tempat dia berada saat ini.
Belum lagi dia merasakan tubuhnya yang perih di mana-mana.
Luka di sekujur tubuhnya itu karena apa,dia berusaha keras mengingatnya.
Apakah kecelakaan motor bersama wong Han,teman sekolahnya kemaren yang sudah membuat luka di tubuhnya,lalu di mana temannya saat ini berada?.
Berbagai macam pertanyaan berputar dalam benaknya membuat kepala Huang Xian berdenyut nyeri.
Tiba-tiba telinganya mendengar suara geraman semacam harimau di balik semak-semak,betapa ciut nyalinya menyadari dirinya berada di tempat asing seperti ini.
Kenapa bisa berada di tengah hutan,kenapa tidak di dalam rumah sakit, harusnya ketika dia dan Wong Han kecelakaan kemarin ada yang menolongnya membawanya ke rumah sakit.
Kondisi jalan tidak sedang sepi saat itu.
Mustahil tidak ada penolong yang membantu mereka berdua ke rumah sakit, kembali dia teringat Wong Han, temannya yang ikut membonceng motor nya.
Dimana Wong Han, kenapa Huang Xian terlempar di tengah hutan belantara seorang diri seperti ini?
#Flashback on
(menggunakan bahasa gaul pada saat di jaman modern, anggap saja seperti remaja kota saat ini)
Huang Xian POV
Namaku Huang Xian,usia lima belas tahun,kelas lX .
Teman sebangku aku namanya Wong Han,kami selalu satu kelas sejak dari kelas VIl.
Hari ini kelas pulang lebih cepat karena ada rapat guru.
"Bro pulang bareng gua pa enggak lu?", tanyaku pada Wong Han,teman sebangku aku.
"Yo'i bro,gua lagi gak bawa motor hari ini!"jawab Wong Han.
"Oke,tunggu gua di parkiran bro,gua ke perpustakaan dulu sebentar!",kataku sambil berjalan ke perpustakaan untuk mengembalikan novel yang telah selesai aku baca.
O ya,aku penggemar semua buku bacaan, terutama novel atau komik action fantasi tentang kerajaan dan dunia kependekaran .
Aku bisa begadang hanya untuk menyelesaikan bacaan novel atau komik karena batas waktu peminjaman yang akan segera habis.
Aku tidak mau kena denda ataupun kena sanksi tidak di perbolehkan pinjam buku lagi.
__ADS_1
Setelah dari perpustakaan,aku langsung menuju ke arah parkiran untuk mengambil motorku.
Aku melihat Wong Han sedang asyik bermain ponsel sambil duduk di atas motorku.
"Pacaran mulu...!"aku mengagetkan nya.
"Aiih ... lu ngagetin aja njjjiiir !", sungutnya.
"Masih jalan sma si Yuan Xi kah?",aku iseng bertanya.
"Siapa?", jawaban Wong Han membuatku kesal.
"Badak!"jawabku asal.
"Eeeh .. lu knapa, sejak kapan Yuan Xi pacaran sama badak, iya kali cewek secantik dia..,!"Wong Han ngedumel dan belum selesai namun aku menghentikan nya.
"Mau pulang kaga lu, berisik,dah tau gua nanya elu,karena elu pacarnya, eh malah pake nanya siapa, emang di sini ada siapa selain elu,apa elu badak?",aku menghentikan kata-kata nya sambil menyalakan mesin motorku.
Tanpa aba-aba dia melompat ke bagian belakang motor ku kerena aku sudah bersiap untuk tancap gas.
Aku mengebut sepanjang jalan tanpa tahu sebabnya,
Yang ada di fikiranku ingin cepat sampai rumah dan segera main game.
"Bro pelan-pelan napa,gua masih pengen hidup woy!",teriak Wong Han.
Namun aku tak menggubris nya,aku tetap tancap gas, hingga sampai pada sebuah jembatan tiba-tiba aku melihat seorang kakek akan menyeberang jalan,saking kagetnya aku banting motor ke arah lain dan menabrak pembatas jalan yang membuat ku terpental jauh menabrak sesuatu dan seketika semua menjadi gelap.
#flashback off.
"Di mana aku, kemana Wong Han,uuh perih sekali ini.... !"aku meringis menahan perih di tubuhku
"Tapi luka ini seperti bukan luka karena kecelakaan lalulintas,ini lebih mirip bekas gigitan binatang buas!", monolog ku dalam hati sambil aku perhatikan luka-luka di sekujur tubuh ku.
Suara menggeram di balik semak belukar membuat ku merasa cemas.
Tiba-tiba sekelebat bayangan melewatiku dan terdengar suara benda roboh ke tanah.
Bruuugh...
Hening sejenak, kemudian aku merasakan tubuhku melayang menerobos dedaunan.
Aku terayun-ayun dalam gendongan seseorang terbang di antara lebatnya pohon di dalam hutan.
Aku menahan nafas antara kaget dan kagum melihat sosok yang sedang membawaku terbang.
__ADS_1
Raut wajah datar tanpa senyuman, meskipun demikian dia terlihat seperti seorang yang sangat berwibawa,dan wajahnya mirip-mirip tokoh utama dalam buku action yang aku baca....tampan.
Author POV
Huang Xian di selamatkan seseorang dari ancaman seekor harimau yang ada di dalam hutan.
Sepertinya dirinya belum sadar jika telah berada pada dimensi dunia lain.
Dia masih merasa takjub dengan penolong nya hingga tidak menyadari perbedaan yang ada pada keduanya.
Huang Xian mengenakan seragam sekolah khas anak SMP, sedangkan sang penolong mengenakan baju pendekar khas cina jaman dahulu,dengan rambut panjang yang di ikat ekor kuda.
Setelah sampai di sebuah bangunan berbentuk rumah sederhana khas jaman dahulu,Huang Xian di turunkan dari gendongan sang penolong.
"Kenapa pangeran melarikan diri dari rombongan?", pertanyaan itu mengagetkan Huang Xian.
"Hah... pangeran,... siapa pangeran?",tanya Huang Xian.
"Eeh.. tunggu dulu, kenapa kostum mu aneh,apa kamu dari karnaval atau semacamnya?"tanya Huang Xian lagi.
Orang tersebut menatap tajam pada Huang Xian, seperti ada kekuatan pada mata orang tersebut yang membuat Huang Xian harus menundukkan kepalanya.
"Siapa kamu sebenarnya,jika kamu bukan pangeran kami,pangeran Xian Xian,lalu kenapa wajahmu sama persis dengan nya,hanya rambutmu yang terlihat lebih pendek dan juga pakaian mu ini,huh memalukan!"pertanyaan itu membuat Huang Xian melihat diri nya sendiri dari ujung kaki sampai ujung kepala.
"Eeh tuan aneh,namaku Huang Xian,aku masih sekolah,dan ini seragam sekolah ku, bagian mana pakaian ku yang memalukan,inikah..?", Huang Xian menunjuk celana pendek nya.
"Aku tidak tahu ini di mana dan kenapa aku bisa berada di tengah hutan belantara seperti tadi,aku ingat,aku pulang sekolah bersama temanku tadi...!", Huang Xian menceritakan dari awal kecelakaan itu terjadi hingga dirinya ditolong oleh orang asing tersebut.
"Tetaplah seperti ini,menjadi pangeran negeri kami,karena kami merasa dirinya tidak akan pernah kembali,setelah dirinya berburu dengan beberapa orang pengawal nya beberapa hari yang lalu, sepertinya musuh dari kerajaan kami telah menghabisi pengawalnya dan membunuh pangeran kami serta membuang jasadnya ke dalam hutan, tempat aku menemukan mu tadi!", cerita orang tersebut.
"Aaah... jadi... apa aku sudah mati?",tanya Huang Xian sambil menunjuk hidungnya sendiri.
"Tidak tahu jika di tempat asalmu sana, di sini kamu masih hidup, dan kamu adalah seorang pangeran dari kerajaan kami,kamu pangeran Xian Xian,dan aku kakak sepupu kamu,namaku pangeran Ling Zhan,mari pulang bersamaku,bibi sangat mengkhawatirkan dirimu!", penjelasan dari pangeran Ling Zhan bisa di mengerti oleh Huang Xian,
Berdasarkan otak cerdasnya dan buku-buku bacaannya, dia mulai sadar jika dia telah terlempar ke jaman dahulu akibat kecelakaan motor tersebut dan kini berada pada suatu kerajaan dimana dirinya adalah seorang pangeran.
Biarkan tabib istana nanti mengobati lukamu,mari kita lanjutkan perjalanan menuju istana kerajaan, karena ibumu sangat merindukanmu dan beliau sedang sakit.
#############################
Ini novel baru saya, genrenya kurang jelas ya, hehehe maaf banyak typo, maklumi ya karena saya masih amatiran.
Selamat membaca . Jangan lupa tinggalkan jejak anda.
Terimakasih 🙏.
__ADS_1