Dia Yang Telah Pergi

Dia Yang Telah Pergi
26


__ADS_3

malam ini adalah malam di mana fira janjian buat ketemu di taman untuk memberikan hadiah gara.


dan hari ini adalah hari ulangtahun anggara fira sudah sangat berusaha hari ini agar terlihat seperti tidak ingat apa - apa walaupun gara sudah memberi fira banyak kode - kode agar di ucapkan selamat ulangtahun oleh fira.


dan sebenarnya fira sengaja tidak membawa hadiah nya kemaren karna ingin memberi kejutan untuk gara .


saat dirasa penampilannya sudah pas dia berjalan hendak membuka pintu kamar tetapi pintu itu lebih dulu di buka dari luar oleh ibunya fira.


"*loh kamu mau ke mana bawa - bawa tas"mama yera


"aku mau ketemu gara ma "fr


"emang nya agus gk bilang sama kamu"mmy


"gk ,emang kenapa ma??"


"malam ini ada teman bisnis papa ke rumah sama anaknya jadi kita ada makan malam bareng"mmy


"ma trus gimana dong aku ada janji sama gara"fr


"aku gk ikut aja malam ini boleh gk ma"


"kamu kayak gk tau papa kamu aja ,klo mama sih boleh aja tapi kamu kan tau papa pasti gk bolehin"mmy


"aduh trus aku harus gimana ni"


"gini aja kamu ikut aja makan malam nya habis itu kamu baru ketemu sama gara ,gimana ??"mmy


"oke lh ma*"


setelah itu mama yera keluar dan fira mengirim pesan kepada gara kalau dia datang agak terlambat den meminta gara agar menunggu dia di taman saja .


tok tok tok


"iya sebentar "


setelah mendengar ketokan pintu dari luar fira berjalan ke arah pintu untuk melihat siapa di luar.


cklek


"non maaf *bibi di suruh ibu buat panggil non katanya tamu bapak sudah sampai dan non di suruh langsung ke ruang makan untuk makan malam"


"oh oke,makasih bi bentar lagi fira nyusul*"


setelah itu fira masuk ke kamar untuk mengecek apakah ada balasan dari gara,setelah membalas pesan dari gara fira baru fira turun ke bawah .


saat sampai di meja makan fira melihat ada dua orang lelaki berbeda usia di sana sepertinya yang satu sudah berumur seperti papanya tapi yang satu lagi mungkin setingkat dengan abangnya agus.


menurut fira itu pasti anak om yg seusia papanya itu.tapi kenapa wajah nya tidak asing ,saat fira berjalan mendekat betepa kagetnya dia saat melihat seseorang yg dia kenal ada di sana .


"LOH KAK "fr


dan teriakan fira sontak membuat mereka yang ada di sana meliahat ke arah dia.

__ADS_1


"fira kamu sudah turun kenalin ini teman papa namanya om roy dan ini anaknya heri "papa


"halo om saya fira"sambil salaman dngan om roy setelab itu fira berali menatap heri


"lo kok bisa ada di sini kak"fr


"kan udah di bilang tadi gue ikut ayah gue gimana sih"hr


"loh kalian saling kenal,mama pikir cuma agus aja yang kenal sama heri"mmy


"agus aja kenal heri dati fira ma"ag


"kak heri ini sahabatnya kak bagas loh ma ,mama gimana sih sahabat anak sendiri gak tau"fr


"ya mana mama tau klo ke rumah yang bagas bawa cuma si mark sama si bayu "


jadi heri itu salah satu anggota raching dia juga sahabat dekat sama bagas tapi jarang ngumpul karna dia uda0h mulai ambil bagian bisnis di kantor papanya.


dan bagas memang sudah di anggap anak pertama di keluarga fira meski bukan anak kandung dan bagas juga sering nginap di rumah fira klau ada waktu,dan yang biayain bagas kuliah itu papanya fira.


awal nya bagas nolak dia gk mau ngerepotin tapi akhirnya dia terima dengan syarat dia bakalan bantu -bantu di perusahaan papa fira


"*iya tante saya udah jarang ngumpul soalnya udah ambil bagian di kantor"hr


"oh pantes,nanti kapan -kapan kamu main ke sini sama bagas ya"mmy


"iya tante pasti"hr


"udah ayo makan dari tadi ngobrol terus ,fira kamu juga duduk san di sebelah abag"papa


seyelah itu mereka mulai makan sambil sedikit bercerita.setelah makan mereka pindah ke ruang tamu untu lanjut berbicara kadang mereka tertawa bersama saat ada pembicaraan yang lucu.


tapi tidak untuk fira di hannya terus menatap jam yang menunjukan jam sembilan malam ,dia bahkan sudah memberi kode ke mamanya sejak tadi tapi mamanya sepertinya tidak punya ide untuk membuat fira agar dapat izin keluar dari papanya.


agus dari tadi memerhatikan kode antara fira dan mamanya itu pun akhirnya lelah dan dia memutuskan untuk menanyakan sendiri ke gira ada apa.


"ehem pa aku mau ke belakang dulu sama fira sebentar "ag


"oh iya jangan lama -lama kasian heri di sini "pp


"iya ,ayok"ag


awalnya fira sempat kaget kenapa tiba -tiba abang nya menyebut nama dia padahal dia sedang sibuk membalas kode dari mamanya.


"*kenapa kok lo ajak gue ke dapur"fr


"lo yang kenapa dari tadi gue peratiin lo sama mama pakek kode-kode gk jelas"ag


"gini bang gue ada janji sama gara buat ketemuan di taman gue sekalian mau buat kejutan buat dia"fr


"trus ngapai lo masih di sini "ag


" gue juga mau nya udah pergi dari tadi tapi lo tau kan papa gk bakal kasih izin klo ada tamu di rumah"fr

__ADS_1


"trus giman"ag


"ya gue gk tau"fr


"pasti dia nungguin gue sekarang"


"bang...."


"apa ?"ag


"pliss bantu gue kli ini aja ,permintaan terakhir gue "


"gue mau ketemu gara "


"klo gue mati lo gk bakalan menyesal soalnya lo udah bantu gue"fr


"apaan sih lo klo mau rayu gue gk usah sok-sok bilang permintaan terakhir pakek acara bawa-bawa mati lagi "ag


"lo gk boleh mati dulu ,ntar klo lo mati gue siksa siapa ?"ag


"setan emang lo jadi abag gk ada baik-baiknya"fr


"ck berisik lo tunggu bentar gue telfon heru dirih dia ke sini*"


setelah itu agus telfon heri buat temuin mereka ke dapur,dan setelah beberapa menit heri sampai ke dapur dan menatap bingung mereka berdua.


"*kenpa? ,ada masalah ?"hr


"noh si cebol mau ke luar tadi gk di bolehin sama bokap soalnya lagi ada lo di rumah"ag


"oh bilang dong klo mau keluar kebetulan gue mau ke markas lo ikut gue,trus lo gus ntar ikut gue jugak ke luar bawa mobil sendiri"hr


"nati kita perginya pisah*"


"gila kakak pinter banget gk kayak abag gue oon"fr


setelah itu fira langsung lari ke kamarnya untuk mengambil tas dan hadiah yang udah dia siapin buat gara .setelah siap fira,heri ,dan agus sama sama ke ruang tamu.


"*loh fi mau ke mana kamu bawa tas gitu"pp


"ini om kita mau jalan - jalan ke luar boleh gk om"hr


"aduh gimana ya "pp


"udah pa bolehin aja "mmy


"iya pa agus juga mau keluar udah di tungguin anak -anak "ag


"ya udah deh ,jngan di bawa pulang terlalu malam ya udah punya pawang soalnya "pp


"sipp om,klo gitu kita pamit dulu om*"


setelah pamit mereka bertiga keluar rumah dan naik mobil yang berbeda ,heri naik mobil sendiri dan pergi ke markasnya sementara agus dia mengantar fira ke taman .

__ADS_1


TBC


__ADS_2