Dipaksa Menikah Karena Hutang

Dipaksa Menikah Karena Hutang
DMKH


__ADS_3

DMKH


.


.


.


.


.


Hari mulai petang, daniel membangunkan keyla yang masih tertidur di pelukannya


"Heii. Kamu bilang tadi ingin bermain air laut, ayo bangunlah" ucap daniel memainkan rambut keyla


"Jam berapa ini sayang?" Tanya keyla yang masih terpejam


"Jam set5"


"Apa??? Sudah sesore ini" keyla terkejut


"Apa kamu begitu lelah? Kalau begitu lelah kita istirahat saja besok baru kita bermain air" ujar daniel memeluk keyla


"Tidak sayang. Aku bersihkan diri sebentar. Kamu telah berjanji denganku tadi kita akan bermain air sore ini" ucap keyla beranjak ke kamar mandi dengan menggunakan selimut sebagai penutup tubuhnya membuat daniel tersenyum melihat tingkah keyla tersebut


...


Daniel dan keyla telah berada di tepi pantai yang sudah disulap sangat indah bunga bertaburan, dengan kursi santai untuk mereka tepati keyla tidak menyangka suaminya seromantis itu matanya berkaca-kaca melihat kejutan yang diberikan daniel


"Sayang...ini" tanya keyla tak menyangka


"Ini untukmu sayang" ucap daniel memeluk dan mencium puncak kepala keyla


"Sayang terimakasih" ucap keyla memeluk erat daniel


"Ayoo kita duduk disana" ajak daniel


Keyla tidak menyangka lelaki dingin yang ia nikahi itu ternyata sangat hangat dan menyayanginya

__ADS_1


"Sayang... ayoo berdiri aku ingin main air" ajak keyla menarik tangan daniel


Keyla mengambil kayu dan menuliskan nama daniel di pasir pantai itu. Daniel tersenyum melihat namanya dan lambang hati yang tertulis disana. Daniel mengambil handphonenya untuk memotret sang istri.


"Sayang kok tidak bilang dulu kalau mau memfoto?" Tanya keyla yang takut hasilnya jelek


"Key, duduklah ditengah-tengah tulisanmu itu aku akan memfotomu lagi" pinta daniel dan keyla menurut.


Keyla bergaya sangat anggun. Daniel tak menyangka bahwa istrinya memiliki banyak sisi yang tidak ia ketahui


"Sayang ayo foto berdua" ajak keyla


Merekapun berselfi dengan beberapa gaya yang mesra, danielpun sengaja mencium pipi keyla dan mengambil gambar, dan benar hasilnya sangat sempurna membuat keyla malu sendiri


"Apa kamu bahagia sayang?" Tanya daniel membuat keyla tak menyangka daniel memanggilnya sayang


"Haaa... i..iyaaa a..aku bahagia sayang" ucap keyla gugup


"Kenapa kamu gugup Seperti itu? Apa terjadi sesuatu?" Tanya daniel khawatir


Melihat respon daniel yang tidak disangka-sangka membuat keyla tersenyum menahan tawa


"Mana hadiahku?" Pinta daniel


"Hadiah ??" Keyla membeo


"Aku ingin hadiah darimu key" ucap daniel tersenyum karena melihat sang istri sedang berfikir keras


"Cuppp"


"Ini hadiah dariku"


Keyla mencium pipi daniel dang langsung berlari karena merasa malu, daniel yang terkejut merasa sangat senang karena ini kali pertama Keyla berinisiatif menciumnya.


Daniel mengejar keyla yang berlari, keyla mendadak berhenti karena kakinya terasa perih, daniel yang melihat itu sangat khawatir, kaki keyla berdarah terkena pecahan kaca. Ya darah segar mengalir di kaki keyla daniel berjongok melihat kaki keyla dan sangat khawatir


"Astaga kamu tidak apa-apa?" Tanya daniel mencoba menanggalkan kaca yang tertancap di kaki keyla, daniel yang mencoba hati-hati melepaskan pecahan kaca tersebut


"Pelan-pelan sayang sakit sekali" ucap keyla meringis

__ADS_1


Setelah berhasil menanggalkan pecahan kaca tersebut, daniel langsung menggendong keyla menuju vila mereka


"Sayang aku bisa jalan sendiri" ucap keyla terkejut


"Jalan sendiri bagaimana! Apa kamu tidak melihat darahnya saja belum mau berhenti mengalir!" Ucap daniel khawatir membuat keyla terdiam didalam pelukan daniel


"Dav... davaaa!!!!" Teriak daniel


"Iya tuan. Kenapa dengan nona muda?" Tanya dava khawatir


"Hubungi dokter reza untuk segera kesini, dan iya bawakan air hangat untukku" tita daniel meninggalkan dava


Dava membawakan air hangat dan handuk kecil untuk keyla. Daniel membersihkan luka keyla keylapun meringis. Sebenarnya tidak terlalu besar tapi tak tau kenapa darah terus mengalir seperti itu. Dokter reza yang dibuat kelabakan oleh davapun sangat kesal karena kiranya terjadi sesuatu yang tidak di inginkan terhadap sahabatnya itu ternyata hanya luka kecil yang membuat gempar semua dokter yang ada rumah sakit


"Bagaimana keadaan istriku za?" Tanya daniel kepada reza


"Kakak ipar baik-baik saja daniel" ucap reza mencoba tenang


"Baik-baik bagaimana lukanya saja tidak mau berhenti!!" Teriak daniel


"Sayang aku tidak apa-apa. Aku bahkan bisa berdiri tegap sayang" ucap keyla mencoba berdiri


"Jangan berani berdiri key!! Atau aku akan marah" ucap daniel yang belihat keyla mencoba berdiri


"Daniel, luka kakak ipar tidak terlalu dalam, darahnya sudah aku tangani dan lukanya akan segera membaik kamu tidak perlu khawatir" jelas reza


"Baiklah silakan keluar, tinggalkan aku dan istriku!" Titah daniel


"Baiklah tuan muda" ucap reza lalu meninggalkan kamar utama


Daniel menatap keyla dengan serius "apa kamu yakin ini tidak apa-apa?" Tanya daniel kembali


"Sayang aku tidak apa-apa tenanglah" ucap keyla menggenggap tangan daniel


Daniel menarik keyla kedalam pelukannya "jangan terluka dan membuatku khawatir lagi key" ucap daniel pelan


"Kenapa kamu seperti ini tuan? Apa arti perhatian dan kekhawatiranmu ini? Jangan membuatku terlalu berharap tuan" ucap keyla dalam hati


"Lama ya saya ga update, maafkan karena kuliah jadi tulisan ini rada terhambat 🙏🏻🙏🏻🙏🏻"

__ADS_1


__ADS_2