
DMKH
.
.
.
.
Keyla terbangun dari tidurnya dan melihat suaminya tertidur pulas sambil memeluknya. Keyla berusaha melepaskan dirinya karena ingin membersihkan diri. Ketika hendak ingin berdiri, dia meringis kesakitan dipangkal pahanga dan membuat daniel terbangun dari tidurnya
"Kenapa?" Tanya daniel sedikit khawatir
"Maafkan saya tuan, saya tidak bermaksud menganggu tidurmu" ucap keyla menundukkan kepalanya
"Ada apa, kenapa kamu berteriak seperti kesakitan ?" Tanya daniel mendekati keyla
"Anu....itu.... diarea pangkal pahaku sakit sekali tuan" ucap keyla tertunduk malu dan membuat daniel tersenyum mendengar kejujuran keyla.
Daniel langsung mengangkat keyla dengan gaya bridal style membuat keyla sedikit terkejut
"Tu...tuaaan" ucap keyla sedikit terkejut
"Tenanglah, karena kamu baru melakukannya pertama kali makanya itu sakit bagimu, nanti akan terbiasa" ucap daniel menggoda membuat keyla sedikit malu
"Tuan turunkan biarkan aku membersihkan diriku dulu" ucap keyla
"Kita bersihkan bersama" ucap daniel menurunkan keyla dan melepaskan selimut yang menutupi keyla. Keyla menunduk malu dan mencoba menutupi tubuhnya
"Kenapa ditutup aku bahkan sudah melihat semuanya. Ayo masuklah ke bathtub itu akan sedikit membuat tubuhmu nyaman" ucap daniel
Keyla memasukan tubuhnya karena sangat malu dengan tubuh yang polos di depan laki-laki yang kini berstatus suaminya.
Daniel mencoba menggoda istrinya lagi. Dan iya daniel tidak bisa menahan hasratnya ketika menatap mata abu milik keyla, keyla terhanyut oleh sentuhan daniel, entah berapa kali mereka melakukan hubungan suami istri dalam satu malam ini. Daniel telah membersihkan dirinya dan pergi keruang kerjanya dengan hati yang senang. Keyla masih berdiri di depan cermin melihat tubuh polonya yang penuh dengan tanda kepemilikan dari daniel, keyla menangis sejadi-jadinya sambil menutup mulutnya agar tidak terdengar oleh daniel
__ADS_1
"Apa yang aku lakukan, seharusnya ini tidak boleh" ucap keyla lirih sambil memukul kepalanya
"Keyla aurelia apa semudah ini kamu memberikan semuanya, apa kamu tak tau bahwa setelah ini kamu akan di buang" ucap keyla di selah tangisnya
Daniel tersenyum bahagia diruangannya, entah apa yang membuatnya sebahagia ini
"Kenapa aku tidak bisa diri ketika menatap matanya, dan kenapa dia menutup mata indahnya dengan kacamata itu" ujar daniel memutar kursi kerjanya
"Selamat pagi tuan" sapa dava kepada daniel
"Dav, mana berkas yang aku inginkan" ucap daniel "jelaskan secara detail" titah daniel
Dava menjelaskan semua tentang keyla, sejak kapan dia belajar mandiri dan alasan dia menutup dirinya. Daniel yang mendengar penjelasan dari dava menggeram kesal.
"Apa tuan mulai menyukai nona muda" gumam dava dalam hati
"Apakah ada jadwal lain hari ini?" Tanya daniel
"Hari ini adalah jadwal menemui klien dari UI groub tuan dan...."
"Batalkan semuanya" ucap daniel memotong omongan dava
"Aku ingin beristirahat hari ini. Siapkan mobil aku dan keyla akan bermalam di vila dav" ucap daniel meninggalkan dava.
Daniel masuk ke kamar dia melihat keyla sedang menguncir rambutnya yang basah.
"Jangan dikuncir. Tunggu disana sebentar" titah daniel membuat keyla bingung
"Aku keringkan dulu, atau kamu akan sakit kepala nanti" ucap daniel
"Tu...tuan biar saya saja yang mengeringkannya" ucap keyla gugup
"Diamlah, biar aku selesaikan" tegas daniel
"Baiklah tuan" ucap keyla menurut
__ADS_1
"Boleh aku bertanya?" Tanya daniel
"Silakan tuan" jawab keyla
"Kenapa kamu menguncir rambutmu dan memakai selalu kacamata?" Tanya daniel membuat keyla bingung
"Ingin saja tuan" jawab keyla sendu
"Apa ibu tirimu penyebabnya?" Tanya daniel lagi "kamu mempunyai mata yang sangat indah dan rambut yang juga sama indahnya, kenapa kamu menutup itu?" Tanya daniel
"Tuan.. keadaan berbalik ketika mama meninggalkanku, ibu tiriku berperan untuk menjagaku, apalah dayaku yang tetap menjadi anak tiri ini, aku bisa berbuat apa ketika papa sibuk dengan perusahaannya walaupun mengabaikanku sekalipun" ucap keyla dengan mata berkaca-kaca
"Kenapa kamu menutup dirimu dengan mencoba mengunah dirimu. Aku ingin tau?" Tanya daniel keyla tidak bisa menolak untuk tidak menjawab
"Mama Lusy mengajarkan saya agar tidak boros, dia mengurangi jatah bulanan yang biasa papa berikan, papa memasukkan saya disekolah yang ternama, tentu saya membutuhkan banyak biaya sehari-hari tuan, saya mana bisa bertahan dengan paras yang menawan, atau saya akan menjadi korban pelecehan karena pulang malam, saya harus bekerja demi menutupi kekurangan saya sampai akhirnya saya bisa menabung dan membuka toko baju kecil untuk saya agar bisa lebih mandiri. Saya terbiasa dengan penampilan ini tuan, karena dari SMA hingga kuliah saya berpenampilan seperti ini" jelas keyla meneteskan air mata
"Heii,, aku tidak memintamu menangis. Maafkan aku" ucap daniel menarik keyla kedalam pelukannya
"Maafkan saya tuan, saya hanya terlarut dalam perasaan saya sendiri" ucap keyla didalam pelukan daniel
"Kenapa dia sangat lembut sekali hari ini" gumam keyla dalam hati
"Kamu tidak boleh menguncir rambutmu ketika rambutmu sedang basah. Mengerti!!!!" Tegas daniel, keyla menunduk
"Hari ini aku libur, ayo kita ke vilaku yang ada dipuncak" ucap daniel
"Kenapa begitu mendadak tuan" ucap keyla
"Apa kamu lupa kontrak kita, aku adalah aturan itu sendiri!" Tegas daniel keyla tertunduk. "Mami sedang berlibur sekarang. Minggu depan kita akan mengadakan acara pernikahan seperti yang mami minta, jadi biarkan kita beristirahat selama 3 hari ini di vila" jelas daniel
"Ba...baik tuan" ucap keyla gugup
"Kita akan berbulan madu disana" daniel menyeringai menggoda membuat keyla terkejut dan tersipu malu
**Bersambung
__ADS_1
Bantu like nya dong biar author semakin semangat untuk menulis
Terimakasih 🇮🇩🌷