
Hari ini anggara lebih baik dari pada kemarin sesuai janji nya dengan raka hari ini gara akan kerumah sakit.
Setelah siap siap gara turun dari kamarnya
"Kamu mau ke mana gar?"
"Ketemu raka ma"
"Yaudah kamu hati hati tapi ya"
"Ya ma"
Setelah berpamitan sama mamanya gara masuk mobil dan jalan ke rumah sakit sampai di sana dia nelfon raka.
Hallo ka di mana lo gue udah di depan
'Yaudah lo masuk aja ke ruangan gue
Ruangan lo di mna ****
'Lo jalan trus naik ke lantai lima trus belok kanan ntar ada nama gue di pintunya
Yaudah gue ke sana
Bip
gara prov
Ini ruangan raka di mana sih udah di lantai lima katanya tinggal belok kanan tapi gk ada ruangan dia disini ,gue tanya suster aja lah.
"Permisi maaf ruangan dokter raka di mana ya".
"Oh anda lurus saja lalu belok kiri setalah itu belok kanan nanti ada nama dokter raka di pintunya"
"Terima kasih"
Sialan si raka pantes capek gue cariin dari tadi gk ada ternyata ada belokan lgi.
setelah perjalanan panjang gue lewati akhir nya sampe juga di ruanagan dia Tanpa permisi gue langsung buka pintu ruangan dia yang ternyata di dalam ada raka dan wanita itu sedang bicara.
"Loh gar kok lo lama"
__ADS_1
"Pala lo lama salah sendiri kasih petunjuk gk mutu"
"Lah salah gue apa"
"Kata lo cuma belok kanan gue cari cariin ternyata ada belok kiri kanan nya lagi"
"Ya sorry lupa gue."
"Oh iya gar kenali ini dokter ana,dokter ana ini anggara sahabat gue."
Lalu gara dan dokter ana saling berjabat tangan
"Hy kita ketemu lagi yang kemarin itu kan"
"Iya"
"Loh kalian udah saling kenal"
"Oh gk kemarin gk sengaja ketemu dompet dia jatuh jadi gue bantu kembalin."
"Oooh"
"Gue duluan ya soal nya buru buru ntar gue cariin dulu data yang lo minta."
"ka gue kayak nya bakalan ikutin dia"
"Yaudah sana ikuti ngapain masih di sini ****"
Gue ngikuti ana sama mobil gue , gue lihat mobil dia memasuki area rumah mewah, setela itu di masuk ke sebuah rumah dan gue liat dia turun dari mobil dan memeluk seorang wanita yang sangat gue kenal.
"Ternyata benar fira tapi kenapa mereka bohongi gue"
Setelah ana masuk ke rumah itu gue keluar dari mobil dan berlari ke arah mommy
"Mommy"
"anggara apa yang kamu lakukan di sini nak"
"Mom apa itu dia"Tanyaku lirih
"gara"
__ADS_1
"Mom gara mohon jawab gara"
"Kita bicara di dalam kamu masuk dulu."
Setelah itu gue sama mommy masuk dan kita bicara di halaman belakang rumah.
"gara"
"Sebelumnya mommy minta maaf sama kamu,
Sekarang mommy bakalan cerita semuanya."
"Hari itu waktu semua pulang setelah tau fira pergi kamu memutuskan mengurus pemakaman fira di london tapi tiba tiba suster keluar dari ruangan fira di rawat dia bilang klo jantung fira kembali."
"Setelah vani periksa ternyata benar fira bertahan buat kita semua jadi kami mutusin buat bawa fira ke london ."
"Mommy sengaja tidak memberi tau kalian karna kata dokter fira hanya bisa selamat 1 persen saat operasi pengangkatan kangkernya,
Mommy gk mau klian semua kecewa klo fira gk selamat."
"Ternyata fira lebih kuat dari yang mommy kira dia berhasil selamat walau dia harus koma selama satu tahun."
"Mommy berencana memberi tau kalian semua saat fira bangun tapih masalah nya saat dia bangun dia kehilangan memorinya."
"Sekarang fira udah ada di indonesia lagi, dan tugas kamu buat bantu dia kembaliin ingatan dia."
"Pergi nak dia udah lama tunggu kamu datang, dia di kamarnya sekarang."
Setelah pamit gara berjalan ke arah kamar fira di lantai tiga,didepan dia sekarang sudah ada pintu kamar fira,dia hanya perlu membuka pintu itu .
Tapi yang gara lakuin adalah berdiri di depan pintu itu hampir 5menit, sampai akhirnya dia menarik nafas panjang sambil menutup matanya dan menggerakkan tangan nya untuk membuka pintu.
Ceklek
Yang pertama anggara liat adalah kamar yg masih sama seperti dia liat beberapa tahun lalu saat dia dan fira masih di sini,semua tata letak barang tidak ada yg berubah hanya ada sedikit perbedaan ada banyak buku kedokteran yg tebal di lemari khusus buku dan lebih banyak foto fira dan anggara yang di letakan di meja di sudut ruangan.
dulu meja itu berisi boneka kesukaan fira tapi sekarang di ganti dan di penuhi foto mereka yang di susun rapi.
Tapi di mana wanita itu, anggara masi mencari keberadaan wanita itu sambil matanya menjelajahi kamar wanitanya. Sampai mata gara tak sengaja menangkap bayangan seseorang di balkon.
gara yakin itu dia, tampa banyak mikir gara langsung berjalan ke arah balkon dan berdiri di belakang dia.
__ADS_1
"Hy"
Tbc